Berita Gate News melaporkan bahwa di tengah peningkatan pengawasan terhadap ATM kripto di banyak negara bagian di Amerika Serikat, operator ATM Bitcoin, Bitcoin Depot, mengumumkan perubahan personel yang signifikan. CEO sebelumnya, Scott Buchanan, mengundurkan diri setelah menjabat kurang dari tiga bulan. Perusahaan menegaskan bahwa perubahan ini bukan disebabkan oleh perbedaan manajemen.
CEO baru ditunjuk adalah Alex Holmes, yang juga menjabat sebagai ketua dewan. Holmes sebelumnya adalah anggota dewan, dan telah bekerja di perusahaan pembayaran MoneyGram selama 16 tahun, memegang posisi Chief Financial Officer dan Chief Executive Officer, memimpin inisiatif kepatuhan dan transformasi bisnis. Holmes menyatakan bahwa tugas utama setelah menjabat adalah menstabilkan operasi, memperkuat kepatuhan regulasi, dan mendorong perusahaan untuk bertransformasi menjadi platform fintech yang lebih beragam.
Pergantian kepemimpinan ini terjadi saat Bitcoin Depot menghadapi tekanan regulasi yang beragam. Karena ATM kripto dituduh terlibat dalam penipuan dan pencucian uang, perusahaan ini telah menghadapi penyelidikan dan sanksi di beberapa negara bagian. Otoritas di Connecticut telah menangguhkan izin pengiriman uangnya dan menuduh bahwa perusahaan mengenakan biaya yang terlalu tinggi serta tidak menangani pengembalian dana korban penipuan dengan baik. Selain itu, sejak 2025, perusahaan juga menghadapi gugatan atau denda di Massachusetts, Maine, Missouri, dan Iowa, terkait struktur biaya yang tidak transparan dan celah keamanan.
Sementara itu, pendiri Brandon Mintz telah beralih dari posisi Ketua Eksekutif menjadi anggota dewan non-eksekutif dan juga menjabat sebagai penasihat CEO baru. Struktur tata kelola perusahaan pun disesuaikan, menunjukkan strategi perusahaan dalam menghadapi lingkungan regulasi yang semakin ketat.
Dari segi kinerja, Bitcoin Depot telah menurunkan proyeksi untuk tahun 2026, memperkirakan pendapatan utama akan menurun antara 30% hingga 40%. Harga sahamnya juga tertekan, dengan penurunan kumulatif sebesar 71% sepanjang tahun ini, dan telah mundur lebih dari 94% dari puncak historisnya. Para analis menunjukkan bahwa industri ATM kripto sedang mengalami fase reformasi kepatuhan, dan perkembangan masa depan akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan menyesuaikan diri dengan regulasi dan keberhasilan transformasi model bisnisnya. (Cointelegraph)