Indeks saham acuan Inggris melonjak ke wilayah positif pada Rabu pagi, didorong oleh optimisme yang cukup meluas setelah adanya peningkatan signifikan dalam indikator ekonomi. Pembacaan indeks manajer pembelian (PMI) yang meningkat menandakan adanya aktivitas bisnis yang kembali bangkit di seluruh perekonomian negara tersebut, sementara investor tetap memperhatikan sinyal kebijakan moneter yang akan datang dari Bank of England. FTSE 100 naik 144,71 poin, atau 1,4%, menjadi 10.459,30 sebelum tengah hari, mencerminkan kenaikan yang tersebar cukup merata di seluruh sektor pasar utama.
Data PMI Menunjukkan Momentum Ekonomi
PMI Komposit dari S&P Global melonjak ke 53,7 pada Januari, naik secara signifikan dari 51,4 bulan sebelumnya dan melampaui perkiraan awal pasar sebesar 51,5. Peningkatan yang cukup kuat dalam aktivitas ekonomi ini meluas di kedua sektor utama: PMI Jasa naik menjadi 54,0 dari 51,4 di bulan Desember, sementara PMI Manufaktur naik ke 51,8, mencapai level tertinggi dalam 17 bulan dibandingkan 50,6 sebelumnya. Pembacaan yang cukup kokoh ini menunjukkan adanya ekspansi yang berkelanjutan dalam output ekonomi Inggris, memberikan fondasi bagi kekuatan pasar.
Energi dan Pertambangan Memimpin Pergerakan
Kenaikan ini mendapatkan dukungan besar dari sektor-sektor yang secara tradisional siklikal. Raksasa energi BP dan Shell masing-masing mencatatkan kenaikan yang mengesankan, sebesar 2,5% dan 2,0%. Sektor pertambangan juga mengalami kenaikan, meskipun kenaikannya cukup moderat setelah kekuatan awal. Rio Tinto, Glencore, Endeavour Mining, Anglo American Plc., dan Fresnillo mencatatkan kenaikan berkisar antara 0,4% hingga 2,0% pada tengah hari, mencerminkan respons sektor terhadap antusiasme pasar yang lebih luas.
Performa Unggulan dan Kekuatan Sektor
Beazley muncul sebagai pemain unggulan, melonjak 8,7% setelah Zurich Insurance Group mengumumkan kesepakatan secara prinsip mengenai syarat keuangan utama untuk akuisisi tunai penuh yang menilai perusahaan asuransi khusus Inggris ini hingga 1.335 pence per saham, mewakili sekitar 8,0 miliar pound. DCC juga mengesankan, naik 8,5%, sementara Croda International dan Berkeley Group Holdings masing-masing naik 4,8% dan 4,2%. GlaxoSmithKline (GSK) naik 5,2% didukung oleh hasil kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan, dengan laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham meningkat menjadi 636 juta pound atau 15,8 pence per saham dari 414 juta pound atau 10,1 pence per saham setahun sebelumnya. Menatap tahun fiskal 2026, GSK memproyeksikan pertumbuhan laba inti per saham dan laba operasi inti antara 7% dan 9%, dengan pendapatan diperkirakan akan tumbuh antara 3% dan 5% pada tingkat kurs tetap.
Kenaikan Luas di Berbagai Sektor
Kekuatan pasar terbukti cukup menyeluruh, dengan BT Group, Hiscox, Entain, Land Securities, Vodafone Group, Tesco, Bunzl, Kingfisher, Marks & Spencer, dan SSE masing-masing naik 3% hingga 4%. Peningkatan lainnya termasuk JD Sports Fashion, Sainsbury (J), 3i Group, British Land, Howeden Joinery, Whitbread, Intercontinental Hotels Group, Mondi, Hikma Pharmaceuticals, Diageo, dan Barratt Redrow, semuanya mencatatkan kenaikan substansial sepanjang sesi perdagangan.
