Belakangan ini banyak orang yang bingung memilih bedak tabur, ya. Saya juga sudah mencoba berbagai macam, dan menyadari bahwa bedak yang lembap dan yang kering benar-benar berbeda.



Secara pribadi, yang saya rekomendasikan adalah yang tidak membuat wajah terlihat berbutir. Saat dipakai di pagi hari memang bagus, tapi setelah beberapa jam menjadi kering dan pecah-pecah, itu sangat tidak nyaman, kan? Dengan bedak tabur yang memiliki tekstur lembap, bahkan setelah 8 jam tidak akan terlihat kering atau pecah-pecah. Sebaliknya, kulit tetap terasa lembap dan terhidrasi.

Kemampuan menutupi pori-pori dan noda hitam juga penting, tapi jujur saja, banyak produk yang sulit menutupi semuanya secara sempurna. Jadi, saya rasa kunci utamanya adalah dengan mengatur primer yang tepat. Hanya dengan menggunakan primer berwarna beige, tampilan foundation bisa berubah total.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah case dan cermin. Compact yang mudah dibawa memang penting, tapi jika cermin kecil, sangat merepotkan saat touch-up di luar rumah. Cermin yang menampilkan seluruh wajah sangat membantu, karena kita bisa langsung melihat kilap dan noda hitam sekaligus, jadi sangat praktis.

Saya jadi paham bahwa orang yang kulitnya cenderung berminyak di zona T dan yang kulitnya kering di pipi harus memilih bedak tabur yang sesuai. Terutama untuk kulit kombinasi, saya rasa sangat disarankan untuk memilih berdasarkan kondisi kulit dari pagi sampai 8 jam kemudian, terutama bagi mereka yang memiliki kulit kombinasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan