Saya baru saja menyadari sesuatu yang benar-benar luar biasa tentang sejarah mata uang Pakistan. Pada tahun 1947, saat Pakistan meraih kemerdekaan, 1 USD terhadap PKR ada di angka hanya 3.31. Meloncat ke hari ini pada April 2026, dan Anda melihat kira-kira 279-280 PKR per dolar. Itu hampir 85x depresiasi dalam waktu kurang dari 80 tahun. Sangat mengagumkan bila dipikirkan.



Berikut yang membuat rupee begitu kuat pada awalnya. Pakistan memulai sebagai negara tanpa utang, tepat setelah pemisahan. Mata uangnya dipatok ke British Pound Sterling karena hubungan kolonial, dan pound saat itu bernilai sekitar 4 USD. Jadi, kalau dihitung, rupee punya dukungan yang benar-benar kuat. Tidak ada pinjaman luar negeri, sistem tetap yang stabil, jangkar yang kokoh—itulah mengapa 1 USD ke PKR pada 1947 adalah kurs yang sangat menguntungkan bagi pihak Pakistan.

Lalu realitas menghantam. Retakan besar pertama muncul pada 1955 ketika mereka mendevaluasi menjadi sekitar 4.76 PKR per dolar, mencoba menyesuaikan dengan India. Tapi titik balik yang sebenarnya? Pada 1972, setelah Bangladesh berpisah. Perekonomian menerima pukulan besar, dan tiba-tiba kurs melonjak ke 11 PKR. Di sinilah Anda benar-benar bisa melihat tekanan mulai membangun.

Mulai dari dekade 1980-an dan seterusnya, semuanya menurun secara perlahan tapi pasti. Pada tahun 2000, Anda melihat 50-60 PKR per USD. Pada tahun 2010, angkanya mencapai 85. Lalu pada 2020, menjadi 160-170. Dan sekarang, kita berada di 279-280. Alasannya cukup jelas—impor melampaui ekspor, utang luar negeri yang terus menumpuk, ketidakstabilan politik, dan pergeseran dari sistem nilai tukar tetap ke sistem mengambang di mana pasar yang menentukan nilai.

Yang menarik adalah perjalanan mata uang ini mencerminkan pergulatan ekonomi Pakistan yang lebih luas. Rupee tidak melemah karena semacam kejadian acak—ini mencerminkan tantangan struktural selama puluhan tahun, inflasi, dan tekanan eksternal. Memahami betapa dramatisnya perubahan kurs USD ke PKR sejak kemerdekaan sebenarnya memberi banyak wawasan tentang jalur ekonomi negara tersebut.

Ini adalah pengingat yang menyadihkan bahwa kekuatan mata uang tidak bersifat permanen. Apa yang tampak tak tergoyahkan pada 1947 menjadi rapuh seiring waktu. Kisah rupee pada dasarnya adalah contoh buku teks tentang mengapa stabilitas ekonomi dan disiplin fiskal sangat penting bagi negara mana pun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan