Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pernah bertanya-tanya siapa sebenarnya yang menemukan TNT dan dinamit? Biarkan saya ceritakan tentang Alfred Nobel, karena kisahnya jauh lebih menarik daripada yang kebanyakan orang sadari.
Jadi Nobel lahir di Stockholm pada tahun 1833, tetapi keluarganya pindah ke Rusia saat dia masih kecil. Ayahnya adalah seorang insinyur dan penemu, dan Alfred tumbuh di sekitar bahan peledak dan inovasi. Pada usia 16 tahun, pria ini sudah fasih dalam sekitar empat bahasa dan memiliki keahlian kimia yang serius.
Di sinilah cerita menjadi gila. Nobel menjadi terobsesi dengan nitrogliserin—cairan yang sangat mudah meledak ini yang pada dasarnya terlalu berbahaya untuk digunakan secara praktis. Semua orang tahu itu kuat, tetapi terus meledak secara tak terduga. Pada tahun 1863, Nobel menciptakan sebuah detonator yang benar-benar berfungsi. Kemudian pada tahun 1865, dia mengembangkan sebuah kapsul peledak. Tapi terobosan sebenarnya datang pada tahun 1867 ketika dia menemukan cara mencampur nitrogliserin dengan kieselguhr, bahan tanah berpori. Itulah cara dia menemukan dinamit—dan tiba-tiba Anda memiliki bahan peledak yang stabil dan dapat dikendalikan yang mengubah segalanya.
Dinamite bukan hanya sesuatu yang niche. Itu merevolusi seluruh industri. Perusahaan konstruksi akhirnya bisa membangun terowongan, jalur kereta api, dan kanal dalam skala besar. Pertambangan menjadi jauh lebih efisien. Nobel menjadi kaya dengan cepat, mendirikan pabrik di seluruh Eropa, dan terus berinovasi. Dia bahkan mengembangkan bubuk tanpa asap dan gelatin peledak.
Tapi inilah paradoks yang membuat Nobel menarik. Pria yang menghasilkan kekayaannya dari bahan peledak ini sebenarnya adalah seorang perdamaian. Dia benar-benar percaya bahwa kekuatan destruktif dari penemuannya akan mencegah perang, bukan mendorongnya. Kemudian pada tahun 1888, sebuah surat kabar secara keliru menerbitkan obituarinya, menyebutnya "pedagang kematian." Itu mungkin sangat memukulnya.
Lalu apa yang dia lakukan? Pada tahun 1895, Nobel memutuskan warisannya tidak akan tentang senjata atau kehancuran. Dia menulis wasiat yang meninggalkan sebagian besar kekayaannya untuk mendirikan Hadiah Nobel—penghargaan untuk fisika, kimia, kedokteran, sastra, dan perdamaian. Dia meninggal pada tahun 1896, tetapi visinya tetap bertahan.
Hal yang luar biasa adalah bagaimana Nobel mewakili kontradiksi ini dalam ilmu pengetahuan dan inovasi. Dia adalah penemu brilian yang mengubah industri, tetapi dia juga menyadari beban moral dari apa yang telah dia ciptakan. Kisahnya mengingatkan kita bahwa kemajuan ilmiah selalu datang dengan tanggung jawab. Orang yang menemukan TNT dan dinamit akhirnya menciptakan salah satu penghargaan paling bergengsi di dunia untuk perdamaian dan kemajuan manusia. Itu sebenarnya cukup mendalam jika dipikirkan.