Kegagalan berantai pasar kripto: Dari Fed hingga Timur Tengah

Penurunan Bitcoin di bawah angka $84.500 — ini bukan sekadar koreksi teknis. Di baliknya terdapat gabungan gangguan makroekonomi dan gejolak geopolitik yang telah menjadikan cryptocurrency sebagai sandera dari politik besar. Mari kita bahas faktor-faktor apa saja yang memicu keruntuhan sebesar ini dan apa konsekuensinya.

Gangguan Makroekonomi: Posisi Fed Menentukan Nasib Pasar

Serangan utama datang dari Federal Reserve. Regulator tidak hanya mempertahankan suku bunga di level 3,75%, tetapi juga menegaskan pendekatan “hawkish” terhadap kebijakan moneter. Pasar kehilangan harapan akan penurunan suku bunga pada Maret — investor secara massal berbalik ke obligasi pemerintah AS, yang imbal hasilnya meningkat tajam.

Ketika bank sentral memegang posisi tegas, modal mulai mengalir keluar dari aset berisiko. Cryptocurrency menjadi yang pertama dalam daftar “korban” dari pergeseran portofolio ini. Bitcoin kehilangan lebih dari 6% nilainya dalam 24 jam — ini adalah akibat langsung dari hilangnya kepercayaan terhadap investasi berisiko.

Eskalasi Geopolitik: Iran dan Minyak sebagai Katalis Ketakutan

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran mencapai puncaknya. Ini memicu kenaikan harga minyak dan mengembalikan risiko inflasi ke pusat perhatian pasar. Ketika ancaman konflik global muncul, investor mencari perlindungan di aset tradisional — emas melonjak tajam, sementara cryptocurrency menjadi kandidat utama untuk dijual.

Di sini muncul pola penting: Bitcoin diperdagangkan sebagai barometer makroekonomi. Dalam tanda-tanda ketidakstabilan sistemik, modal lebih memilih keamanan daripada eksotika. Gangguan geopolitik secara otomatis mengubah arah aliran modal.

Trigger Trump: Perang Dagang dan Kontradiksi Strategis

Presiden AS terus mendorong konsep ibu kota kripto Amerika dan menjanjikan dukungan untuk pasar cryptocurrency. Namun, keputusan kerasnya dalam kebijakan luar negeri — seperti pengenaan tarif 25% terhadap Korea Selatan dan pernyataan agresif terhadap Iran — memicu mode “buru risiko” (Risk-off mode).

Paradoksnya, Trump secara bersamaan mengumumkan kebijakan ramah kripto dan melalui tindakannya memicu mekanisme kepanikan. Tambahkan berita tentang kemungkinan kompromi terhadap dompet pemerintah AS — dan akan terbentuklah badai sempurna untuk likuidasi posisi massal.

Gangguan Teknis: Ketika Rangkaian Likuidasi Menjadi Mekanisme yang Menguat Sendiri

Penurunan tidak hanya terbatas pada penjualan saja. Pada level $88.000–$87.000, terkonsentrasi posisi long dengan leverage besar. Ketika harga menembus angka $87.500, terjadi rangkaian likuidasi otomatis senilai $1,5 miliar.

Mekanisme ini bekerja berdasarkan prinsip self-reinforcing: harga turun → stop-loss tersentuh → posisi ditutup secara paksa → harga turun lagi → gelombang likuidasi baru. Gangguan teknis ini menyebar ke seluruh pasar, sampai harga menemukan support di level $84.416.

Menariknya, penjualan paling aktif terjadi selama sesi perdagangan Asia. Institusi Jepang, menghadapi volatilitas yen, memutuskan menilai ulang portofolio mereka. Mereka yang masuk ke Bitcoin di awal tahun memilih mengamankan keuntungan di tengah ketidakpastian yang meningkat.

Situasi Teknis: Oversold dan Pencarian Dasar

Pada grafik harian Bitcoin, indeks kekuatan relatif (RSI) turun ke angka 41, menunjukkan kondisi oversold. Secara teknis, pasar telah memasuki zona di mana rebound menjadi mungkin, tetapi diperlukan berita positif atau ketenangan situasi geopolitik terlebih dahulu.

Harga saat ini mencerminkan bukan kepercayaan yang runtuh terhadap aset itu sendiri, melainkan pelarian modal sementara dari semua posisi berisiko. Gangguan kepercayaan terhadap lingkungan makroekonomi — inilah penyebab utama keruntuhan.

Apa Selanjutnya: Skema Pemulihan dan Tren Penurunan

Pemulihan bergantung pada dua faktor utama. Pertama — mendapatkan sinyal positif dari pemerintahan Trump, yang akan mengurangi ketidakpastian. Kedua — stabilisasi situasi di Timur Tengah dan penurunan harga minyak yang sesuai.

Jika ini tidak terjadi, penurunan bisa berlanjut ke level support sebelumnya. Gangguan kepercayaan terhadap ekonomi global dapat mempertahankan tekanan pada Bitcoin selama beberapa minggu lagi. Investor harus memantau tidak hanya level teknis, tetapi juga kalender makroekonomi — dalam situasi saat ini, dialah yang menentukan arah pasar.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)