Bagaimana jika data yang disimpan di blockchain Bitcoin ternyata membawa risiko hukum yang serius? Perkembangan Inscriptions—teknologi yang memungkinkan pengguna menyematkan file dan gambar langsung pada blockchain Bitcoin—telah menarik perhatian Nick Szabo, salah satu pengembang inti Bitcoin. Nick Szabo menekankan bahwa Bitcoin sejatinya dirancang sebagai sistem pembayaran peer-to-peer, bukan repositori data universal. Menurutnya, penggunaan blockchain untuk menyimpan konten, terutama yang berpotensi ilegal, membuka peluang bagi intervensi regulasi yang ketat.



Inscriptions bekerja dengan menyematkan data pada satoshi (unit terkecil Bitcoin), sebuah inovasi yang memperluas fungsionalitas Bitcoin jauh melampaui tujuan originalnya. Namun, menurut Nick Szabo, ekspansi ini menimbulkan dilema kompleks: sifat tidak berubah (immutable) dari blockchain justru menjadi masalah jika konten tersebut melanggar hukum. Otoritas regulasi global melihat hal ini sebagai celah potensial, mendorong risiko penegakan hukum terhadap pengguna dan node operators. Peringatan Nick Szabo pada dasarnya menyoroti ketegangan fundamental antara kebebasan teknologi dan kepatuhan regulasi—sebuah tantangan yang akan terus membayangi evolusi Bitcoin ke depan.
BTC0,96%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan