Membuka data setingkat hedge fund dan alat investasi yang kuat untuk keputusan yang lebih cerdas dan tajam
Tetap di depan pasar dengan berita dan analisis terbaru serta maksimalkan potensi portofolio Anda
AWS mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 16:30 waktu Dubai pada hari Minggu, mempengaruhi salah satu zona ketersediaannya — sekelompok server yang menyimpan dan memproses data online. Perusahaan mengalihkan lalu lintas ke fasilitas lain dan mengatakan zona lain di wilayah tersebut tetap beroperasi secara normal. Mereka tidak memberikan perkiraan pemulihan penuh.
Mengapa Gangguan Ini Menarik Perhatian Pasar
AWS belum mengonfirmasi adanya kaitan dengan konflik yang sedang berlangsung melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Namun, gangguan ini terjadi pada hari yang sama Iran melancarkan serangan di beberapa bagian Teluk, yang langsung menarik perhatian investor. Penyebab pasti masih belum jelas.
Komputasi awan kini mendukung sebagian besar ekonomi global. Bank, maskapai penerbangan, pengecer, dan banyak sistem lainnya bergantung pada server jarak jauh untuk beroperasi. Karena AWS adalah penyedia cloud terbesar dan pendorong utama keuntungan Amazon, bahkan gangguan daya singkat dapat mempengaruhi banyak layanan bisnis.
Pasar sudah memperhatikan ketegangan di Timur Tengah saat harga minyak melonjak. Insiden AWS memperluas kekhawatiran dari risiko pasokan energi ke kemungkinan gangguan infrastruktur digital.
Apa Perkiraan Harga untuk Amazon?
Analis tetap optimis tentang prospek saham Amazon. Dengan 40 peringkat Beli dan tiga peringkat Tahan, saham AMZN mendapatkan peringkat Konsensus Beli Kuat di TipRanks. Selain itu, target harga rata-rata Amazon sebesar $282,21 menunjukkan potensi kenaikan sekitar 23,32% dari level saat ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
‘Risiko Perang Mencapai Cloud’ saat Pusat Data Amazon AWS Dihantam di UEA
Perkiraan 50% Diskon TipRanks Premium
AWS mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 16:30 waktu Dubai pada hari Minggu, mempengaruhi salah satu zona ketersediaannya — sekelompok server yang menyimpan dan memproses data online. Perusahaan mengalihkan lalu lintas ke fasilitas lain dan mengatakan zona lain di wilayah tersebut tetap beroperasi secara normal. Mereka tidak memberikan perkiraan pemulihan penuh.
Mengapa Gangguan Ini Menarik Perhatian Pasar
AWS belum mengonfirmasi adanya kaitan dengan konflik yang sedang berlangsung melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Namun, gangguan ini terjadi pada hari yang sama Iran melancarkan serangan di beberapa bagian Teluk, yang langsung menarik perhatian investor. Penyebab pasti masih belum jelas.
Komputasi awan kini mendukung sebagian besar ekonomi global. Bank, maskapai penerbangan, pengecer, dan banyak sistem lainnya bergantung pada server jarak jauh untuk beroperasi. Karena AWS adalah penyedia cloud terbesar dan pendorong utama keuntungan Amazon, bahkan gangguan daya singkat dapat mempengaruhi banyak layanan bisnis.
Pasar sudah memperhatikan ketegangan di Timur Tengah saat harga minyak melonjak. Insiden AWS memperluas kekhawatiran dari risiko pasokan energi ke kemungkinan gangguan infrastruktur digital.
Apa Perkiraan Harga untuk Amazon?
Analis tetap optimis tentang prospek saham Amazon. Dengan 40 peringkat Beli dan tiga peringkat Tahan, saham AMZN mendapatkan peringkat Konsensus Beli Kuat di TipRanks. Selain itu, target harga rata-rata Amazon sebesar $282,21 menunjukkan potensi kenaikan sekitar 23,32% dari level saat ini.