Peta ekonomi Jepang menunjukkan tanda-tanda pemulihan menjelang akhir Q1 2026

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Seiring berjalannya bulan Februari, peta ekonomi Jepang mulai terbentuk dengan kejelasan yang lebih besar setelah data lemah yang menandai penutupan tahun 2025. Analis dari ING memproyeksikan bahwa angka aktivitas ekonomi akan mengalami percepatan yang signifikan dalam beberapa bulan mendatang, membalik perlambatan yang terjadi di kuartal keempat, ketika PDB tumbuh di bawah perkiraan. Pemulihan ini didukung oleh faktor-faktor mulai dari stimulus fiskal hingga bonus gaji musim dingin yang secara historis mendorong konsumsi domestik.

Rebound yang diharapkan dalam produksi industri dan konsumsi setelah penutupan tahun yang lemah

Pemulihan dalam peta ekonomi akan terlihat lebih nyata pada produksi industri dan penjualan ritel selama bulan-bulan awal tahun. Menurut proyeksi ING yang dikutip oleh Jin10, diperkirakan terjadi pertumbuhan yang substansial di sektor-sektor ini, didorong oleh kombinasi langkah stimulus fiskal dan bonus gaji musim dingin yang menjadi ciri khas musim ini di Jepang. Faktor-faktor ini secara historis terbukti menjadi katalis utama untuk menghidupkan kembali permintaan domestik setelah periode kontraksi relatif.

Besarnya rebound yang diharapkan menunjukkan pemulihan yang lebih kuat dibandingkan kuartal sebelumnya, mencerminkan daya tahan ekonomi Jepang serta efektivitas kebijakan dukungan yang diterapkan. Data aktivitas awal ini dapat menandai awal dari fase baru yang lebih konstruktif dalam kinerja ekonomi nasional.

Tekanan deflasi memungkinkan menjaga stabilitas suku bunga

Di bidang moneter, peta ekonomi menawarkan prospek yang menguntungkan untuk kebijakan Bank Jepang. Inflasi konsumen di Tokyo, yang dianggap sebagai indikator awal tren nasional, terus menunjukkan tren penurunan, didukung oleh moderasi harga energi, utilitas, dan makanan.

Dalam skenario deflasi ini, ING memproyeksikan bahwa inflasi inti—yang mengecualikan volatilitas harga makanan segar—akan turun di bawah ambang batas 2% dalam waktu dekat. Dinamika ini akan memberi Bank Jepang fleksibilitas lebih besar untuk mempertahankan suku bunga kebijakan moneternya di level saat ini sebesar 0,75% saat rapat bulan Maret, menghindari langkah-langkah prematur di tengah pemulihan pertumbuhan yang terus menguat dan stabilitas harga yang tetap terjaga.

Konfigurasi saat ini dari peta ekonomi menunjukkan keseimbangan yang rapuh namun dapat dicapai antara stimulus untuk pertumbuhan dan pengendalian inflasi, memungkinkan otoritas moneter pusat untuk tetap berhati-hati sambil menunggu data-data dari minggu-minggu mendatang.

ING2,83%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)