Dalam saat pasar prediksi semakin cepat memasuki arus utama, aktivitas perdagangan industri dan narasi regulasi serta kepatuhan meningkat secara bersamaan. Reuters menunjukkan bahwa kontrak terkait Pemilihan Presiden AS di Polymarket telah mencapai volume transaksi sekitar 3,1 miliar dolar AS, sementara Kalshi sekitar 197 juta dolar AS. Pasar prediksi sedang bertransformasi dari “alat diskusi” menjadi “penetapan harga informasi”. Sementara itu, data terbuka menunjukkan bahwa pasar prediksi pernah mencapai puncak transaksi harian sekitar 701,7 juta dolar AS, dengan Kalshi menyumbang sekitar dua pertiga dari jumlah tersebut, mencerminkan permintaan pengguna terhadap “harga probabilitas” dan “ekspektasi yang dapat diperdagangkan” yang terus berkembang.
Ketika “probabilitas” mulai menjadi aset yang dapat diperdagangkan, esensi pasar prediksi secara fundamental sedang mengubah cara partisipasi keuangan—harga tidak lagi sekadar hasil, melainkan ekspresi dinamis dari penggabungan informasi. Tren ini juga menunjukkan bahwa hubungan antara kemampuan prediksi dan efisiensi likuiditas akan menjadi isu kunci dalam evolusi DeFi tahap berikutnya.
Berdasarkan tren ini, Infinite Galaxy Protocol (IGP), sebagai protokol pasar prediksi dan likuiditas berbasis AI (AI-driven Prediction & Liquidity Protocol), secara resmi mengumumkan peluncuran pembaruan besar Vault Yield Fleksibel USDT pada bulan Maret. Pembaruan ini berfokus pada tiga aspek inti: Dynamic Yield (Hasil Dinamis), Flexible Liquidity (Likuiditas Fleksibel), dan Lower Risk (Risiko Partisipasi Lebih Rendah), dengan tujuan menjaga aktivitas ekosistem sekaligus menyediakan jalur partisipasi likuiditas yang lebih fleksibel dan stabil. Parameter spesifik saat ini masih dalam tahap pengujian dan optimisasi, dan aturan akhir akan mengikuti eksekusi di blockchain serta pengumuman resmi.
Dari segi arsitektur protokol, IGP mengadopsi struktur “empat lapis kolaboratif”: lapis data dan sinyal → mesin prediksi AI → lapis penggabungan prediksi-likuiditas (Predictive Liquidity) → lapis ekonomi dan tata kelola. Dengan mengintegrasikan data on-chain, analisis sentimen, dan pemodelan deret waktu, mesin prediksi AI memberikan dukungan parameter dinamis untuk lapis likuiditas, sehingga alokasi dana tidak lagi sepenuhnya pasif, melainkan memiliki kemampuan adaptasi ke depan. Modul pengelolaan USDT yang diperbarui adalah penerapan lanjutan dari konsep “likuiditas yang didorong prediksi”.
Dalam model ekonomi, IGP menggunakan sistem dua token AOT + TRT untuk mendukung fungsi tata kelola, insentif, dan dukungan likuiditas, membangun struktur penghasilan dan mekanisme insentif berlapis yang membuat siklus nilai dalam ekosistem lebih berkelanjutan dan terstruktur. Pembaruan Vault Yield Fleksibel USDT akan semakin memperkuat jalur aliran dana internal ekosistem, menurunkan hambatan partisipasi, mengurangi kekhawatiran pengguna terhadap risiko likuiditas dan fluktuasi modal, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan dana secara keseluruhan.
Perlu dicatat bahwa pembaruan ini bukan sekadar penyesuaian fungsi tunggal, melainkan sebuah titik penting dalam jalur integrasi “prediksi + likuiditas” yang dilakukan IGP. Seiring dengan membesarnya skala pasar prediksi, pengelolaan likuiditas juga perlu bertransformasi dari konfigurasi statis ke kolaborasi dinamis. Arah IGP adalah menjadikan kemampuan prediksi sebagai kekuatan produksi, dan likuiditas memiliki atribut cerdas.
Selanjutnya, IGP akan terus merilis detail pembaruan dan panduan penggunaan, termasuk interpretasi mekanisme, logika pengendalian risiko, dan panduan partisipasi, untuk membantu komunitas berpartisipasi dalam pembangunan ekosistem dengan kerangka mekanisme yang lebih transparan dan terkendali.
Ketika prediksi menjadi infrastruktur informasi dan likuiditas mulai memiliki kemampuan penyesuaian cerdas, DeFi mungkin sedang memasuki tahap yang lebih terstruktur.
Pembaruan bagian baru Infinite Galaxy Protocol adalah langkah maju dari tren ini.
Artikel Terkait
Pasar Prediksi Mengantisipasi Blue Sweep dalam Pemilihan Midterm Kongres Mendatang
Data Polymarket: Probabilitas Bitcoin naik kembali ke $100.000 tahun ini adalah 40%
Polymarket meluncurkan pasar baru: Kapan aksi militer Iran akan berakhir, probabilitas No 87%
Ethereum Has Nearly 60% Chance of Losing Second Spot - U.Today
CFTC Issues Guidance That Could Ignite Massive Prediction Markets Expansion