dunia berada di tahap perkembangan teknologi yang baru. Seiring dengan ekspansi kecerdasan buatan, otomatisasi Web3, dan penyebaran aplikasi yang bekerja dengan volume data yang besar, kebutuhan global akan sumber daya komputasi terus meningkat tanpa henti. Namun situasi saat ini tetap menjadi masalah: kapasitas komputasi terkonsentrasi di tangan sejumlah raksasa.
Kendali komputasi terpusat sebagai tantangan utama
Dunia dikendalikan oleh beberapa penyedia cloud besar, yang menciptakan masalah struktural yang serius. Pertama, konsentrasi berlebihan — kekuatan komputasi terkonsentrasi di beberapa tangan, yang berarti satu titik kegagalan. Kedua, munculnya masalah transparansi: sulit untuk memverifikasi bagaimana data benar-benar diproses. Ketiga, privasi pengguna terancam karena ketergantungan pada pihak ketiga yang bisa saja dikompromikan. Keempat, biaya meningkat secara eksponensial seiring dengan permintaan, menjadikan solusi ini tidak efisien secara ekonomi dalam jangka panjang.
Smartphone sebagai pengganti server: paradigma baru
Itulah sebabnya Acurast mengembangkan pendekatan yang benar-benar berbeda. Alih-alih bergantung pada pusat data dan server tradisional, proyek ini menawarkan untuk memanfaatkan apa yang sudah dimiliki setiap orang: smartphone. Perangkat ini sudah kuat, tersebar di seluruh dunia, dilengkapi dengan chip kriptografi yang andal, dan dapat berfungsi sebagai node komputasi terdistribusi. Arsitektur ini secara otomatis menyelesaikan masalah lama.
Prestasi Acurast: skala dan kenyataan
Proyek ini sudah membuktikan bahwa konsep ini bekerja. Pada jaringan uji Acurast, lebih dari 160 ribu smartphone nyata terhubung dan berfungsi sebagai unit komputasi aktif. Peserta tersebar di lebih dari 140 negara, menjadikan jaringan ini benar-benar global. Komunitas mencapai angka 75 ribu anggota aktif (“pemberontak awan”), yang menginginkan alternatif dari solusi terpusat. Selama pengujian, jaringan telah memproses lebih dari 500 juta transaksi — ini bukan permainan percobaan, melainkan beban produksi nyata.
Jaringan terdesentralisasi untuk tugas nyata
Acurast sudah beralih dari teori ke praktik. Ini bukan sekadar proyek penelitian — ini adalah sistem fungsional yang mendukung tugas produksi nyata. Inilah ujian sesungguhnya: menunjukkan bahwa jaringan komputasi terdesentralisasi dapat stabil, andal, dan skalabel. Kombinasi penyebaran global smartphone dengan arsitektur yang dirancang khusus untuk keamanan dan transparansi menjadikan proyek ini salah satu solusi komputasi paling terdesentralisasi dan teruji saat ini.
Dengan demikian, Acurast menunjukkan bahwa masa depan komputasi tidak harus bergantung pada beberapa raksasa cloud — masa depan dapat dibangun berdasarkan jutaan perangkat pribadi yang dikendalikan oleh pemiliknya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Acurast: tes tentang pelajaran revolusi desentralisasi dalam komputasi
dunia berada di tahap perkembangan teknologi yang baru. Seiring dengan ekspansi kecerdasan buatan, otomatisasi Web3, dan penyebaran aplikasi yang bekerja dengan volume data yang besar, kebutuhan global akan sumber daya komputasi terus meningkat tanpa henti. Namun situasi saat ini tetap menjadi masalah: kapasitas komputasi terkonsentrasi di tangan sejumlah raksasa.
Kendali komputasi terpusat sebagai tantangan utama
Dunia dikendalikan oleh beberapa penyedia cloud besar, yang menciptakan masalah struktural yang serius. Pertama, konsentrasi berlebihan — kekuatan komputasi terkonsentrasi di beberapa tangan, yang berarti satu titik kegagalan. Kedua, munculnya masalah transparansi: sulit untuk memverifikasi bagaimana data benar-benar diproses. Ketiga, privasi pengguna terancam karena ketergantungan pada pihak ketiga yang bisa saja dikompromikan. Keempat, biaya meningkat secara eksponensial seiring dengan permintaan, menjadikan solusi ini tidak efisien secara ekonomi dalam jangka panjang.
Smartphone sebagai pengganti server: paradigma baru
Itulah sebabnya Acurast mengembangkan pendekatan yang benar-benar berbeda. Alih-alih bergantung pada pusat data dan server tradisional, proyek ini menawarkan untuk memanfaatkan apa yang sudah dimiliki setiap orang: smartphone. Perangkat ini sudah kuat, tersebar di seluruh dunia, dilengkapi dengan chip kriptografi yang andal, dan dapat berfungsi sebagai node komputasi terdistribusi. Arsitektur ini secara otomatis menyelesaikan masalah lama.
Prestasi Acurast: skala dan kenyataan
Proyek ini sudah membuktikan bahwa konsep ini bekerja. Pada jaringan uji Acurast, lebih dari 160 ribu smartphone nyata terhubung dan berfungsi sebagai unit komputasi aktif. Peserta tersebar di lebih dari 140 negara, menjadikan jaringan ini benar-benar global. Komunitas mencapai angka 75 ribu anggota aktif (“pemberontak awan”), yang menginginkan alternatif dari solusi terpusat. Selama pengujian, jaringan telah memproses lebih dari 500 juta transaksi — ini bukan permainan percobaan, melainkan beban produksi nyata.
Jaringan terdesentralisasi untuk tugas nyata
Acurast sudah beralih dari teori ke praktik. Ini bukan sekadar proyek penelitian — ini adalah sistem fungsional yang mendukung tugas produksi nyata. Inilah ujian sesungguhnya: menunjukkan bahwa jaringan komputasi terdesentralisasi dapat stabil, andal, dan skalabel. Kombinasi penyebaran global smartphone dengan arsitektur yang dirancang khusus untuk keamanan dan transparansi menjadikan proyek ini salah satu solusi komputasi paling terdesentralisasi dan teruji saat ini.
Dengan demikian, Acurast menunjukkan bahwa masa depan komputasi tidak harus bergantung pada beberapa raksasa cloud — masa depan dapat dibangun berdasarkan jutaan perangkat pribadi yang dikendalikan oleh pemiliknya.