Masa depan AI akan seperti apa? Kuncinya terletak pada apakah teknologi perlindungan privasi dapat mengikuti. Seiring dengan ledakan aplikasi kecerdasan buatan, risiko kebocoran data pengguna juga semakin meningkat. Di bidang Web3, masalah ini sangat menonjol—bukti tanpa pengetahuan, komputasi multipihak yang aman, dan protokol privasi di blockchain sedang menjadi standar. Bayangkan sebuah skenario: pengguna berinteraksi di aplikasi terdesentralisasi, AI menganalisis perilaku Anda tetapi tidak dapat memperoleh identitas asli. Ini membutuhkan integrasi mendalam antara alat kriptografi dan infrastruktur privasi. Ekosistem AI di masa depan harus memungkinkan privasi dan efisiensi berjalan bersamaan. Tanpa perlindungan privasi yang benar-benar nyata, yang disebut desentralisasi hanyalah istana di atas awan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 2
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
CommunitySlackervip
· 13jam yang lalu
Bukti tanpa pengetahuan terasa canggih, tetapi bahkan perusahaan besar pun belum memahaminya dengan jelas sekarang
Lihat AsliBalas0
PermabullPetevip
· 13jam yang lalu
Sejujurnya, penerapan nyata dari teknologi bukti tanpa pengetahuan ini masih membutuhkan waktu beberapa tahun lagi, saat ini kebanyakan hanya sebatas hype konsep saja.
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)