Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi AS (CFTC) bekerja sama dengan sistem pemantauan Nasdaq untuk menargetkan manipulasi dan penipuan di pasar Aset Kripto.
Commodity Futures Trading Commission (CFTC) sedang mengadopsi sistem pemantauan pasar canggih dari Nasdaq untuk memperkuat pengawasan terhadap pasar Aset Kripto. Langkah ini dianggap sebagai langkah penting bagi lembaga tersebut untuk memperluas pengaruhnya di bidang aset digital dan dapat meletakkan dasar bagi perubahan legislasi yang akan datang.
Sistem Pemantauan Nasdaq Diluncurkan: Melawan Penyalahgunaan Pasar
CFTC dalam pernyataan pada 27 Agustus menyatakan bahwa rencana pemantauan Nasdaq akan membantu pasar mencegah penipuan, penyalahgunaan, dan manipulasi.
Ketua Wakil Caroline Pham menekankan bahwa dengan evolusi cepat pasar dan teknologi, CFTC harus tetap berada di posisi terdepan. Sistem baru akan menyediakan fitur Peringatan Otomatis dan Analisis Lintas Pasar, serta dapat dengan cepat memperluas kemampuan pemantauan saat volume perdagangan dan volatilitas meningkat.
Sistem ini juga akan memungkinkan CFTC untuk mengakses data buku pesanan secara lengkap, mendukung analisis dan pengambilan keputusan secara real-time, yang sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan di pasar aset tradisional dan Aset Kripto.
otoritas regulasi mungkin akan diperluas secara signifikan
Saat ini, Kongres Amerika Serikat sedang mempertimbangkan beberapa undang-undang yang terkait dengan aset digital, termasuk Undang-Undang CLARITY yang belum ditandatangani (Clarity Act).
Rancangan undang-undang ini akan memberikan CFTC jurisdiksi eksklusif atas komoditas berbasis blockchain, yang mengharuskan bursa barang digital, broker, dan pedagang untuk mendaftar serta mematuhi kewajiban kepatuhan, anti pencucian uang (AML), dan pelaporan yang baru.
Jika undang-undang disahkan, CFTC akan secara signifikan memperluas perannya dalam regulasi Aset Kripto, menjadi salah satu lembaga pengawas inti di pasar aset digital Amerika Serikat.
Tantangan Internal dan Rencana "Enkripsi Sprint"
Meskipun wewenang pengaturan diharapkan akan diperluas, CFTC tetap menghadapi tantangan sumber daya manusia, termasuk Caroline Pham dan tiga komisioner lainnya yang mungkin akan meninggalkan jabatannya setelah ketua baru dilantik.
Untuk menghadapi perubahan pasar, CFTC awal bulan ini meluncurkan program "Crypto Sprint", yang berfokus pada perdagangan futures kripto dan rekomendasi dari kelompok kerja presiden tentang pasar aset digital, untuk membuka jalan bagi kerangka regulasi di masa depan.
Dampak Industri dan Reaksi Pasar
Para pengamat industri menunjukkan bahwa pengenalan sistem pengawasan Nasdaq akan membuat CFTC lebih efisien dalam mendeteksi pola manipulasi yang potensial dan mengidentifikasi perilaku transaksi yang mencurigakan.
Ini berarti bahwa bursa Aset Kripto, pembuat pasar, dan lembaga investasi besar akan menghadapi persyaratan kepatuhan yang lebih tinggi, yang mungkin juga mempengaruhi likuiditas pasar dan strategi perdagangan dalam jangka pendek.
Namun, dalam jangka panjang, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi pasar dan kepercayaan investor, serta menarik lebih banyak dana institusi ke dalam Aset Kripto.
Kesimpulan
Kerja sama CFTC dengan Nasdaq menandai masuknya regulasi Aset Kripto di Amerika Serikat ke tahap baru. Dengan kemajuan legislatif dan peningkatan teknologi pengawasan, proses regulasi pasar aset digital akan dipercepat. Bagi para investor, ini adalah peningkatan tekanan kepatuhan dan juga langkah kunci menuju kematangan dan keamanan pasar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi AS (CFTC) bekerja sama dengan sistem pemantauan Nasdaq untuk menargetkan manipulasi dan penipuan di pasar Aset Kripto.
