Harga Bitcoin menghadapi tekanan karena DOJ menyelidiki Ketua Fed Powell, dengan resistansi $92K dan potensi untuk $95K breakout.
Harga Bitcoin telah berada di bawah tekanan karena Departemen Kehakiman (DOJ) menyelidiki Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell.
Meskipun penyelidikan ini tidak secara langsung menargetkan Bitcoin, hal ini telah menciptakan ketidakpastian di pasar yang lebih luas.
Akibatnya, harga Bitcoin tetap relatif stabil, meskipun menghadapi tantangan akibat perubahan lingkungan makroekonomi.
Analis kini memfokuskan perhatian pada level $92.000, yang dipandang sebagai titik resistansi utama.
Penyelidikan DOJ terhadap Jerome Powell telah menimbulkan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve AS.
Ini telah menciptakan ketidakpastian yang lebih luas di pasar keuangan, karena investor khawatir tentang potensi perubahan kebijakan moneter.
Meskipun penyelidikan ini tidak secara langsung melibatkan Bitcoin, hal ini telah berkontribusi pada lingkungan ekonomi yang kurang dapat diprediksi.
🚨 BERITA TERBARU: Jaksa Federal AS telah membuka penyelidikan pidana terhadap Ketua Fed Jerome Powell.
Pertama, apa artinya ini?
Ini berarti pemerintah kini secara hukum menyelidiki kepala Federal Reserve. Mereka dapat meminta dokumen, email, dan kesaksian.
Ini adalah… pic.twitter.com/1pRaFMEpfb
— BitBull (@AkaBull_) 12 Januari 2026
Seiring kebijakan yang semakin tidak pasti, investor mungkin mempertimbangkan kembali risiko mereka.
Ini telah menyebabkan dolar melemah, dengan Bitcoin mendapatkan manfaat dari posisinya sebagai aset keras.
Pergerakan harga Bitcoin menunjukkan bahwa investor mencari stabilitas di masa yang tidak pasti, meskipun tekanan tetap ada seiring perkembangan hukum yang berlangsung.
Meskipun menghadapi tantangan ini, Bitcoin tidak mengalami penurunan tajam. Sebaliknya, Bitcoin menunjukkan tanda-tanda menyerap ketegangan pasar daripada bereaksi impulsif.
Ini menunjukkan bahwa Bitcoin semakin berfungsi sebagai lindung nilai makro, berpotensi menarik investor yang mencari aset yang lebih aman di tengah ketidakstabilan ekonomi.
Bitcoin belum mampu menembus di atas level resistansi $92.000, yang tetap menjadi area kritis bagi pasar.
Harga berfluktuasi antara $90.500 dan $92.000, dengan penjual terus mempertahankan zona kunci ini.
Meskipun menghadapi tantangan ini, Bitcoin berhasil bertahan dalam rentang yang relatif sempit, menandakan bahwa pasar menunggu terjadinya breakout.
$BTC berusaha merebut kembali level $92.000 lagi tetapi gagal.
Ini adalah level yang sangat penting untuk direbut kembali agar rally yang berkelanjutan.
Jika Bitcoin gagal menembus dan bertahan di atas level $92.000, peluang untuk mengunjungi kembali pembukaan tahunan 2026 akan meningkat. pic.twitter.com/ulHx0tcyml
— Ted (@TedPillows) 12 Januari 2026
Zona $88.000 hingga $88.500 telah bertindak sebagai support, mencegah penurunan lebih lanjut. Ini telah menjaga Bitcoin dari jatuh ke level yang lebih rendah, memungkinkan untuk mempertahankan keseimbangan struktural.
Kemampuan Bitcoin untuk mempertahankan zona ini menyoroti permintaan yang terus ada terhadap aset tersebut, meskipun ada tekanan eksternal.
Namun, harga Bitcoin tetap terjebak dalam rentang ini, tanpa arah yang jelas. Pergerakan di atas level $92.000 dapat mengubah kendali pasar, menggeser momentum ke arah pembeli.
Sampai saat itu, pergerakan harga Bitcoin tetap terbatas karena penyelidikan terus menambah ketidakpastian.
Baca Selengkapnya: Speech Jerome Powell Meningkatkan Bitcoin Saat Trader Menimbang Jalur Pemotongan Suku Bunga
Bitcoin membentuk pola cup-and-handle, yang biasanya menandakan outlook pasar bullish.
Pola ini terdiri dari dasar bulat diikuti fase konsolidasi, yang menunjukkan bahwa permintaan terhadap Bitcoin tetap kuat.
Bagian handle dari pola ini menunjukkan bahwa pembeli aktif menyerap tekanan jual.
Meskipun menghadapi resistansi di $92.000, Bitcoin belum menembus ke level yang lebih rendah. Sebaliknya, ia menghormati support yang meningkat, menunjukkan bahwa pembeli masih mengendalikan pasar.
Ini menunjukkan bahwa pergerakan harga saat ini lebih kepada konsolidasi daripada distribusi.
Bitcoin mendekati resistansi utama di $92K, menargetkan $95K selanjutnya – Sumber: TradingView
Jika Bitcoin berhasil menembus resistansi $92.000, pola cup-and-handle akan selesai. Ini dapat membuka jalan bagi Bitcoin untuk menguji level yang lebih tinggi, seperti $95.000.
Analis mencatat bahwa pergerakan ke $95.000 adalah hasil yang kemungkinan besar, dengan peserta pasar memberi peluang sebesar 57% dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Dogecoin Memegang $0.094 karena Cashtag X Mendorong Perhatian Pasar
Prakiraan Harga ADA Saat Cardano Mendaratkan Kesepakatan Tokenized LSE
Prakiraan Harga ADA Saat Cardano Menghadirkan Kesepakatan Tokenized LSE
Leverage Aave untuk menahan WETH yang dibatalkan agar dapat dimanfaatkan oleh whale dan likuiditas yang buruk bagi semua orang lainnya
Volume Transaksi Dogecoin Melonjak ke $800M, Naik 241% dalam 24 Jam
Kenaikan Shiba Inu Menguat saat Volume Melonjak