Wilayah timur laut Amerika Serikat mengalami gangguan daya listrik yang cukup parah pada 23 Februari lalu. Krisis energi ini terjadi akibat sistem cuaca di Amerika yang sangat ekstrem, menggabungkan hembusan angin kencang dengan salju basah yang tebal. Kombinasi kondisi meteorologi ini menciptakan dampak yang signifikan bagi ratusan ribu penduduk di kawasan tersebut.
Angin dan Salju Basah Picu Kerusakan Infrastruktur
Sistem cuaca yang melanda wilayah itu membawa dampak langsung terhadap infrastruktur listrik. Angin kencang berpadu dengan beban salju basah yang berat menyebabkan pohon tumbang dan garis transmisi listrik rusak di berbagai lokasi. Kondisi ini menciptakan efek dominan terhadap distribusi daya di seluruh kawasan timur laut.
Jutaan Penduduk Terdampak Pemadaman
Menurut data dari situs pelacakan listrik Poweroutages.us yang dikutip oleh Jin10, pada pukul 6:30 pagi Waktu Timur (EST), hampir 400.000 pengguna langsung merasakan gangguan pasokan listrik. Jumlah ini menunjukkan skala besar dari dampak cuaca di Amerika pada infrastruktur energi nasional. Pemadaman meluas ke berbagai komunitas, mengakibatkan gangguan aktivitas domestik dan komersial yang luas di wilayah tersebut.
Respons Darurat dan Pemulihan
Otoritas setempat telah menggerakkan operasi pemulihan untuk mengatasi dampak dari cuaca ekstrem ini. Tim teknisi listrik bekerja untuk memperbaiki garis transmisi yang rusak dan memulihkan pasokan daya ke area-area yang terdampak. Situasi ini menunjukkan tantangan berkelanjutan yang dihadapi infrastruktur energi terhadap fenomena cuaca ekstrem di Amerika Serikat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Cuaca Ekstrem Memicu Pemadaman Listrik Masif di Amerika Serikat
Wilayah timur laut Amerika Serikat mengalami gangguan daya listrik yang cukup parah pada 23 Februari lalu. Krisis energi ini terjadi akibat sistem cuaca di Amerika yang sangat ekstrem, menggabungkan hembusan angin kencang dengan salju basah yang tebal. Kombinasi kondisi meteorologi ini menciptakan dampak yang signifikan bagi ratusan ribu penduduk di kawasan tersebut.
Angin dan Salju Basah Picu Kerusakan Infrastruktur
Sistem cuaca yang melanda wilayah itu membawa dampak langsung terhadap infrastruktur listrik. Angin kencang berpadu dengan beban salju basah yang berat menyebabkan pohon tumbang dan garis transmisi listrik rusak di berbagai lokasi. Kondisi ini menciptakan efek dominan terhadap distribusi daya di seluruh kawasan timur laut.
Jutaan Penduduk Terdampak Pemadaman
Menurut data dari situs pelacakan listrik Poweroutages.us yang dikutip oleh Jin10, pada pukul 6:30 pagi Waktu Timur (EST), hampir 400.000 pengguna langsung merasakan gangguan pasokan listrik. Jumlah ini menunjukkan skala besar dari dampak cuaca di Amerika pada infrastruktur energi nasional. Pemadaman meluas ke berbagai komunitas, mengakibatkan gangguan aktivitas domestik dan komersial yang luas di wilayah tersebut.
Respons Darurat dan Pemulihan
Otoritas setempat telah menggerakkan operasi pemulihan untuk mengatasi dampak dari cuaca ekstrem ini. Tim teknisi listrik bekerja untuk memperbaiki garis transmisi yang rusak dan memulihkan pasokan daya ke area-area yang terdampak. Situasi ini menunjukkan tantangan berkelanjutan yang dihadapi infrastruktur energi terhadap fenomena cuaca ekstrem di Amerika Serikat.