Selama aktivitas pasar terbaru, saham Futu Holdings Limited (FUTU), yang diperdagangkan sebagai American Depositary Shares, turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari sebesar $153,50. Konsep kartu dma, yang merujuk pada pelacakan ambang rata-rata pergerakan utama, menjadi relevan saat FUTU turun ke level terendah sekitar $151,30 per saham, dengan penurunan harian sekitar 3,7%. Bagi trader yang memantau sinyal kartu dma, crossover teknikal ini merupakan perkembangan pasar yang signifikan dan layak diperhatikan.
Memahami Rata-Rata Pergerakan 200 Hari sebagai Kartu Teknikal
Rata-rata pergerakan 200 hari berfungsi sebagai kartu dma penting dalam analisis teknikal—sebuah referensi teknikal yang digunakan trader untuk mengidentifikasi perubahan tren dan level support/resistance. Ketika harga saham menembus di bawah rata-rata ini, biasanya menandakan potensi pergeseran momentum. DMA 200 hari menjadi indikator tren jangka panjang yang membantu investor membedakan antara tren naik yang berkelanjutan dan tren turun yang mulai muncul. Dalam kasus FUTU, turun di bawah level kartu dma sebesar $153,50 mendorong trader untuk meninjau kembali posisi mereka.
Pergerakan Harga FUTU terhadap Level Support DMA 200 Hari
Dalam setahun terakhir, FUTU menunjukkan volatilitas yang cukup besar relatif terhadap jalur rata-rata pergerakan 200 hari. Rentang perdagangan 52 minggu saham ini berkisar dari terendah $70,60 hingga tertinggi $202,53, sehingga penutupan terakhir di $152,23 berada di bagian tengah rentang tersebut. Penembusan di bawah level kartu dma terjadi saat saham mengalami penurunan dari level tertinggi baru-baru ini, menciptakan sinyal teknikal yang banyak dipantau trader secara aktif. Pergerakan harga ini menunjukkan bagaimana kartu dma berfungsi sebagai alat referensi praktis untuk mengidentifikasi titik balik dalam pola perdagangan saham.
Rentang 52 Minggu dan Apa yang Dipantau Trader pada Kartu DMA
Memahami posisi FUTU dalam rentang 52 minggu bersama level kartu dma memberikan konteks bagi investor jangka panjang. Dengan saham mencapai puncaknya di $202,53, penurunan menuju dan di bawah DMA 200 hari menunjukkan pengambilan keuntungan atau perubahan sentimen investor. Trader yang menggunakan strategi kartu dma biasanya menganggap crossover seperti ini sebagai titik pengambilan keputusan—sinyal untuk mengevaluasi apakah kelemahan tersebut merupakan koreksi sementara atau awal dari pembalikan tren yang lebih besar. Celah antara titik tertinggi 52 minggu dan harga saat ini menyoroti pentingnya memantau indikator referensi teknikal ini.
Data pasar bersumber dari bursa keuangan. Analisis ini mencerminkan pengamatan teknikal dan tidak merupakan saran investasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Saham FUTU Menembus Level Kartu 200 DMA – Apa Artinya bagi Trader
Selama aktivitas pasar terbaru, saham Futu Holdings Limited (FUTU), yang diperdagangkan sebagai American Depositary Shares, turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari sebesar $153,50. Konsep kartu dma, yang merujuk pada pelacakan ambang rata-rata pergerakan utama, menjadi relevan saat FUTU turun ke level terendah sekitar $151,30 per saham, dengan penurunan harian sekitar 3,7%. Bagi trader yang memantau sinyal kartu dma, crossover teknikal ini merupakan perkembangan pasar yang signifikan dan layak diperhatikan.
Memahami Rata-Rata Pergerakan 200 Hari sebagai Kartu Teknikal
Rata-rata pergerakan 200 hari berfungsi sebagai kartu dma penting dalam analisis teknikal—sebuah referensi teknikal yang digunakan trader untuk mengidentifikasi perubahan tren dan level support/resistance. Ketika harga saham menembus di bawah rata-rata ini, biasanya menandakan potensi pergeseran momentum. DMA 200 hari menjadi indikator tren jangka panjang yang membantu investor membedakan antara tren naik yang berkelanjutan dan tren turun yang mulai muncul. Dalam kasus FUTU, turun di bawah level kartu dma sebesar $153,50 mendorong trader untuk meninjau kembali posisi mereka.
Pergerakan Harga FUTU terhadap Level Support DMA 200 Hari
Dalam setahun terakhir, FUTU menunjukkan volatilitas yang cukup besar relatif terhadap jalur rata-rata pergerakan 200 hari. Rentang perdagangan 52 minggu saham ini berkisar dari terendah $70,60 hingga tertinggi $202,53, sehingga penutupan terakhir di $152,23 berada di bagian tengah rentang tersebut. Penembusan di bawah level kartu dma terjadi saat saham mengalami penurunan dari level tertinggi baru-baru ini, menciptakan sinyal teknikal yang banyak dipantau trader secara aktif. Pergerakan harga ini menunjukkan bagaimana kartu dma berfungsi sebagai alat referensi praktis untuk mengidentifikasi titik balik dalam pola perdagangan saham.
Rentang 52 Minggu dan Apa yang Dipantau Trader pada Kartu DMA
Memahami posisi FUTU dalam rentang 52 minggu bersama level kartu dma memberikan konteks bagi investor jangka panjang. Dengan saham mencapai puncaknya di $202,53, penurunan menuju dan di bawah DMA 200 hari menunjukkan pengambilan keuntungan atau perubahan sentimen investor. Trader yang menggunakan strategi kartu dma biasanya menganggap crossover seperti ini sebagai titik pengambilan keputusan—sinyal untuk mengevaluasi apakah kelemahan tersebut merupakan koreksi sementara atau awal dari pembalikan tren yang lebih besar. Celah antara titik tertinggi 52 minggu dan harga saat ini menyoroti pentingnya memantau indikator referensi teknikal ini.
Data pasar bersumber dari bursa keuangan. Analisis ini mencerminkan pengamatan teknikal dan tidak merupakan saran investasi.