Keputusan Bank of England Menanti
Investor tetap fokus pada pengumuman kebijakan moneter dari Bank of England yang dijadwalkan pada Kamis. Bank sentral ini secara umum diperkirakan akan mempertahankan suku bunga saat ini, dengan peserta pasar secara khusus memperhatikan komentar lembaga tersebut mengenai prospek pertumbuhan ekonomi dan potensi sinyal terkait penyesuaian kebijakan di masa mendatang. Data ekonomi yang cukup optimis yang dirilis pada hari Rabu tampaknya sedang mempersiapkan pasar untuk perkembangan kebijakan yang akan datang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
FTSE 100 Menguat Secara Cukup Luas Berkat Fundamental Ekonomi yang Kuat
Indeks saham acuan Inggris melonjak ke wilayah positif pada Rabu pagi, didorong oleh optimisme yang cukup meluas setelah adanya peningkatan signifikan dalam indikator ekonomi. Pembacaan indeks manajer pembelian (PMI) yang meningkat menandakan adanya aktivitas bisnis yang kembali bangkit di seluruh perekonomian negara tersebut, sementara investor tetap memperhatikan sinyal kebijakan moneter yang akan datang dari Bank of England. FTSE 100 naik 144,71 poin, atau 1,4%, menjadi 10.459,30 sebelum tengah hari, mencerminkan kenaikan yang tersebar cukup merata di seluruh sektor pasar utama.
Data PMI Menunjukkan Momentum Ekonomi
PMI Komposit dari S&P Global melonjak ke 53,7 pada Januari, naik secara signifikan dari 51,4 bulan sebelumnya dan melampaui perkiraan awal pasar sebesar 51,5. Peningkatan yang cukup kuat dalam aktivitas ekonomi ini meluas di kedua sektor utama: PMI Jasa naik menjadi 54,0 dari 51,4 di bulan Desember, sementara PMI Manufaktur naik ke 51,8, mencapai level tertinggi dalam 17 bulan dibandingkan 50,6 sebelumnya. Pembacaan yang cukup kokoh ini menunjukkan adanya ekspansi yang berkelanjutan dalam output ekonomi Inggris, memberikan fondasi bagi kekuatan pasar.
Energi dan Pertambangan Memimpin Pergerakan
Kenaikan ini mendapatkan dukungan besar dari sektor-sektor yang secara tradisional siklikal. Raksasa energi BP dan Shell masing-masing mencatatkan kenaikan yang mengesankan, sebesar 2,5% dan 2,0%. Sektor pertambangan juga mengalami kenaikan, meskipun kenaikannya cukup moderat setelah kekuatan awal. Rio Tinto, Glencore, Endeavour Mining, Anglo American Plc., dan Fresnillo mencatatkan kenaikan berkisar antara 0,4% hingga 2,0% pada tengah hari, mencerminkan respons sektor terhadap antusiasme pasar yang lebih luas.
Performa Unggulan dan Kekuatan Sektor
Beazley muncul sebagai pemain unggulan, melonjak 8,7% setelah Zurich Insurance Group mengumumkan kesepakatan secara prinsip mengenai syarat keuangan utama untuk akuisisi tunai penuh yang menilai perusahaan asuransi khusus Inggris ini hingga 1.335 pence per saham, mewakili sekitar 8,0 miliar pound. DCC juga mengesankan, naik 8,5%, sementara Croda International dan Berkeley Group Holdings masing-masing naik 4,8% dan 4,2%. GlaxoSmithKline (GSK) naik 5,2% didukung oleh hasil kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan, dengan laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham meningkat menjadi 636 juta pound atau 15,8 pence per saham dari 414 juta pound atau 10,1 pence per saham setahun sebelumnya. Menatap tahun fiskal 2026, GSK memproyeksikan pertumbuhan laba inti per saham dan laba operasi inti antara 7% dan 9%, dengan pendapatan diperkirakan akan tumbuh antara 3% dan 5% pada tingkat kurs tetap.
Kenaikan Luas di Berbagai Sektor
Kekuatan pasar terbukti cukup menyeluruh, dengan BT Group, Hiscox, Entain, Land Securities, Vodafone Group, Tesco, Bunzl, Kingfisher, Marks & Spencer, dan SSE masing-masing naik 3% hingga 4%. Peningkatan lainnya termasuk JD Sports Fashion, Sainsbury (J), 3i Group, British Land, Howeden Joinery, Whitbread, Intercontinental Hotels Group, Mondi, Hikma Pharmaceuticals, Diageo, dan Barratt Redrow, semuanya mencatatkan kenaikan substansial sepanjang sesi perdagangan.
Keputusan Bank of England Menanti
Investor tetap fokus pada pengumuman kebijakan moneter dari Bank of England yang dijadwalkan pada Kamis. Bank sentral ini secara umum diperkirakan akan mempertahankan suku bunga saat ini, dengan peserta pasar secara khusus memperhatikan komentar lembaga tersebut mengenai prospek pertumbuhan ekonomi dan potensi sinyal terkait penyesuaian kebijakan di masa mendatang. Data ekonomi yang cukup optimis yang dirilis pada hari Rabu tampaknya sedang mempersiapkan pasar untuk perkembangan kebijakan yang akan datang.