China Berusaha Mengembangkan Yuan Digital Saat PBOC Sinyalkan Dorongan untuk Penggunaan Lintas Batas

Bank sentral China, People’s Bank of China (PBOC), telah mengirimkan sinyal kebijakan yang jelas bahwa mereka bermaksud untuk secara signifikan memperluas penggunaan yuan digital di luar batas domestik pada tahun 2026. Pengumuman terbaru ini mengikuti laporan sebelumnya tentang transaksi lintas batas pertama yang melibatkan yuan digital, yang dilakukan sebagai bagian dari proyek percontohan di Laos, dan memperkuat ambisi jangka panjang Beijing dalam pembayaran digital. Komitmen ini dijelaskan selama konferensi dua hari PBOC yang diadakan pada 5–6 Januari 2026, yang berfokus pada penetapan arah kebijakan moneter dan prioritas reformasi untuk tahun mendatang. Pertemuan ini dipimpin oleh Gubernur PBOC Pan Gongsheng, yang mengonfirmasi bahwa yuan digital tetap menjadi salah satu inisiatif strategis utama bank sentral.

Yuan digital menargetkan ekspansi internasional Menurut pernyataan resmi konferensi, PBOC akan “secara bertahap memajukan pengembangan RMB digital” sambil mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mendukung penggunaannya lintas batas. Bank sentral berencana memfasilitasi penggunaan yuan dalam skenario perdagangan dan investasi internasional serta mendorong lembaga keuangan untuk memperkuat layanan keuangan lintas batas. Sebagai bagian dari strategi ini, PBOC juga mengumumkan bahwa mereka akan menyambut lebih banyak entitas asing yang memenuhi syarat untuk menerbitkan apa yang disebut obligasi panda—obligasi yang didenominasikan dalam yuan yang dijual di China oleh penerbit asing—dengan tujuan untuk lebih meningkatkan peran yuan di pasar modal global.

Swap mata uang dan sistem pembayaran di luar dolar PBOC berencana untuk menggunakan lebih banyak perjanjian swap mata uang bilateral antar bank sentral untuk mempromosikan penggunaan yuan dalam perdagangan dan investasi internasional. Pengaturan ini memungkinkan negara peserta menukar mata uang secara langsung, mengurangi ketergantungan pada dolar AS sebagai perantara. Bank sentral juga bekerja untuk meningkatkan interoperabilitas sistem pembayaran cepat dan mempromosikan kerjasama internasional dalam pembayaran berbasis QR-code. Pejabat PBOC mengatakan mereka akan secara aktif berkoordinasi dengan otoritas moneter asing untuk membangun kerangka kerja teknis dan regulasi yang mendukung transaksi yang dilakukan dalam yuan digital.

e-CNY tetap menjadi pilar utama dari strategi CBDC China China termasuk pelopor global dalam pengembangan mata uang digital bank sentral. Yuan digital, juga dikenal sebagai e-CNY, telah menjalani pengujian percontohan sejak 2020 di berbagai kota di China. Kasus penggunaannya kini meliputi pembayaran ritel dan transportasi umum hingga pengeluaran pemerintah tertentu. Fungsi lintas batas, bagaimanapun, masih terbatas—sebuah celah yang ditargetkan PBOC untuk diatasi pada tahun 2026.

Prospek kebijakan moneter China untuk tahun 2026 PBOC juga mengonfirmasi bahwa mereka akan terus mengejar kebijakan moneter yang moderat dan akomodatif di tahun 2026. Untuk mempertahankan likuiditas yang cukup, bank sentral mengatakan akan secara fleksibel dan efisien menggunakan alat seperti pengurangan rasio cadangan wajib bank dan pemotongan suku bunga. Konferensi ini menekankan perlunya meningkatkan kualitas layanan keuangan untuk ekonomi riil, dengan fokus pada lima bidang strategis: pembiayaan teknologi, keuangan hijau, keuangan inklusif, keuangan pensiun, dan pembiayaan untuk ekonomi digital. Pada tahun 2025 saja, lebih dari 700 entitas dilaporkan telah menerbitkan obligasi inovasi dengan total lebih dari 1,5 triliun yuan, terutama untuk mendukung inisiatif ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pembukaan pasar bersamaan dengan pengawasan kripto yang lebih ketat Agenda PBOC 2026 juga mencakup optimalisasi mekanisme Bond Connect dan Swap Connect, yang memberikan akses kepada investor asing ke pasar obligasi dan derivatif China melalui Hong Kong. Bank sentral juga mengumumkan rencana untuk mendukung pengembangan Shanghai sebagai pusat internasional yang terhubung dengan Dana Moneter Internasional. Pada saat yang sama, PBOC mengulangi niatnya untuk memperkuat pengawasan terhadap mata uang kripto virtual, melanjutkan penindakan terhadap kegiatan ilegal terkait, dan memperkenalkan langkah-langkah anti-pencucian uang yang lebih ketat. Sikap ini sekali lagi menyoroti perbedaan yang jelas antara mendorong mata uang digital yang dikendalikan negara dan mempertahankan pendekatan yang restriktif terhadap mata uang kripto yang beroperasi di luar sistem keuangan resmi.

#china , #CBDC , #GlobalFinance , #CryptoNews , #Yuan

Tetap selangkah di depan – ikuti profil kami dan tetap terinformasi tentang segala hal penting di dunia cryptocurrency!

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)