Bank sentral Rwanda telah meluncurkan program percontohan selama 12 bulan untuk mata uang digital bank sentralnya, setelah berhasil menyelesaikan bukti konsep yang selesai pada akhir 2025.
Bank Nasional Rwanda (NBR) mengumumkan program percontohan mata uang digital bank sentral (CBDC) selama 12 bulan, berdasarkan penelitian yang merekomendasikan desain yang memperhatikan privasi untuk masa depan uang digital negara tersebut.
Percontohan ini, yang diumumkan pada 26 Februari, akan melibatkan berbagai kelompok pengguna di Kigali, kota sekunder, dan daerah pedesaan terpilih. Menurut laporan Xinhua, percontohan ini akan memprioritaskan inklusi keuangan dengan menguji saluran sederhana seperti data layanan tambahan tak terstruktur (USSD) dan perangkat berbiaya rendah untuk memastikan aksesibilitas bagi komunitas yang kurang terlayani. Pedagang dan pemangku kepentingan lainnya akan berpartisipasi dalam kasus penggunaan nyata yang terkendali sementara bank sentral bekerja sama dengan mitra domestik dan internasional mengenai interoperabilitas dan potensi aplikasi lintas batas.
Inisiatif ini mengikuti penyelesaian bukti konsep selama lima bulan antara Mei dan Oktober 2025. Tahap tersebut mengonfirmasi bahwa CBDC khusus Rwanda dapat memungkinkan pembayaran yang aman dan instan, mendorong inovasi keuangan, dan mendukung tujuan ekonomi digital negara tersebut.
Sebuah makalah penelitian terbaru dari NBR merekomendasikan CBDC dua tingkat, universal, tanpa bunga dengan pseudo-anonimitas parsial. Studi tersebut mengidentifikasi 15 peluang adopsi CBDC tetapi menyoroti empat bidang dengan potensi yang sangat tinggi. Menurut makalah tersebut, adopsi CBDC dipandang sebagai cara untuk meningkatkan inklusi keuangan sekaligus mendukung inovasi dan kompetisi. Ini juga memperkuat ketahanan terhadap gangguan dan mendukung tujuan ekonomi tanpa uang tunai Rwanda.
Konsep pseudo-anonimitas parsial bertujuan menyeimbangkan privasi pengguna dengan pengawasan regulasi, memungkinkan transaksi tetap bersifat pribadi sampai tingkat tertentu sambil tetap dapat dilacak sesuai kebutuhan hukum atau kepatuhan.
NBR menegaskan bahwa percontohan akan dilakukan dengan perlindungan yang kuat, termasuk privasi berdasarkan desain, perlindungan keamanan siber, dan koordinasi yang erat dengan lembaga keuangan. Pejabat menggambarkan program ini sebagai tonggak dalam perjalanan Rwanda menuju sistem keuangan yang lebih digital, tangguh, dan inklusif.