Baru-baru ini saya menyusun sebuah pendekatan alokasi aset berdasarkan pengalaman praktis saya di DeFi, dengan modal awal sebesar 10.000.000 IDR. Sejujurnya, bertahan di pasar ini bukan karena meraih keuntungan tinggi secara impulsif, tetapi karena menemukan titik keseimbangan antara imbal hasil dan risiko. Rencana ini saya sesuaikan berulang kali, setiap langkah didesain berdasarkan skenario nyata, bukan sekadar teori di atas kertas.



Pertama-tama, mari bahas logika inti: total dana dibagi menjadi tiga bagian, masing-masing memiliki peran.

**Bagian pertama: Dasar Pendapatan Stabil**

Saya mengalokasikan 50% dari dana (5 juta IDR) untuk ditukarkan menjadi slisBNB, lalu memasukkannya ke dalam protokol pinjaman sebagai jaminan. Ada keputusan penting di sini—saya menetapkan rasio jaminan tetap di 200%, tidak berani lebih agresif. Kenapa? Karena ini memungkinkan saya meminjam sekitar 2,5 juta lisUSD stablecoin, sekaligus menjaga margin keamanan.

Stablecoin yang dipinjam tidak dibiarkan menganggur, langsung saya taruh ke dalam kolam hasil. Berdasarkan pengujian, imbal hasil tahunan stabil sekitar 12%. Pendapatan ini mirip deposito berjangka, fluktuasi kecil, tidur nyenyak.

Pengendalian risiko saya lakukan dengan sangat serius. Saat pasar tidak bagus, jika BNB turun lebih dari 10%, saya mulai menambah margin. Selain itu, saya pakai alat monitoring seperti DeFiSaver, yang memantau rasio jaminan 24 jam, dan memberi peringatan otomatis jika ada sinyal risiko. Tujuannya sangat sederhana—mencegah likuidasi dari sumbernya.

**Bagian kedua: Peluang Pertumbuhan**

Dari sisa dana, 30% (3 juta IDR) saya investasikan ke area inovasi melalui mining. Caranya adalah dengan men-stake sekitar 1,5 juta IDR worth weETH, sekaligus meminjam 750 ribu lisUSD untuk ikut serta dalam mining poin. Dengan perhitungan, imbal hasil tahunan bisa mencapai 28%. Tingkat pengembalian ini cukup menarik untuk dana yang mampu menanggung fluktuasi, menawarkan nilai yang bagus. Kamu bisa ikut serta dalam ekosistem proyek baru sejak awal, tanpa menaruh semua aset di satu tempat.

**Bagian ketiga: Nilai Jangka Panjang**

Sisa 20% (2 juta IDR) saya gunakan untuk mengunci token governance. Setelah dikunci sebanyak 20 ribu token, saya punya suara dalam pengambilan keputusan ekosistem, sekaligus berbagi hasil pertumbuhan protokol. Bagian ini lebih untuk membangun nilai jangka panjang, bukan berharap kenaikan cepat dalam waktu singkat.

**Beberapa Detail Praktis**

Saat memilih skema staking, saya bandingkan berbagai platform untuk mendapatkan peluang pengembalian 5%-8%. Detail kecil seperti ini, jika dikumpulkan, tetap terasa manfaatnya.

Secara keseluruhan, strategi ini menggabungkan pendapatan dasar dari stablecoin, peluang kenaikan melalui mining dan penguncian token, serta perlindungan risiko dengan peringatan harga dan otomatisasi. Jika kamu ingin menemukan keseimbangan antara stabilitas dan inovasi di ekosistem DeFi, pendekatan ini bisa jadi referensi.
BNB0,22%
WEETH-0,59%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 4
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
GweiWatchervip
· 2jam yang lalu
200% rasio jaminan tidak berani digerakkan, aku rasa memang takut banget ahahaha
Lihat AsliBalas0
TokenomicsPolicevip
· 14jam yang lalu
Apakah rasio jaminan 200% benar-benar stabil, atau hanya terlihat stabil
Lihat AsliBalas0
WhaleInTrainingvip
· 14jam yang lalu
Rasio jaminan 200% ini konservatif, sebelumnya saya pernah dilikuidasi karena serakah, sekarang saya juga lebih baik tetap stabil jika memungkinkan.
Lihat AsliBalas0
ShibaMillionairen'tvip
· 14jam yang lalu
Basis stabil 50%, penambangan 30%, tata kelola 20%, konfigurasi ini rasanya kurang sedikit... apakah lindung nilai short position?
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)