#比特币跌幅逼近历史极值 比特币 atau mencatat rekor penurunan beruntun terpanjang sejak pasar bearish 2018, dengan penurunan mendekati nilai ekstrem sejarah
17 Februari, pasar mata uang kripto kembali menyampaikan berita yang membuat investor tegang. Menurut media industri terkenal Decrypt, Bitcoin sedang berada di sebuah titik berbahaya yang sangat bersejarah: jika penutupan bulan ini gagal membalikkan tren negatif, Bitcoin akan mencatat penurunan beruntun kelima kalinya. Pergerakan ini tidak hanya membuat tercengang, tetapi juga akan mencatat rekor penurunan beruntun terpanjang sejak pasar bearish "epik" 2018. Hingga saat ini, penurunan bulanan bulan Februari telah mencapai 13,98%, dan suasana dingin pasar telah menyebar melalui data ke layar setiap investor.
Gema Sejarah: Kemiripan yang Mencengangkan Mengintip awal dari tren ini, sejak Bitcoin mencapai puncak tertinggi sepanjang masa pada Oktober 2025, pasar telah memulai jalur penurunan yang panjang. Dalam waktu hanya 123 hari, total penurunan sudah mencapai 52,44%. Di balik angka ini tersembunyi sebuah perbandingan yang mengkhawatirkan—hanya kurang dari 4 poin persentase dari penarikan maksimum 56,26% selama pasar bearish 2018 (3,82%). Kecepatan penurunan yang "jatuh dari tebing" ini jauh melampaui sebelumnya, tidak hanya menembus beberapa garis pertahanan psikologis, tetapi juga membuat "keyakinan pasar bullish" hancur dalam waktu empat bulan saja. Berbeda dengan penurunan panjang dan perlahan di 2018, koreksi kali ini jauh lebih cepat dan tegas, menunjukkan sikap tegas dari dana yang keluar.
Emosi dan Dana: Pertarungan dalam Ketakutan Ekstrem Saat ini, total kapitalisasi pasar cryptocurrency telah kembali ke angka 2,33 triliun dolar AS, turun lagi 1,33% dalam 24 jam terakhir. Dalam indikator sentimen, meskipun indeks ketakutan dan keserakahan (Fear & Greed Index) sedikit meningkat dari angka satu digit "8" ke "12", angka ini tetap tertanam kuat di zona "ketakutan ekstrem". Ini menunjukkan likuiditas pasar sangat langka, dan sebagian besar peserta berada dalam posisi menunggu atau melakukan stop-loss. Lebih nyata lagi, suasana pesimis terlihat dari prediksi pasar. Di platform Myriad, para trader mengungkapkan pandangan mereka tentang pasar dengan uang nyata: hingga 60% dana dipasang untuk memperkirakan Bitcoin akan terlebih dahulu menembus batas $55.000, bukan rebound ke $84.000. Sentimen bearish yang satu arah ini semakin memperburuk tekanan jual di pasar.
Analisis Teknis: Dominasi Mutlak dari Kekuatan Bearish Dari grafik teknis, tren bullish hampir tidak memiliki perlindungan. Harga Bitcoin saat ini sepenuhnya berada di bawah garis rata-rata bergerak eksponensial 200 hari (EMA200), dan EMA50 yang mewakili tren jangka menengah dan pendek telah menembus ke bawah EMA200, membentuk pola bearish yang khas. Struktur ini biasanya menandakan konfirmasi tren turun jangka panjang. Indikator volatilitas juga tidak menunjukkan optimisme. Relative Strength Index (RSI) hanya 34,7, meskipun berada di ambang oversold, tidak menunjukkan adanya divergensi pembalikan yang jelas, menandakan pasar masih dalam zona bearish. Lebih mematikan lagi, Average Directional Index (ADX) telah melonjak ke angka tinggi 56,4. ADX biasanya digunakan untuk mengukur kekuatan tren, dan angka setinggi ini menunjukkan bahwa penurunan saat ini bukan sekadar koreksi jangka pendek, melainkan kekuatan penurunan satu arah yang sangat kuat dan berinertia besar.
Ambang Pembalikan dan Tarikan Realitas Para analis pasar umumnya berpendapat bahwa jika Bitcoin ingin membalikkan tren negatif saat ini, tantangan teknis yang besar menanti. Untuk mengonfirmasi pembalikan tren, harga tidak hanya perlu kembali menembus angka psikologis $100.000, tetapi juga membentuk pola pembalikan struktural "titik rendah yang terus meningkat" di grafik candlestick. Namun, berdasarkan data dan suasana pasar saat ini, sinyal serangan balik dari bullish tampaknya masih jauh dari kenyataan.
