Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Perhatikan bahwa banyak pemula dalam trading kripto tidak memperhatikan satu hal penting — perbedaan antara harga beli dan jual. Ini sebenarnya bisa sangat mempengaruhi profitabilitas Anda, terutama jika Anda sering melakukan trading.
Inilah intinya. Ketika Anda melihat buku order, Anda melihat dua harga: harga tertinggi yang bersedia ditawarkan pembeli, dan harga terendah yang bersedia diterima penjual. Di antara keduanya selalu ada selisih — ini adalah spread bid-ask. Misalnya, jika harga beli terbaik adalah 22.346 dolar, dan harga jual terbaik adalah 22.347 dolar, maka spread-nya adalah satu dolar.
Mengapa ini terjadi? Sederhana saja karena pembeli dan penjual jarang cocok dalam harga. Semakin banyak peserta di pasar, semakin sempit spread-nya. Pada pasangan trading yang sangat likuid, spread bisa sangat kecil, bahkan mikroskopis, sedangkan pada pasangan yang kurang likuid, spread bisa cukup terlihat. Ketika pasar sedang chaos atau tidak pasti, spread biasanya melebar karena orang menjadi lebih berhati-hati.
Dan sekarang yang paling menarik — bagaimana ini mempengaruhi trading Anda. Bayangkan Anda trading sebuah koin, yang harga wajar-nya 0,35 dolar, tetapi spread bid-ask-nya adalah 0,02 dolar. Anda membeli pada 0,36 dolar (harga jual terendah), dan hanya bisa menjual pada 0,34 dolar (harga beli tertinggi). Artinya, harga harus naik sekitar lima persen agar Anda benar-benar impas. Setiap transaksi seperti ini mengurangi sebagian keuntungan Anda, dan seiring waktu, ini terkumpul menjadi jumlah yang cukup besar.
Jika Anda trader aktif, maka spread bid-ask bukan sekadar teori, melainkan faktor nyata yang langsung mempengaruhi hasil Anda. Perhatikan likuiditas pasangan trading sebelum masuk ke posisi.