Siklus pasar bukanlah sekadar lemparan dadu yang kacau—sebenarnya cukup dapat diprediksi setelah Anda memahami apa yang menggerakkannya.
Alasannya? Sifat manusia tetap konsisten. Ketakutan yang sama, keserakahan yang sama, penolakan yang sama, euforia yang sama—mereka berputar dalam urutan yang hampir sama setiap saat.
Baik Anda memperdagangkan Bitcoin, altcoin, atau aset lainnya, pola emosional ini berulang. Investor merasa panik saat crash, menjadi serakah di puncak, meyakinkan diri bahwa penurunan tidak akan terjadi, lalu kehilangan akal saat harga melonjak. Ini bersifat mekanis.
Ini bukan gangguan acak. Ini adalah psikologi yang berperilaku di skala besar. Setelah Anda mengenali pola—di mana ketakutan mendominasi, di mana keserakahan muncul—Anda mulai melihat siklus bukan sebagai kejutan tetapi sebagai rangkaian yang tak terelakkan. Memahami ritme ini pada dasarnya adalah membaca suasana pasar secara real time.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
rugged_again
· 4jam yang lalu
ngl mengatakan sedikit masuk akal, tetapi saya tetap merasa tidak masuk akal setiap kali kehilangan uang di setiap siklus
Lihat AsliBalas0
AirdropSkeptic
· 15jam yang lalu
ngl benar, tapi sebenarnya yang bisa menjual di puncak keserakahan itu cuma beberapa...
Lihat AsliBalas0
Degentleman
· 15jam yang lalu
ngl teori ini sudah pernah didengar berkali-kali, tapi setiap kali tetap saja dikalahkan oleh emosi sendiri, mental ini apa pun yang dikatakan tetap sia-sia
Lihat AsliBalas0
bridgeOops
· 15jam yang lalu
Kata-kata terdengar indah, tetapi saat akun sendiri benar-benar merah darah, siapa yang masih bisa tenang dan menganalisis psikologi?
Lihat AsliBalas0
TestnetScholar
· 15jam yang lalu
Benar, itu adalah siklus manusiawi, setiap kali saya menginjak jebakan tetap saja tidak belajar.
Lihat AsliBalas0
SchroedingerAirdrop
· 15jam yang lalu
Kata-kata terdengar bagus, tetapi saat harga benar-benar turun, tetap saja panik, dan meskipun mental sudah sekuat apapun, tidak mampu menahan penyusutan akun.
Lihat AsliBalas0
DegenDreamer
· 15jam yang lalu
Benar sekali, ini adalah permainan psikologis. Jika sudah dipahami, menjadi sederhana.
Siklus pasar bukanlah sekadar lemparan dadu yang kacau—sebenarnya cukup dapat diprediksi setelah Anda memahami apa yang menggerakkannya.
Alasannya? Sifat manusia tetap konsisten. Ketakutan yang sama, keserakahan yang sama, penolakan yang sama, euforia yang sama—mereka berputar dalam urutan yang hampir sama setiap saat.
Baik Anda memperdagangkan Bitcoin, altcoin, atau aset lainnya, pola emosional ini berulang. Investor merasa panik saat crash, menjadi serakah di puncak, meyakinkan diri bahwa penurunan tidak akan terjadi, lalu kehilangan akal saat harga melonjak. Ini bersifat mekanis.
Ini bukan gangguan acak. Ini adalah psikologi yang berperilaku di skala besar. Setelah Anda mengenali pola—di mana ketakutan mendominasi, di mana keserakahan muncul—Anda mulai melihat siklus bukan sebagai kejutan tetapi sebagai rangkaian yang tak terelakkan. Memahami ritme ini pada dasarnya adalah membaca suasana pasar secara real time.