Baik dari sisi dana yang keluar maupun indikator teknis yang memburuk, semuanya mengingatkan kita bahwa pasar kripto sedang berada dalam fase koreksi penurunan yang jarang terjadi dan berlangsung lama dalam sejarah. Bagi investor, saat ini mungkin bukan lagi soal membeli di dasar, tetapi bagaimana bertahan hidup di musim dingin ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#比特币跌幅逼近历史极值 比特币 atau mencatat rekor penurunan beruntun terpanjang sejak pasar bearish 2018, dengan penurunan mendekati nilai ekstrem sejarah
17 Februari, pasar mata uang kripto kembali menyampaikan berita yang membuat investor tegang. Menurut media industri terkenal Decrypt, Bitcoin sedang berada di sebuah titik berbahaya yang sangat bersejarah: jika penutupan bulan ini gagal membalikkan tren negatif, Bitcoin akan mencatat penurunan beruntun kelima kalinya.
Pergerakan ini tidak hanya membuat tercengang, tetapi juga akan mencatat rekor penurunan beruntun terpanjang sejak pasar bearish "epik" 2018. Hingga saat ini, penurunan bulanan bulan Februari telah mencapai 13,98%, dan suasana dingin pasar telah menyebar melalui data ke layar setiap investor.
Gema Sejarah: Kemiripan yang Mencengangkan
Mengintip awal dari tren ini, sejak Bitcoin mencapai puncak tertinggi sepanjang masa pada Oktober 2025, pasar telah memulai jalur penurunan yang panjang. Dalam waktu hanya 123 hari, total penurunan sudah mencapai 52,44%. Di balik angka ini tersembunyi sebuah perbandingan yang mengkhawatirkan—hanya kurang dari 4 poin persentase dari penarikan maksimum 56,26% selama pasar bearish 2018 (3,82%).
Kecepatan penurunan yang "jatuh dari tebing" ini jauh melampaui sebelumnya, tidak hanya menembus beberapa garis pertahanan psikologis, tetapi juga membuat "keyakinan pasar bullish" hancur dalam waktu empat bulan saja.
Berbeda dengan penurunan panjang dan perlahan di 2018, koreksi kali ini jauh lebih cepat dan tegas, menunjukkan sikap tegas dari dana yang keluar.
Emosi dan Dana: Pertarungan dalam Ketakutan Ekstrem Saat ini, total kapitalisasi pasar cryptocurrency telah kembali ke angka 2,33 triliun dolar AS, turun lagi 1,33% dalam 24 jam terakhir. Dalam indikator sentimen, meskipun indeks ketakutan dan keserakahan (Fear & Greed Index) sedikit meningkat dari angka satu digit "8" ke "12", angka ini tetap tertanam kuat di zona "ketakutan ekstrem". Ini menunjukkan likuiditas pasar sangat langka, dan sebagian besar peserta berada dalam posisi menunggu atau melakukan stop-loss.
Lebih nyata lagi, suasana pesimis terlihat dari prediksi pasar. Di platform Myriad, para trader mengungkapkan pandangan mereka tentang pasar dengan uang nyata: hingga 60% dana dipasang untuk memperkirakan Bitcoin akan terlebih dahulu menembus batas $55.000, bukan rebound ke $84.000. Sentimen bearish yang satu arah ini semakin memperburuk tekanan jual di pasar.
Analisis Teknis: Dominasi Mutlak dari Kekuatan Bearish
Dari grafik teknis, tren bullish hampir tidak memiliki perlindungan. Harga Bitcoin saat ini sepenuhnya berada di bawah garis rata-rata bergerak eksponensial 200 hari (EMA200), dan EMA50 yang mewakili tren jangka menengah dan pendek telah menembus ke bawah EMA200, membentuk pola bearish yang khas. Struktur ini biasanya menandakan konfirmasi tren turun jangka panjang.
Indikator volatilitas juga tidak menunjukkan optimisme. Relative Strength Index (RSI) hanya 34,7, meskipun berada di ambang oversold, tidak menunjukkan adanya divergensi pembalikan yang jelas, menandakan pasar masih dalam zona bearish.
Lebih mematikan lagi, Average Directional Index (ADX) telah melonjak ke angka tinggi 56,4. ADX biasanya digunakan untuk mengukur kekuatan tren, dan angka setinggi ini menunjukkan bahwa penurunan saat ini bukan sekadar koreksi jangka pendek, melainkan kekuatan penurunan satu arah yang sangat kuat dan berinertia besar.
Ambang Pembalikan dan Tarikan Realitas
Para analis pasar umumnya berpendapat bahwa jika Bitcoin ingin membalikkan tren negatif saat ini, tantangan teknis yang besar menanti. Untuk mengonfirmasi pembalikan tren, harga tidak hanya perlu kembali menembus angka psikologis $100.000, tetapi juga membentuk pola pembalikan struktural "titik rendah yang terus meningkat" di grafik candlestick. Namun, berdasarkan data dan suasana pasar saat ini, sinyal serangan balik dari bullish tampaknya masih jauh dari kenyataan.
Baik dari sisi dana yang keluar maupun indikator teknis yang memburuk, semuanya mengingatkan kita bahwa pasar kripto sedang berada dalam fase koreksi penurunan yang jarang terjadi dan berlangsung lama dalam sejarah. Bagi investor, saat ini mungkin bukan lagi soal membeli di dasar, tetapi bagaimana bertahan hidup di musim dingin ini.