CEO platform Real Vision, Raul Pal, mengungkapkan hubungan langsung antara turbulensi pasar kripto saat ini dan kekhawatiran yang meningkat dari Federal Reserve AS terkait kemungkinan resesi. Menurutnya, aset digital telah beralih ke kategori instrumen bermasalah, berbeda dari saham tradisional yang didukung oleh program pembelian kembali dan harapan pertumbuhan perusahaan. Raul Pal menekankan bahwa volatilitas mata uang kripto saat ini mencerminkan bukan hanya fluktuasi pasar, tetapi juga sebagai alarm bagi pelaku pasar keuangan.
Cryptocurrency sebagai Barometer Risiko Sistemik
Raul Pal melihat mata uang digital bukan hanya sebagai instrumen keuangan, tetapi juga sebagai sinyal penting yang mendahului krisis ekonomi. Aset kripto berfungsi sebagai indikator yang mendorong investor menyesuaikan strategi mereka lebih awal sebelum masalah muncul di sektor pasar lain. Dalam postingannya di media sosial X, analis ini memperingatkan: ada risiko nyata terulangnya skenario tahun 2018–2019, ketika pasar mengalami guncangan besar. Dengan ungkapan kiasan, sinyal peringatan sudah terdengar dan semakin keras.
Konfrontasi antara Departemen Keuangan dan Fed dalam Mengendalikan Likuiditas
Raul Pal mengungkapkan alasan yang lebih dalam di balik ketidakstabilan saat ini, menunjukkan adanya konfrontasi tersembunyi antara Departemen Keuangan AS dan Federal Reserve dalam mengendalikan aliran uang dalam ekonomi. Departemen Keuangan berfokus pada penyaluran dana ke sektor riil melalui kredit perbankan, sementara Fed mengikuti pendekatan tradisional — pelonggaran kuantitatif, yaitu pencetakan uang dan pembelian obligasi pemerintah. Selama pertarungan kepentingan ini berlangsung, dolar yang baru dicetak terkonsentrasi di rekening lembaga kredit, hampir tidak mencapai ekonomi riil maupun sektor spekulatif, termasuk pasar kripto.
Meskipun menghadapi kondisi makroekonomi yang sulit, analis dari perusahaan trading QCP Capital mencatat sinyal positif: pada sesi perdagangan pertama minggu ini, Bitcoin mampu bertahan di atas level psikologis kritis di $92.000. Level resistansi ini penting untuk arah pergerakan selanjutnya: mempertahankannya meningkatkan kemungkinan tren naik dalam jangka menengah. Dengan demikian, meskipun menghadapi tantangan makroekonomi dan kesulitan dalam distribusi likuiditas, pasar kripto menunjukkan ketahanan teknis yang dapat menjadi dasar pemulihan potensial.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Raul Pal: cryptocurrency mengisyaratkan kekhawatiran Fed sebelum resesi
CEO platform Real Vision, Raul Pal, mengungkapkan hubungan langsung antara turbulensi pasar kripto saat ini dan kekhawatiran yang meningkat dari Federal Reserve AS terkait kemungkinan resesi. Menurutnya, aset digital telah beralih ke kategori instrumen bermasalah, berbeda dari saham tradisional yang didukung oleh program pembelian kembali dan harapan pertumbuhan perusahaan. Raul Pal menekankan bahwa volatilitas mata uang kripto saat ini mencerminkan bukan hanya fluktuasi pasar, tetapi juga sebagai alarm bagi pelaku pasar keuangan.
Cryptocurrency sebagai Barometer Risiko Sistemik
Raul Pal melihat mata uang digital bukan hanya sebagai instrumen keuangan, tetapi juga sebagai sinyal penting yang mendahului krisis ekonomi. Aset kripto berfungsi sebagai indikator yang mendorong investor menyesuaikan strategi mereka lebih awal sebelum masalah muncul di sektor pasar lain. Dalam postingannya di media sosial X, analis ini memperingatkan: ada risiko nyata terulangnya skenario tahun 2018–2019, ketika pasar mengalami guncangan besar. Dengan ungkapan kiasan, sinyal peringatan sudah terdengar dan semakin keras.
Konfrontasi antara Departemen Keuangan dan Fed dalam Mengendalikan Likuiditas
Raul Pal mengungkapkan alasan yang lebih dalam di balik ketidakstabilan saat ini, menunjukkan adanya konfrontasi tersembunyi antara Departemen Keuangan AS dan Federal Reserve dalam mengendalikan aliran uang dalam ekonomi. Departemen Keuangan berfokus pada penyaluran dana ke sektor riil melalui kredit perbankan, sementara Fed mengikuti pendekatan tradisional — pelonggaran kuantitatif, yaitu pencetakan uang dan pembelian obligasi pemerintah. Selama pertarungan kepentingan ini berlangsung, dolar yang baru dicetak terkonsentrasi di rekening lembaga kredit, hampir tidak mencapai ekonomi riil maupun sektor spekulatif, termasuk pasar kripto.
Bitcoin Mempertahankan Dukungan Psikologis Strategis
Meskipun menghadapi kondisi makroekonomi yang sulit, analis dari perusahaan trading QCP Capital mencatat sinyal positif: pada sesi perdagangan pertama minggu ini, Bitcoin mampu bertahan di atas level psikologis kritis di $92.000. Level resistansi ini penting untuk arah pergerakan selanjutnya: mempertahankannya meningkatkan kemungkinan tren naik dalam jangka menengah. Dengan demikian, meskipun menghadapi tantangan makroekonomi dan kesulitan dalam distribusi likuiditas, pasar kripto menunjukkan ketahanan teknis yang dapat menjadi dasar pemulihan potensial.