Masa depan AI akan seperti apa? Kuncinya terletak pada apakah teknologi perlindungan privasi dapat mengikuti. Seiring dengan ledakan aplikasi kecerdasan buatan, risiko kebocoran data pengguna juga semakin meningkat. Di bidang Web3, masalah ini sangat menonjol—bukti tanpa pengetahuan, komputasi multipihak yang aman, dan protokol privasi di blockchain sedang menjadi standar. Bayangkan sebuah skenario: pengguna berinteraksi di aplikasi terdesentralisasi, AI menganalisis perilaku Anda tetapi tidak dapat memperoleh identitas asli. Ini membutuhkan integrasi mendalam antara alat kriptografi dan infrastruktur privasi. Ekosistem AI di masa depan harus memungkinkan privasi dan efisiensi berjalan bersamaan. Tanpa perlindungan privasi yang benar-benar nyata, yang disebut desentralisasi hanyalah istana di atas awan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LiquidityOracle
· 19jam yang lalu
Zero-knowledge proof memang harus dipopulerkan, sekarang perusahaan besar semua diam-diam mengumpulkan data
Bagaimana menyeimbangkan privasi dan efisiensi, rasanya selalu seperti ikan dan daging
Web3 jika tidak membangun infrastruktur privasi yang baik, hanya akan menipu diri sendiri
Privasi di blockchain memang menjadi kekurangan, sangat mendesak untuk dipecahkan
Alat kriptografi tidak mengikuti langkah AI, masalah besar akan datang nanti
Hanya berteriak tentang desentralisasi tidak cukup, harus benar-benar melakukan perlindungan privasi
Sekarang adalah pesta perusahaan data, privasi pengguna tidak berharga
Lihat AsliBalas0
SighingCashier
· 01-19 05:05
Bukti nol pengetahuan terdengar sangat keren, tetapi berapa lama lagi kita harus menunggu sampai benar-benar dapat diterapkan?
Lihat AsliBalas0
CommunitySlacker
· 01-18 05:04
Bukti tanpa pengetahuan terasa canggih, tetapi bahkan perusahaan besar pun belum memahaminya dengan jelas sekarang
Lihat AsliBalas0
PermabullPete
· 01-18 05:02
Sejujurnya, penerapan nyata dari teknologi bukti tanpa pengetahuan ini masih membutuhkan waktu beberapa tahun lagi, saat ini kebanyakan hanya sebatas hype konsep saja.
Masa depan AI akan seperti apa? Kuncinya terletak pada apakah teknologi perlindungan privasi dapat mengikuti. Seiring dengan ledakan aplikasi kecerdasan buatan, risiko kebocoran data pengguna juga semakin meningkat. Di bidang Web3, masalah ini sangat menonjol—bukti tanpa pengetahuan, komputasi multipihak yang aman, dan protokol privasi di blockchain sedang menjadi standar. Bayangkan sebuah skenario: pengguna berinteraksi di aplikasi terdesentralisasi, AI menganalisis perilaku Anda tetapi tidak dapat memperoleh identitas asli. Ini membutuhkan integrasi mendalam antara alat kriptografi dan infrastruktur privasi. Ekosistem AI di masa depan harus memungkinkan privasi dan efisiensi berjalan bersamaan. Tanpa perlindungan privasi yang benar-benar nyata, yang disebut desentralisasi hanyalah istana di atas awan.