DOJ Disrupts SocksEscort Network Linked to Crypto Fraud

A court-authorized international law enforcement operation led by the U.S. Department of Justice has disrupted SocksEscort, a large residential proxy network that allegedly exploited thousands of internet routers worldwide to facilitate cybercrime and financial fraud.

Authorities said the U.S. government executed seizure warrants against dozens of internet domains registered in the United States that were allegedly connected to the criminal infrastructure. The announcement was made by U.S. Attorney Eric Grant.

According to court documents, the SocksEscort network infected home and small business routers with malware, allowing operators to redirect internet traffic through compromised devices

The network then sold access to these infected routers as proxy services to customers seeking to hide their true locations online.

Investigators said the service had been operating since at least the summer of 2020 and offered access to roughly 369,000 IP addresses at various points

As of February 2026, the SocksEscort platform listed about 8,000 infected routers available for purchase, including around 2,500 located in the United States.

Cybercriminals allegedly used the proxy network to conceal their identities while carrying out a range of fraudulent activities. These included account takeovers targeting U.S. bank accounts and cryptocurrency platforms, as well as schemes involving fraudulent unemployment insurance claims.

Authorities said the crimes caused millions of dollars in losses to victims. Among the cases cited by investigators was a New York resident who lost approximately $1 million in cryptocurrency from an exchange account

In another case, a manufacturing company in Pennsylvania lost $700,000, while current and former U.S. service members using Military Star credit cards were defrauded of about $100,000.

The operation involved coordinated action by international partners, with law enforcement agencies in Austria, France, and the Netherlands helping dismantle key SocksEscort servers.

The investigation is being led by the Federal Bureau of Investigation Sacramento Field Office, along with the Department of Defense Office of Inspector General’s Defense Criminal Investigative Service and IRS Criminal Investigation.

Authorities said the operation highlights the growing importance of international cooperation in combating cybercrime networks that exploit global digital infrastructure.

Your web3 identity + services + payments in one single link. Get your pay3.so link today.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Apakah ada kecurigaan terkait Grup Taizi? Rencana resor kripto di Timor Timur sedang berjalan, namun di lokasi pembangunan tanahnya tidak ada apa pun.

Program “resort mata uang kripto” di Timor-Leste diduga terkait dengan jaringan penipuan yang dikelola Kelompok Pangeran Kamboja yang terkena sanksi AS; penyelidikan di lapangan menemukan lokasi tersebut berupa lahan kosong. Kelompok Pangeran dituduh melakukan penipuan online berskala besar, dengan para korban tersebar di seluruh dunia. Investigasi tersebut membuat pemerintah Timor-Leste waspada, dengan menyatakan bahwa negara tersebut menghadapi risiko kejahatan lintas negara.

CryptoCity1jam yang lalu

Penipuan investasi mata uang kripto marak! Laporan FBI: Warga AS tahun lalu ditipu 11,4 miliar dolar, naik 22% dari tahun sebelumnya

Laporan FBI AS menunjukkan bahwa pada tahun 2025, kerugian akibat penipuan mata uang kripto mencapai 11,4 miliar dolar AS, naik 22% dibanding tahun sebelumnya. Modus operandi penipuannya sangat cermat, terutama dikendalikan oleh kelompok kriminal Asia Tenggara, dan memanfaatkan perdagangan manusia untuk memaksa kerja. Jumlah korban meningkat menjadi 181.565 kasus, dengan kerugian rata-rata lebih dari 62.000 dolar AS; banyak orang kehilangan tabungan seumur hidup mereka.

区块客2jam yang lalu

ZachXBT mengungkap data server pembayaran internal untuk pekerja IT Korea Utara, yang melibatkan perputaran dana sebesar 3,5 juta dolar AS

Detektif on-chain ZachXBT mengungkapkan bahwa sumber anonim membagikan data yang dicuri dari server pembayaran internal Korea Utara, yang mencakup 390 akun serta informasi transaksi kripto, dengan dana lebih dari 3,5 juta dolar AS yang “menghilang” dan terkait dengan perusahaan yang dikenai sanksi. ZachXBT telah menyusun bagan struktur organisasi yang rinci.

GateNews4jam yang lalu

Ada keraguan apakah proyek Grup Taizi terkait? Rencana resor liburan kripto di Timor Timur sedang berjalan, tetapi lokasi pembangunan justru kosong tanpa barang apa pun

Rencana “resor mata uang kripto” di Timor-Leste diduga terkait dengan jaringan penipuan yang dijalankan oleh Grup Pangeran Kamboja yang terkena sanksi AS; penyelidikan langsung menemukan bahwa lokasi tersebut ternyata masih berupa lahan kosong. Grup Pangeran dituduh melakukan penipuan online berskala besar, dengan korban yang tersebar di seluruh dunia. Investigasi tersebut membuat pemerintah Timor-Leste menjadi waspada, dengan menyatakan bahwa negara itu menghadapi risiko kejahatan lintas negara.

CryptoCity7jam yang lalu

Catatan panggilan Presiden Argentina Milei mengaitkannya dengan penipuan "Libra" rug pull bernilai jutaan dolar: NYT

Rekaman telepon dan pesan terbaru yang terungkap sedang menambah bukti yang dapat memperdalam pengawasan hukum atas peran Presiden Argentina Javier Milei dalam proyek cryptocurrency Libra yang gagal, demikian laporan The New York Times pada hari Senin. Dokumen pengadilan dari penyelidikan federal yang sedang berlangsung menunjukkan bahwa Milei saling bertukar

CoinDesk7jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar