Perusahaan RTX mengumumkan bahwa bisnis Raytheon-nya telah mendapatkan kontrak pengembangan dari Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) untuk merancang platform pertahanan terintegrasi yang dirancang sebagai simbol perlindungan terhadap ancaman maritim yang muncul. Sistem ini secara khusus menangani kerentanan dalam operasi pengiriman komersial dan logistik militer, menargetkan risiko yang ditimbulkan oleh kendaraan permukaan tak berawak dan lawan canggih lainnya yang beroperasi di perairan yang diperebutkan.
Platform Sensor Canggih Didukung DARPA
Kontrak ini menandai langkah penting dalam modernisasi infrastruktur keamanan maritim. Raytheon akan mengembangkan dan mendemonstrasikan ekosistem pertahanan komprehensif yang menggabungkan sensor elektro-optik, kemampuan deteksi inframerah, pemrosesan algoritma canggih, dan sistem komando dan kendali waktu nyata. Pendekatan berlapis ini mewakili evolusi dalam cara kapal komersial dan kapal dukungan laut dapat mendeteksi, menganalisis, dan merespons ancaman di lingkungan operasional mereka.
Colin Whelan, Presiden Teknologi Canggih di Raytheon, menekankan nilai praktis dari inisiatif ini: “Pengembangan ini memperkuat komitmen kami untuk membangun simbol perlindungan yang melindungi kepentingan komersial dan operasi militer. Dengan memanfaatkan keahlian terbukti kami dalam infrastruktur komando, teknologi sensor berkualitas tinggi, dan sistem respons cepat, kami menciptakan kerangka kerja yang dapat diskalakan yang memberikan kemampuan pertahanan yang hemat biaya untuk industri maritim.”
Arsitektur Strategis untuk Keamanan Kapal
Arsitektur sistem terintegrasi ini menggabungkan beberapa lapisan deteksi dengan alat pendukung keputusan, memungkinkan operator untuk mengidentifikasi ancaman dengan cepat dan melaksanakan respons terkoordinasi. Penekanan pada efisiensi biaya mencerminkan permintaan yang meningkat dari operator pengiriman yang mencari solusi pertahanan yang kokoh tanpa beban investasi yang terlalu tinggi. Operasi di Laut Merah dan koridor maritim berisiko tinggi serupa menegaskan urgensi penerapan simbol perlindungan yang dapat dengan mudah disesuaikan di berbagai jenis kapal.
Implikasi Komersial dan Strategis
Kemitraan DARPA ini menandai momentum yang berkembang dalam pengembangan kerangka kerja pertahanan kerjasama antara komersial dan militer. Skalabilitas dan kemampuan adaptasi solusi ini menempatkannya sebagai model referensi untuk upaya modernisasi keamanan maritim yang lebih luas. Seiring ketegangan regional terus mempengaruhi jalur pengiriman global, kemampuan sensor dan penargetan canggih menjadi semakin penting bagi aktivitas ekonomi dan stabilitas strategis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pertahanan Maritim Canggih Raytheon: Simbol Baru untuk Perlindungan di Laut
Perusahaan RTX mengumumkan bahwa bisnis Raytheon-nya telah mendapatkan kontrak pengembangan dari Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) untuk merancang platform pertahanan terintegrasi yang dirancang sebagai simbol perlindungan terhadap ancaman maritim yang muncul. Sistem ini secara khusus menangani kerentanan dalam operasi pengiriman komersial dan logistik militer, menargetkan risiko yang ditimbulkan oleh kendaraan permukaan tak berawak dan lawan canggih lainnya yang beroperasi di perairan yang diperebutkan.
Platform Sensor Canggih Didukung DARPA
Kontrak ini menandai langkah penting dalam modernisasi infrastruktur keamanan maritim. Raytheon akan mengembangkan dan mendemonstrasikan ekosistem pertahanan komprehensif yang menggabungkan sensor elektro-optik, kemampuan deteksi inframerah, pemrosesan algoritma canggih, dan sistem komando dan kendali waktu nyata. Pendekatan berlapis ini mewakili evolusi dalam cara kapal komersial dan kapal dukungan laut dapat mendeteksi, menganalisis, dan merespons ancaman di lingkungan operasional mereka.
Colin Whelan, Presiden Teknologi Canggih di Raytheon, menekankan nilai praktis dari inisiatif ini: “Pengembangan ini memperkuat komitmen kami untuk membangun simbol perlindungan yang melindungi kepentingan komersial dan operasi militer. Dengan memanfaatkan keahlian terbukti kami dalam infrastruktur komando, teknologi sensor berkualitas tinggi, dan sistem respons cepat, kami menciptakan kerangka kerja yang dapat diskalakan yang memberikan kemampuan pertahanan yang hemat biaya untuk industri maritim.”
Arsitektur Strategis untuk Keamanan Kapal
Arsitektur sistem terintegrasi ini menggabungkan beberapa lapisan deteksi dengan alat pendukung keputusan, memungkinkan operator untuk mengidentifikasi ancaman dengan cepat dan melaksanakan respons terkoordinasi. Penekanan pada efisiensi biaya mencerminkan permintaan yang meningkat dari operator pengiriman yang mencari solusi pertahanan yang kokoh tanpa beban investasi yang terlalu tinggi. Operasi di Laut Merah dan koridor maritim berisiko tinggi serupa menegaskan urgensi penerapan simbol perlindungan yang dapat dengan mudah disesuaikan di berbagai jenis kapal.
Implikasi Komersial dan Strategis
Kemitraan DARPA ini menandai momentum yang berkembang dalam pengembangan kerangka kerja pertahanan kerjasama antara komersial dan militer. Skalabilitas dan kemampuan adaptasi solusi ini menempatkannya sebagai model referensi untuk upaya modernisasi keamanan maritim yang lebih luas. Seiring ketegangan regional terus mempengaruhi jalur pengiriman global, kemampuan sensor dan penargetan canggih menjadi semakin penting bagi aktivitas ekonomi dan stabilitas strategis.