Pada tanggal 10 Maret 2026, pukul 18:00 hingga 18:15 (UTC), ETH mengalami tingkat pengembalian sebesar -1,07% dalam grafik 15 menit, dengan kisaran harga berfluktuasi antara 2049,1 hingga 2073,15 USDT, dengan volatilitas sebesar 1,16%. Pada periode yang sama, volume transaksi pasar secara signifikan meningkat lebih dari 32%, dengan sering terjadinya aliran dana besar di blockchain, memicu fluktuasi emosi jangka pendek di pasar, perhatian meningkat secara cepat, dan risiko volatilitas semakin memburuk.
Pendorong utama dari pergerakan ini adalah penjualan besar-besaran oleh whale. Data di blockchain menunjukkan bahwa dalam jendela waktu tersebut, terdapat 4 transaksi besar dengan masing-masing lebih dari 5000 ETH, semuanya mengalir ke bursa utama tertentu, menandakan bahwa institusi atau dana utama sedang melakukan pengurangan posisi secara cepat. Transaksi besar ini menyebabkan likuiditas di bursa melonjak tajam, memperbesar tekanan penurunan harga.
Selain itu, jumlah aset terkunci (TVL) yang terkait dengan protokol DeFi utama yang terikat ETH juga menurun sekitar 0,9%, menunjukkan bahwa sebagian dana menarik diri dari pool likuiditas, sehingga preferensi risiko pasar jangka pendek menurun. Selain itu, kenaikan ETH akhir-akhir ini sudah cukup tinggi, indikator teknikal seperti MACD dan RSI berada di zona overbought, mendorong sebagian dana yang memperoleh keuntungan untuk melakukan take profit, memperbesar resonansi penyesuaian bersamaan dari aset kripto utama global. Dari segi makro, ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dan tekanan terhadap aset berisiko semakin memperkuat sentimen koreksi pasar.
Dalam jangka pendek, pergerakan dana whale dan tren keluar masuk dana dari protokol DeFi utama perlu diwaspadai secara tinggi, karena transaksi besar di blockchain dan masuknya dana ke bursa kemungkinan masih akan mempengaruhi pergerakan ETH dalam jangka pendek. Selain itu, jika muncul ketidakpastian baru dari kebijakan makro, risiko volatilitas akan terus meningkat. Investor harus memantau secara ketat level support di sekitar 2040 USDT, pergerakan dana di blockchain, dan perubahan sentimen pasar, serta waspada terhadap risiko chasing, sambil mengumpulkan informasi pasar real-time untuk mencari sinyal penyesuaian selanjutnya.