Leverage bearish Bitcoin di Bitfinex telah terjun ke salah satu level terendahnya dalam beberapa tahun terakhir, dengan posisi short turun di bawah $100,000 pada akhir November 2025. Langkah ini mencerminkan hampir totalnya pembalikan taruhan bearish di salah satu platform trading paling berpengaruh di pasar. Para analis mencatat bahwa Bitfinex sering kali menjadi indikator signifikan dari sentimen institusi, menjadikan kolapsnya posisi short ini sulit untuk diabaikan. Perubahan cepat ini menunjukkan kembalinya kepercayaan ke pasar setelah minggu-minggu volatilitas.
Pengamat pasar menyoroti bahwa rendahnya minat posisi short di Bitfinex secara historis sejalan dengan repositioning agresif di antara trader institusi. Penurunan eksposur bearish bulan ini mencerminkan fase sebelumnya ketika meja profesional beralih ke perdagangan long menjelang lonjakan besar Bitcoin. Menurut data dari CryptoQuant dan Datamish, penghapusan short serupa pada tahun 2019, 2020, dan 2023 mendahului reli sebesar sepuluh hingga dua puluh persen dalam minggu-minggu berikutnya. Pola ini memperkuat narasi bahwa trader dengan modal besar sedang melakukan repositioning lebih awal, mempersiapkan potensi kelanjutan tren naik Bitcoin.
Hampir hilangnya posisi short secara material mengurangi tekanan turun pada harga Bitcoin. Penjual short sering bertindak sebagai rem pada reli mendadak, dan ketika posisi mereka menghilang, pasar menjadi lebih responsif terhadap katalis bullish. Perubahan ini sejalan dengan membaiknya sentimen makro setelah sinyal dovish dari Federal Reserve. Analis menunjukkan bahwa kombinasi dari paparan short yang lebih ringan, meningkatnya permintaan spot, dan kondisi likuiditas yang sehat menciptakan panggung untuk momentum kenaikan yang lebih kuat. Trader kini melihat pasar sebagai terstruktur condong ke posisi long kecuali risiko makro tak terduga muncul.
Data terbaru memperkuat korelasi yang telah lama ada antara tekanan singkat Bitfinex dan kinerja Bitcoin jangka pendek. Dalam hampir setiap instance sebelumnya di mana posisi short jatuh ke tingkat yang dapat dibandingkan, Bitcoin mengalami pergerakan harga yang dipercepat dalam hitungan hari. Aksi harga saat ini menggema ritme historis ini, dengan Bitcoin menstabilkan di atas level dukungan kunci sementara minat terbuka beralih secara tegas menuju perdagangan panjang. Ketidakhadiran penumpukan short menghilangkan sumber volatilitas utama, memungkinkan dinamika pasar mendukung pembeli. Banyak analis kini mengawasi potensi zona breakout saat Bitcoin mendekati level resistensi yang terbentuk lebih awal di bulan ini.
Para trader di X dan saluran Telegram telah menyebut pergeseran terbaru ini sebagai salah satu sinyal bullish yang paling jelas di kuartal ini. Grafik kedalaman pasar menunjukkan penawaran yang diperkuat, risiko likuidasi yang berkurang, dan lanskap derivatif yang umumnya lebih sehat. Jika volume pembelian meningkat seiring dengan volatilitas suku bunga pendanaan yang menurun, Bitcoin bisa berada dalam posisi untuk menguji kembali puncak-puncak terbaru. Namun, analis memperingatkan bahwa rilis data makroekonomi tetap menjadi faktor yang tidak terduga, dan setiap guncangan negatif dapat memperlambat momentum untuk sementara. Untuk saat ini, narasi yang dominan adalah bahwa uang pintar telah secara tegas beralih ke posisi long, membentuk kembali ekspektasi untuk tren langsung Bitcoin.
Artikel Terkait
Mantan PM Inggris Liz Truss Secara Terbuka Mendukung Bitcoin sebagai Alat untuk Melawan Penggerusan Nilai Mata Uang
Goldman Sachs Mengajukan ETF Pendapatan Bitcoin Menggunakan Strategi Opsi
ETF Bitcoin Catat Arus Masuk $663,9M, Hari Terkuat Sejak Pertengahan Januari
Kepemilikan Bitcoin Melampaui Emas di Kalangan Orang Amerika untuk Pertama Kalinya
Prakiraan Harga Bitcoin Bergeser Saat Permintaan Tiong Tiong di Iran Pulih $1M Target Talk