Perjanjian perdagangan India menghadapi risiko: pertarungan antara pemantauan tarif AS dan struktur sementara

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Menurut analisis terbaru dari lembaga Jin10, karakteristik perjanjian perdagangan terbaru antara India dan Amerika Serikat menunjukkan fitur yang tidak biasa. Hasil negosiasi antara India dan AS bukanlah hubungan kemitraan perdagangan tradisional yang didasarkan pada saling menghormati dan manfaat yang setara, melainkan dievaluasi sebagai struktur sementara yang mirip dengan bentuk bantuan Dana Moneter Internasional (IMF). Pernyataan ini secara mendalam mencerminkan ketidakseimbangan kekuasaan yang ada dalam negosiasi perdagangan saat ini.

Sifat Sementara Perjanjian Perdagangan India-AS dan Perbandingan Internasional

Berbeda dengan perjanjian bisnis resmi yang ditandatangani oleh negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Vietnam, India memperoleh kerangka perdagangan yang secara resmi digambarkan sebagai “sementara”. Kata-kata ini sendiri menyiratkan ketidakpastian dan variabilitas dari perjanjian tersebut. Para pengusaha dan pembuat kebijakan India yang meninjau teks perjanjian menyadari perbedaan kunci ini, yang menunjukkan bahwa India berada dalam posisi yang kurang menguntungkan terkait stabilitas perdagangan.

Biaya Sebenarnya dan Kondisi Tersirat dari Pengurangan Tarif Setengah

Dalam hal tarif, eksportir India memang mendapatkan sedikit kelonggaran. Tarif tinggi sebesar 50% yang diberlakukan sejak Agustus telah dikurangi menjadi 25%, yang merupakan sinyal positif terhadap daya saing produk India di pasar AS. Namun, langkah pengurangan tarif ini bukanlah bentuk keuntungan perdagangan tanpa syarat, melainkan disertai dengan kondisi politik yang jelas. Pihak AS secara tegas menyebut sisa tarif 25% sebagai “langkah hukuman” terhadap India, dengan alasan bahwa India secara “tidak langsung” mendukung operasi militer Putin di Ukraina melalui pembelian minyak Rusia. Pernyataan ini mengubah sengketa perdagangan tradisional menjadi penilaian geopolitik.

Mekanisme Pemantauan Berkelanjutan dan Ketidakpastian Jangka Panjang

Pemerintah Trump membentuk sebuah komite khusus yang dipimpin oleh Menteri Perdagangan Howard Lutnick melalui sebuah perintah eksekutif. Tugas komite ini adalah memantau secara terus-menerus apakah India “langsung atau tidak langsung” mengimpor minyak Rusia. Definisi yang terbuka ini memberi fleksibilitas terbesar kepada pemerintah AS—mereka dapat, berdasarkan penilaian komite, kapan saja mengembalikan tarif hukuman 25% tersebut. Mekanisme ini secara substansial mengubah keuntungan perdagangan India menjadi variabel yang dinamis dan rentan terhadap faktor politik, bukan kerangka perdagangan yang stabil.

Bagi eksportir dan pengambil kebijakan India, perjanjian ini mencerminkan realitas perdagangan baru: keuntungan bersyarat, dapat dicabut, dan memerlukan pengawasan eksternal. Struktur ini membawa ketidakpastian baru bagi pertumbuhan ekonomi India.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)