Dalam perayaan Tahun Baru baru-baru ini, Bursa Emas Hong Kong mengungkapkan inisiatif strategis utama yang menempatkan wilayah ini sebagai pusat utama perdagangan komoditas digital. Ketua Zhang Dexi mengungkapkan bahwa lembaga ini secara resmi bermitra dengan anak perusahaan Alibaba Group untuk merancang infrastruktur blockchain yang dirancang khusus untuk perdagangan komoditas digital. Kolaborasi ini akan melampaui pengembangan perangkat lunak dan mencakup platform perdagangan logam mulia internasional serta mekanisme penyelesaian yang komprehensif.
Kerangka Kerja Terpadu untuk Ekosistem Keuangan Hong Kong
Inisiatif blockchain ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan berbagai operasi perdagangan Hong Kong di bawah satu struktur regulasi dan manajemen risiko. Ini mencakup perdagangan spot, pasar berjangka, transaksi emas digital, perdagangan B2C, layanan aktuaria, dan transaksi over-the-counter. Dengan menyatukan sistem yang berbeda ini, Bursa Emas Hong Kong berupaya meningkatkan efisiensi operasional dan kepatuhan regulasi di semua saluran perdagangan.
Jadwal Pengembangan Enam Bulan dan Tujuan Integrasi
Kemitraan ini diperkirakan akan selesai dalam waktu enam bulan, dengan ambisi mengintegrasikan sistem blockchain baru ke dalam infrastruktur kliring terpusat Hong Kong yang didirikan oleh pemerintah regional. Integrasi ini akan menjadi evolusi penting dalam pengelolaan penyelesaian logam mulia dan aset digital di wilayah tersebut, berpotensi menempatkan Hong Kong di depan pusat keuangan lain seperti Singapura dalam infrastruktur perdagangan komoditas berbasis blockchain.
Signifikansi Strategis bagi Perkembangan Keuangan Digital Hong Kong
Kolaborasi ini menegaskan komitmen Hong Kong untuk memanfaatkan teknologi blockchain sebagai fondasi dari strategi modernisasi keuangannya. Saat pusat keuangan regional bersaing untuk dominasi di pasar aset digital, kemitraan Hong Kong dengan raksasa teknologi seperti Alibaba menunjukkan kemampuan wilayah ini untuk menggerakkan sumber daya dan keahlian. Platform terpadu ini bukan hanya peningkatan teknologi, tetapi juga posisi strategis yang memperkuat peran Hong Kong sebagai pemimpin global dalam mengintegrasikan pasar komoditas tradisional dengan infrastruktur perdagangan digital yang berkembang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bursa Emas Hong Kong Meningkatkan Perdagangan Aset Digital dengan Solusi Blockchain Alibaba
Dalam perayaan Tahun Baru baru-baru ini, Bursa Emas Hong Kong mengungkapkan inisiatif strategis utama yang menempatkan wilayah ini sebagai pusat utama perdagangan komoditas digital. Ketua Zhang Dexi mengungkapkan bahwa lembaga ini secara resmi bermitra dengan anak perusahaan Alibaba Group untuk merancang infrastruktur blockchain yang dirancang khusus untuk perdagangan komoditas digital. Kolaborasi ini akan melampaui pengembangan perangkat lunak dan mencakup platform perdagangan logam mulia internasional serta mekanisme penyelesaian yang komprehensif.
Kerangka Kerja Terpadu untuk Ekosistem Keuangan Hong Kong
Inisiatif blockchain ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan berbagai operasi perdagangan Hong Kong di bawah satu struktur regulasi dan manajemen risiko. Ini mencakup perdagangan spot, pasar berjangka, transaksi emas digital, perdagangan B2C, layanan aktuaria, dan transaksi over-the-counter. Dengan menyatukan sistem yang berbeda ini, Bursa Emas Hong Kong berupaya meningkatkan efisiensi operasional dan kepatuhan regulasi di semua saluran perdagangan.
Jadwal Pengembangan Enam Bulan dan Tujuan Integrasi
Kemitraan ini diperkirakan akan selesai dalam waktu enam bulan, dengan ambisi mengintegrasikan sistem blockchain baru ke dalam infrastruktur kliring terpusat Hong Kong yang didirikan oleh pemerintah regional. Integrasi ini akan menjadi evolusi penting dalam pengelolaan penyelesaian logam mulia dan aset digital di wilayah tersebut, berpotensi menempatkan Hong Kong di depan pusat keuangan lain seperti Singapura dalam infrastruktur perdagangan komoditas berbasis blockchain.
Signifikansi Strategis bagi Perkembangan Keuangan Digital Hong Kong
Kolaborasi ini menegaskan komitmen Hong Kong untuk memanfaatkan teknologi blockchain sebagai fondasi dari strategi modernisasi keuangannya. Saat pusat keuangan regional bersaing untuk dominasi di pasar aset digital, kemitraan Hong Kong dengan raksasa teknologi seperti Alibaba menunjukkan kemampuan wilayah ini untuk menggerakkan sumber daya dan keahlian. Platform terpadu ini bukan hanya peningkatan teknologi, tetapi juga posisi strategis yang memperkuat peran Hong Kong sebagai pemimpin global dalam mengintegrasikan pasar komoditas tradisional dengan infrastruktur perdagangan digital yang berkembang.