Commodity Futures Trading Commission (CFTC) sedang mengadopsi sistem pemantauan pasar canggih dari Nasdaq untuk memperkuat pengawasan terhadap pasar Aset Kripto. Langkah ini dianggap sebagai langkah penting bagi lembaga tersebut untuk memperluas pengaruhnya di bidang aset digital dan dapat meletakkan dasar bagi perubahan legislasi yang akan datang.
Sistem Pemantauan Nasdaq Diluncurkan: Melawan Penyalahgunaan Pasar
CFTC dalam pernyataan pada 27 Agustus menyatakan bahwa rencana pemantauan Nasdaq akan membantu pasar mencegah penipuan, penyalahgunaan, dan manipulasi.
Ketua Wakil Caroline Pham menekankan bahwa dengan evolusi cepat pasar dan teknologi, CFTC harus tetap berada di posisi terdepan. Sistem baru akan menyediakan fitur Peringatan Otomatis dan Analisis Lintas Pasar, serta dapat dengan cepat memperluas kemampuan pemantauan saat volume perdagangan dan volatilitas meningkat.
Sistem ini juga akan memungkinkan CFTC untuk mengakses data buku pesanan secara lengkap, mendukung analisis dan pengambilan keputusan secara real-time, yang sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan di pasar aset tradisional dan Aset Kripto.
otoritas regulasi mungkin akan diperluas secara signifikan
Saat ini, Kongres Amerika Serikat sedang mempertimbangkan beberapa undang-undang yang terkait dengan aset digital, termasuk Undang-Undang CLARITY yang belum ditandatangani (Clarity Act).
Rancangan undang-undang ini akan memberikan CFTC jurisdiksi eksklusif atas komoditas berbasis blockchain, yang mengharuskan bursa barang digital, broker, dan pedagang untuk mendaftar serta mematuhi kewajiban kepatuhan, anti pencucian uang (AML), dan pelaporan yang baru.
Jika undang-undang disahkan, CFTC akan secara signifikan memperluas perannya dalam regulasi Aset Kripto, menjadi salah satu lembaga pengawas inti di pasar aset digital Amerika Serikat.
Tantangan Internal dan Rencana "Enkripsi Sprint"
Meskipun wewenang pengaturan diharapkan akan diperluas, CFTC tetap menghadapi tantangan sumber daya manusia, termasuk Caroline Pham dan tiga komisioner lainnya yang mungkin akan meninggalkan jabatannya setelah ketua baru dilantik.
Untuk menghadapi perubahan pasar, CFTC awal bulan ini meluncurkan program "Crypto Sprint", yang berfokus pada perdagangan futures kripto dan rekomendasi dari kelompok kerja presiden tentang pasar aset digital, untuk membuka jalan bagi kerangka regulasi di masa depan.
Dampak Industri dan Reaksi Pasar
Para pengamat industri menunjukkan bahwa pengenalan sistem pengawasan Nasdaq akan membuat CFTC lebih efisien dalam mendeteksi pola manipulasi yang potensial dan mengidentifikasi perilaku transaksi yang mencurigakan.
Ini berarti bahwa bursa Aset Kripto, pembuat pasar, dan lembaga investasi besar akan menghadapi persyaratan kepatuhan yang lebih tinggi, yang mungkin juga mempengaruhi likuiditas pasar dan strategi perdagangan dalam jangka pendek.
Namun, dalam jangka panjang, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi pasar dan kepercayaan investor, serta menarik lebih banyak dana institusi ke dalam Aset Kripto.
Kesimpulan
Kerja sama CFTC dengan Nasdaq menandai masuknya regulasi Aset Kripto di Amerika Serikat ke tahap baru. Dengan kemajuan legislatif dan peningkatan teknologi pengawasan, proses regulasi pasar aset digital akan dipercepat. Bagi para investor, ini adalah peningkatan tekanan kepatuhan dan juga langkah kunci menuju kematangan dan keamanan pasar.