Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya memperhatikan diskusi menarik di kalangan analis. Mike McGlone mengangkat pertanyaan yang cukup tajam tentang kemungkinan Bitcoin mengalami tekanan serius jika resesi dimulai di AS. Menurut prediksinya, harga bisa turun hingga level $10 000.
Sebenarnya, inti dari masalah ini adalah. Ketika berbicara tentang prediksi seperti ini, sering muncul bias, yaitu bias dari analis yang melihat pasar melalui satu skenario. Setiap orang melihat dari sudut pandangnya sendiri. McGlone memfokuskan pada risiko makroekonomi, dan ini adalah pengamatan yang adil — hubungan antara resesi dan mata uang kripto memang ada.
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan sekitar $74.5K, dan jarak ke dasar potensialnya di $10K — ini adalah jarak yang besar. Tapi, skenario seperti ini tetap tidak bisa diabaikan, terutama jika mempertimbangkan volatilitas situasi makroekonomi.
Secara pribadi, saya melihat beberapa poin dari ini. Pertama, bias ini bisa dimiliki baik oleh bearish maupun bullish — masing-masing memilih data yang mendukung posisi mereka. Kedua, kenyataan biasanya lebih kompleks daripada prediksi apa pun. Ketiga, jika skenario seperti ini benar-benar terjadi, ini akan menjadi ujian serius bagi pasar.
Dalam hal apapun, penting untuk memantau indikator makroekonomi dan tidak menutup mata terhadap risiko. Pasar tidak berkembang dalam vakum, dan prediksi seperti yang diberikan McGlone membantu memahami skenario apa saja yang mungkin terjadi.