Futures saham AS turun pada Minggu malam setelah AS dan Israel melakukan serangan terhadap Iran selama akhir pekan. Berita ini mendorong harga minyak naik dan menambah kekhawatiran baru bagi investor saham. Futures Nasdaq 100 (NDX), Dow Jones Industrial Average (DJIA), dan indeks S&P 500 (SPX) turun masing-masing sebesar 0,77%, 0,88%, dan 0,74% pada pukul 6:44 pagi EDT tanggal 1 Maret.
Klaim Diskon 50% untuk TipRanks Premium
Membuka data tingkat hedge fund dan alat investasi yang kuat untuk keputusan yang lebih cerdas dan tajam
Tetap di depan pasar dengan berita dan analisis terbaru serta maksimalkan potensi portofolio Anda
Pada saat yang sama, investor memindahkan dana ke aset yang lebih aman. Kontrak berjangka emas naik sekitar 2% karena meningkatnya permintaan untuk investasi safe-haven.
Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menandai peristiwa besar bagi negara tersebut. Presiden Donald Trump mengatakan operasi militer AS di Iran “lebih cepat dari jadwal.” Namun, situasi ini meningkatkan ketidakpastian di pasar global.
Sementara itu, harga minyak melonjak sekitar 9,4% dalam perdagangan awal. Investor khawatir situasi ini bisa berkembang menjadi perang yang lebih luas dan mengganggu pasokan, karena Iran adalah salah satu produsen terbesar OPEC. Ada juga ketidakpastian tentang siapa yang akan memimpin negara tersebut sekarang.
Banyak yang bergantung pada Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak global. Jika pertempuran mempengaruhi lalu lintas di sana, harga energi bisa naik lebih jauh dan mendorong inflasi kembali.
Ketegangan geopolitik ini menambah latar belakang pasar yang sudah lemah. Saham turun pada hari Jumat, dan indeks S&P 500 menutup Februari dalam zona merah karena tekanan pada saham AI dan perangkat lunak mempengaruhi sentimen pasar. SPX turun 0,43%, DJIA turun 1,05%, sementara Nasdaq 100 turun 0,30%.
Minggu pertama Maret akan sibuk dengan laporan pendapatan, dengan perusahaan dari bidang keamanan siber, ritel, AI, dan e-commerce yang akan merilis hasilnya. Laporan utama meliputi CrowdStrike (CRWD -2,39% ▼), Target (TGT -0,87% ▼), Broadcom (AVGO -0,67% ▼), Okta (OKTA -3,65% ▼), Rigetti Computing (RGTI -6,55% ▼), Costco (COST +2,44% ▲), dan JD.com (JD -1,67% ▼).
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa Kontrak Berjangka Pasar Saham Turun Hari Ini, 1/3/26?
Futures saham AS turun pada Minggu malam setelah AS dan Israel melakukan serangan terhadap Iran selama akhir pekan. Berita ini mendorong harga minyak naik dan menambah kekhawatiran baru bagi investor saham. Futures Nasdaq 100 (NDX), Dow Jones Industrial Average (DJIA), dan indeks S&P 500 (SPX) turun masing-masing sebesar 0,77%, 0,88%, dan 0,74% pada pukul 6:44 pagi EDT tanggal 1 Maret.
Klaim Diskon 50% untuk TipRanks Premium
Membuka data tingkat hedge fund dan alat investasi yang kuat untuk keputusan yang lebih cerdas dan tajam
Tetap di depan pasar dengan berita dan analisis terbaru serta maksimalkan potensi portofolio Anda
Pada saat yang sama, investor memindahkan dana ke aset yang lebih aman. Kontrak berjangka emas naik sekitar 2% karena meningkatnya permintaan untuk investasi safe-haven.
Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menandai peristiwa besar bagi negara tersebut. Presiden Donald Trump mengatakan operasi militer AS di Iran “lebih cepat dari jadwal.” Namun, situasi ini meningkatkan ketidakpastian di pasar global.
Sementara itu, harga minyak melonjak sekitar 9,4% dalam perdagangan awal. Investor khawatir situasi ini bisa berkembang menjadi perang yang lebih luas dan mengganggu pasokan, karena Iran adalah salah satu produsen terbesar OPEC. Ada juga ketidakpastian tentang siapa yang akan memimpin negara tersebut sekarang.
Banyak yang bergantung pada Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak global. Jika pertempuran mempengaruhi lalu lintas di sana, harga energi bisa naik lebih jauh dan mendorong inflasi kembali.
Ketegangan geopolitik ini menambah latar belakang pasar yang sudah lemah. Saham turun pada hari Jumat, dan indeks S&P 500 menutup Februari dalam zona merah karena tekanan pada saham AI dan perangkat lunak mempengaruhi sentimen pasar. SPX turun 0,43%, DJIA turun 1,05%, sementara Nasdaq 100 turun 0,30%.
Minggu pertama Maret akan sibuk dengan laporan pendapatan, dengan perusahaan dari bidang keamanan siber, ritel, AI, dan e-commerce yang akan merilis hasilnya. Laporan utama meliputi CrowdStrike (CRWD -2,39% ▼), Target (TGT -0,87% ▼), Broadcom (AVGO -0,67% ▼), Okta (OKTA -3,65% ▼), Rigetti Computing (RGTI -6,55% ▼), Costco (COST +2,44% ▲), dan JD.com (JD -1,67% ▼).