Berita terkait dokumen Epstein memunculkan keraguan tentang pengawasan? Para ahli menyerukan Ripple untuk menuntut "kekuatan di balik layar", kerugian investor XRP mungkin akan mendapatkan peluang baru

GateNews
XRP1,28%
XLM6,57%

Seiring terus terungkapnya dokumen terkait Jeffrey Epstein, diskusi seputar Ripple dan kontroversi pengawasan sekuritas AS kembali memanas. Komentator komunitas XRP “Stellar Rippler” menunjukkan bahwa Ripple sepenuhnya berhak mewakili pemegang XRP untuk mengajukan gugatan terhadap pihak terkait yang dianggap berperan dalam hambatan regulasi awal, guna menuntut kerugian ekonomi yang disebabkan oleh intervensi kebijakan dan opini publik.

Berdasarkan informasi yang terungkap, pada 7 Mei 2018, Epstein pernah mengirim email yang diberi label “Jangan dibagikan atau dikutip” kepada mantan Menteri Keuangan AS Lawrence Summers, menanyakan tentang Gary Gensler, dan menyebutkan bahwa Gensler ingin membahas tentang mata uang digital. Dua tahun kemudian, Gensler menjabat sebagai ketua badan pengawas sekuritas AS. Sementara itu, salah satu pendiri Blockstream Austin Hill pernah secara terbuka menyebut Ripple dan Stellar sebagai “ancaman”, dan dituduh menghalangi Epstein serta mantan direktur MIT Media Lab Joi Ito untuk berinvestasi dalam proyek terkait. Beberapa pengamat menduga bahwa kontak awal ini secara tidak langsung mempengaruhi lingkungan penegakan hukum terhadap Ripple di kemudian hari.

Stellar Rippler berpendapat bahwa bertahun-tahun sengketa hukum telah menghambat ekspansi Ripple di pasar AS, membekukan kerjasama, membatasi likuiditas XRP, dan memberikan tekanan besar kepada perusahaan maupun investor ritel. Ia menambahkan bahwa investor ritel menjadi korban terbesar, tidak hanya menghadapi risiko fluktuasi harga, tetapi juga harus menghadapi ketidakpastian hukum jangka panjang. Ia melihat situasi ini sebagai hasil dari “regulasi berlebihan yang dipadukan dengan pemilihan waktu politik”, dan menyerukan agar perusahaan menuntut pihak yang berpotensi bertanggung jawab secara hukum.

Namun, beberapa analis mengingatkan bahwa gugatan awal terhadap Ripple diajukan oleh mantan kepala pengawas Jay Clayton, bukan Gensler, yang baru mengambil alih setelah kasus dimulai. Meski begitu, pengadilan pernah mengkritik kekurangan dalam prosedur dan penerapan hukum oleh badan pengawas, yang semakin memperbesar kontroversi.

Saat ini, diskusi tentang apakah harus menelusuri kembali “sumber intervensi kebijakan” masih terus meningkat. Beberapa profesional industri berpendapat bahwa jika Ripple memutuskan untuk bertindak, hal ini dapat membuka ruang baru bagi para investor XRP dalam pertempuran hukum; namun, ada juga yang menunjukkan bahwa mengingat Ripple dan pemerintah AS masih menjalin kerjasama di berbagai bidang, kemungkinan untuk mengajukan gugatan masih memiliki ketidakpastian.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Mengapa Harga XRP Berisiko Turun Lebih Lanjut Meskipun Ada Tanda Pemulihan

Tindakan harga XRP terbaru menunjukkan pasar yang terlihat stabil di permukaan tetapi masih membawa tekanan yang mendasar. XRP saat ini diperdagangkan sekitar $1.43, naik sekitar +0.70% selama 24 jam terakhir dan kurang lebih +2.33% dalam 30 hari, namun tetap turun sekitar 3.97% selama minggu lalu. Bauran tersebut

CaptainAltcoin44menit yang lalu

Ripple bergabung dengan proyek BLOOM Otoritas Moneter Singapura, menguji solusi penyelesaian perdagangan lintas batas RLUSD

Ripple mengumumkan pada 25 Maret untuk bergabung dengan proyek BLOOM yang dipimpin oleh Otoritas Moneter Singapura, mengeksplorasi solusi penyelesaian perdagangan lintas batas yang dapat diprogram berdasarkan stablecoin RLUSD dan XRP Ledger. Berkolaborasi dengan Unloq, Ripple melakukan uji coba mekanisme pembiayaan perdagangan otomatis dan pembayaran, yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi transaksi dan meningkatkan ketersediaan pembiayaan bagi usaha kecil dan menengah.

GateNews3jam yang lalu

ETF XRP mengalami outflow bersih kumulatif sekitar @30@ juta dolar pada Maret, dengan risiko pullback harga sebesar 16% mulai terlihat

XRP's current price is hovering around $1.42, down 8% recently. Technical charts show the formation of a head-and-shoulders pattern, which could drop to $1.15 if the neckline breaks. ETF outflows and on-chain data indicate shaken market confidence, predicting further selling pressure. The key support level is at $1.37; breaking below could trigger panic selling. To reverse the bearish trend, the price needs to close above $1.46. Investors should focus on support levels and capital flows.

GateNews4jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar