Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Meningkatnya Ketegangan Iran Menyebabkan Harga Minyak Internasional Melambung, Pemerintah AS Mengambil Tindakan
Perang Iran dan ketidakstabilan di Timur Tengah menyebabkan lonjakan harga minyak internasional pada 18 Oktober, dan pemerintah AS mengisyaratkan akan mengumumkan langkah-langkah penanganan dalam waktu dekat. Setelah ladang gas terbesar Iran diserang udara oleh Israel, Iran memperingatkan akan membalas serangan terhadap fasilitas energi di negara-negara sekitar, ketegangan ini berdampak besar pada pasar minyak mentah internasional.
Patokan utama harga minyak internasional, Brent crude, di ICE Futures di London, Inggris, untuk pengiriman Mei, mengalami kenaikan terbesar hingga 6,1%, mencapai USD 109,75 per barel. Selain itu, kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April di NYMEX juga naik 2,48%, dengan harga perdagangan USD 98,60. Kenaikan harga minyak ini dipicu oleh ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah dan ketegangan dalam rantai pasokan.
Menanggapi situasi ini, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan dalam pidatonya di Michigan bahwa akan mengumumkan berbagai langkah dalam 24 hingga 48 jam untuk mengatasi kenaikan harga minyak ini. Hal ini menunjukkan pengakuan bahwa ketegangan baru-baru ini di Timur Tengah juga berdampak negatif terhadap harga energi domestik di AS.
Para pelaku pasar khawatir dampak lonjakan harga minyak ini terhadap ekonomi dunia. Terutama, kenaikan harga energi dapat menyebabkan biaya utama industri meningkat, dan tidak menutup kemungkinan tekanan inflasi akan semakin besar. Namun, bagaimana pemerintah AS menangani masalah ini akan menentukan arah harga minyak ke depan.
Situasi ini menunjukkan bahwa kerjasama internasional sangat penting, terutama dalam negosiasi terkait keamanan energi. Bagaimana perkembangan situasi Iran dan Timur Tengah ke depan akan mempengaruhi pasar energi dan ekonomi dunia juga akan berbeda-beda.