#数字资产市场洞察 赚一辈子的U,还是一辈子都在赚U?Pertanyaan ini sudah saya pikirkan selama 8 tahun.
Saat masuk ke dunia ini di usia 25 tahun, saya tidak tahu apa-apa. Sampai tahun ini usia 33, dari pertama kali akun saya melewati angka delapan digit, sampai sekarang saya mulai mengerti sedikit tentang $BTC, $ETH, $BNB dan koin utama lainnya. Dari 2021 sampai 2022, dua tahun itu benar-benar menjadi titik balik saya. Saat itu, orang yang bergerak cepat sudah merasakan manisnya hasil.
Hotel seharga 10.000 per malam, mata tidak berkedip. Kedengarannya sembrono? Tapi di zaman ini, orang yang mampu membayar premi biasanya adalah orang yang paham apa arti "biaya waktu". Tidak perlu berdebat keras tentang rantai pasokan, tidak perlu terjebak urusan piutang yang merepotkan. Energi saya seharusnya digunakan di tempat yang bernilai tinggi.
Sering orang bertanya kepada saya: bagaimana sih cara trading koin? Saya sudah memikirkannya cukup lama, jawaban sebenarnya sederhana dan mengejutkan—mindset nomor satu, teknologi nomor dua.
Hal-hal yang saya pelajari selama beberapa tahun ini, anggap saja sebagai beberapa "aturan bertahan hidup":
**BTC selalu menjadi yang utama**. Kalau mau bertahan di dunia ini, harus memperhatikan pergerakannya. Kalau dia naik, altcoin akan ikut naik; kalau dia turun, koin kecil pun ikut jatuh. Kadang $ETH bisa menunjukkan tren independen, tapi jangan harap koin kecil bisa melawan pasar besar—itu hanya angan-angan.
**BTC dan USDT adalah seperti timbangan**. Ingat kalimat ini: saat USDT naik, Bitcoin harus hati-hati; saat Bitcoin melonjak terlalu cepat, cepat-cepat kumpulkan USDT dan amankan keuntungan. Ini adalah strategi lindung nilai yang paling sederhana.
**Dua waktu emas harus diperhatikan**: dari jam 0 sampai 1 pagi, sering kali muncul "sertifikasi"—pesanan yang dipasang malam sebelumnya, sering kali bisa mendapatkan keuntungan gratis. Jam 6 sampai 8 pagi juga sangat penting, dua jam ini bisa menunjukkan arah pasar sepanjang hari: jika semalam turun, dan dua jam ini masih turun, langsung tutup mata dan tambah posisi, kemungkinan besar hari itu akan naik; jika semalam naik, dan dua jam ini terus naik, segeralah keluar, besar kemungkinan akan koreksi.
Jangan pernah lengah jam 5 sore. Modal dari AS sedang masuk, sangat rentan terhadap fluktuasi besar.
Istilah seperti "Black Friday"? Jangan terlalu dipikirkan. Memang hari Jumat pernah turun, tapi juga pernah naik dan sideways, yang penting adalah bagaimana berita dan sentimen pasar.
**Pengalaman paling praktis**: selama bukan koin kosong (airdrop), dan ada volume transaksi, jangan panik saat harganya turun. Dalam beberapa hari atau sebulan pun, pasti akan kembali. Kalau punya uang, bagi-bagi untuk menambah posisi secara bertahap agar biaya rata-rata turun, sehingga pulih lebih cepat; kalau tidak punya uang, tahan saja, tidak masalah.
Transaksi yang paling saya banggakan adalah membeli Dogecoin saat harganya 0.085 dan memegangnya sampai sekarang, sudah naik lebih dari 20 kali lipat. Ada yang bertanya kenapa tidak jual di puncak? Karena saya sudah melihat jauh ke depan—trading koin pada akhirnya adalah soal kesabaran. Orang yang setiap hari memperhatikan grafik candlestick biasanya justru yang paling cepat merugi.
Saat masuk ke dunia ini di usia 25 tahun, saya tidak tahu apa-apa. Sampai tahun ini usia 33, dari pertama kali akun saya melewati angka delapan digit, sampai sekarang saya mulai mengerti sedikit tentang $BTC, $ETH, $BNB dan koin utama lainnya. Dari 2021 sampai 2022, dua tahun itu benar-benar menjadi titik balik saya. Saat itu, orang yang bergerak cepat sudah merasakan manisnya hasil.
Hotel seharga 10.000 per malam, mata tidak berkedip. Kedengarannya sembrono? Tapi di zaman ini, orang yang mampu membayar premi biasanya adalah orang yang paham apa arti "biaya waktu". Tidak perlu berdebat keras tentang rantai pasokan, tidak perlu terjebak urusan piutang yang merepotkan. Energi saya seharusnya digunakan di tempat yang bernilai tinggi.
Sering orang bertanya kepada saya: bagaimana sih cara trading koin? Saya sudah memikirkannya cukup lama, jawaban sebenarnya sederhana dan mengejutkan—mindset nomor satu, teknologi nomor dua.
Hal-hal yang saya pelajari selama beberapa tahun ini, anggap saja sebagai beberapa "aturan bertahan hidup":
**BTC selalu menjadi yang utama**. Kalau mau bertahan di dunia ini, harus memperhatikan pergerakannya. Kalau dia naik, altcoin akan ikut naik; kalau dia turun, koin kecil pun ikut jatuh. Kadang $ETH bisa menunjukkan tren independen, tapi jangan harap koin kecil bisa melawan pasar besar—itu hanya angan-angan.
**BTC dan USDT adalah seperti timbangan**. Ingat kalimat ini: saat USDT naik, Bitcoin harus hati-hati; saat Bitcoin melonjak terlalu cepat, cepat-cepat kumpulkan USDT dan amankan keuntungan. Ini adalah strategi lindung nilai yang paling sederhana.
**Dua waktu emas harus diperhatikan**: dari jam 0 sampai 1 pagi, sering kali muncul "sertifikasi"—pesanan yang dipasang malam sebelumnya, sering kali bisa mendapatkan keuntungan gratis. Jam 6 sampai 8 pagi juga sangat penting, dua jam ini bisa menunjukkan arah pasar sepanjang hari: jika semalam turun, dan dua jam ini masih turun, langsung tutup mata dan tambah posisi, kemungkinan besar hari itu akan naik; jika semalam naik, dan dua jam ini terus naik, segeralah keluar, besar kemungkinan akan koreksi.
Jangan pernah lengah jam 5 sore. Modal dari AS sedang masuk, sangat rentan terhadap fluktuasi besar.
Istilah seperti "Black Friday"? Jangan terlalu dipikirkan. Memang hari Jumat pernah turun, tapi juga pernah naik dan sideways, yang penting adalah bagaimana berita dan sentimen pasar.
**Pengalaman paling praktis**: selama bukan koin kosong (airdrop), dan ada volume transaksi, jangan panik saat harganya turun. Dalam beberapa hari atau sebulan pun, pasti akan kembali. Kalau punya uang, bagi-bagi untuk menambah posisi secara bertahap agar biaya rata-rata turun, sehingga pulih lebih cepat; kalau tidak punya uang, tahan saja, tidak masalah.
Transaksi yang paling saya banggakan adalah membeli Dogecoin saat harganya 0.085 dan memegangnya sampai sekarang, sudah naik lebih dari 20 kali lipat. Ada yang bertanya kenapa tidak jual di puncak? Karena saya sudah melihat jauh ke depan—trading koin pada akhirnya adalah soal kesabaran. Orang yang setiap hari memperhatikan grafik candlestick biasanya justru yang paling cepat merugi.


