2026 tahun Peluang Pecahnya DeFi: Bagaimana RWA Mengakhiri Musim Dingin Imbal Hasil
Melihat APY dari penambangan likuiditas di chain turun di bawah 5%, ada sebuah protokol yang justru berbalik—langsung memindahkan hasil 3,65% dari obligasi pemerintah AS ke blockchain. Ini terdengar cukup aneh, tetapi esensinya adalah melalui smart contract memungkinkan T-Bills untuk menyelesaikan kepemilikan dan pembagian dividen di chain, bukan sekadar pengemasan angka.
Kerangka pinjaman ini dibagi menjadi tiga rentang, masing-masing memiliki keunikannya. Classic Zone menjamin kebutuhan likuiditas yang bisa dipinjam dan dikembalikan kapan saja, sementara Smart Lending memungkinkan LP menangkap keuntungan dari arbitrase dalam transaksi DEX, yang merupakan desain dengan pengembalian ganda. Rentang Fixed Rate khusus disediakan untuk para arbitrator—mereka perlu mengunci biaya untuk mengimbangi risiko, dan kebutuhan ini selalu ada.
Berdasarkan informasi yang terungkap dari peta jalan resmi H1, lebih banyak aset RWA akan segera terintegrasi ke dalam ekosistem. Dengan kata lain, pengguna nantinya dapat menggunakan BNB sebagai jaminan, dan mungkin secara tidak langsung memegang surat berharga komersial atau klaim atas properti sebagai aset nyata. Saat ini, dalam total aset terkunci di DeFi di chain BNB, protokol ini sudah menguasai lebih dari 11%, dan eksperimen ini mungkin sedang mendefinisikan logika pengembalian di babak bull berikutnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Blockwatcher9000
· 9jam yang lalu
Agak menarik, memindahkan obligasi negara ke blockchain benar-benar bisa menjadi senjata... Tapi berapa lama logika ini bisa bertahan, tergantung bagaimana pengawasan akan dimainkan
Lihat AsliBalas0
BanklessAtHeart
· 13jam yang lalu
Ini lagi-lagi narasi penyelamat RWA, tapi sejujurnya kali ini memang agak berbeda. Bagian 11% dari saham terkunci bukan lelucon, sepertinya urusan pengangkatan obligasi pemerintah ke blockchain benar-benar akan terjadi.
Lihat AsliBalas0
LiquidationWatcher
· 13jam yang lalu
RWA kali ini memang cukup menarik, jauh lebih andal dibandingkan dengan mining udara. Tapi apakah 3.65% benar-benar bisa menyembuhkan musim dingin APY? Rasanya kita harus menunggu lebih banyak aset yang terhubung untuk melihat jalan keluarnya.
Lihat AsliBalas0
BearMarketSurvivor
· 13jam yang lalu
Bagian 11%? Ini benar-benar yang benar-benar inovatif, jauh lebih dapat diandalkan daripada koin tiruan yang mereka gebrak setiap hari
Lihat AsliBalas0
NFTArchaeologis
· 13jam yang lalu
Menarik, ini seperti memindahkan "pendapatan pasti" dari keuangan tradisional ke dalam blockchain—agak seperti para bankir zaman Renaissance yang tiba-tiba membuka stan di atas blockchain. Likuiditas yang didukung oleh aset nyata jauh lebih kokoh daripada permainan angka murni...
2026 tahun Peluang Pecahnya DeFi: Bagaimana RWA Mengakhiri Musim Dingin Imbal Hasil
Melihat APY dari penambangan likuiditas di chain turun di bawah 5%, ada sebuah protokol yang justru berbalik—langsung memindahkan hasil 3,65% dari obligasi pemerintah AS ke blockchain. Ini terdengar cukup aneh, tetapi esensinya adalah melalui smart contract memungkinkan T-Bills untuk menyelesaikan kepemilikan dan pembagian dividen di chain, bukan sekadar pengemasan angka.
Kerangka pinjaman ini dibagi menjadi tiga rentang, masing-masing memiliki keunikannya. Classic Zone menjamin kebutuhan likuiditas yang bisa dipinjam dan dikembalikan kapan saja, sementara Smart Lending memungkinkan LP menangkap keuntungan dari arbitrase dalam transaksi DEX, yang merupakan desain dengan pengembalian ganda. Rentang Fixed Rate khusus disediakan untuk para arbitrator—mereka perlu mengunci biaya untuk mengimbangi risiko, dan kebutuhan ini selalu ada.
Berdasarkan informasi yang terungkap dari peta jalan resmi H1, lebih banyak aset RWA akan segera terintegrasi ke dalam ekosistem. Dengan kata lain, pengguna nantinya dapat menggunakan BNB sebagai jaminan, dan mungkin secara tidak langsung memegang surat berharga komersial atau klaim atas properti sebagai aset nyata. Saat ini, dalam total aset terkunci di DeFi di chain BNB, protokol ini sudah menguasai lebih dari 11%, dan eksperimen ini mungkin sedang mendefinisikan logika pengembalian di babak bull berikutnya.