Perusahaan penyedia perangkat lunak keamanan siber BlackBerry Ltd. telah mengangkat John Giamatteo ke posisi Chief Executive Officer, efektif segera. Pengangkatan ini mengikuti masa jabatan Giamatteo sebagai Presiden divisi Keamanan Siber BlackBerry, yang telah ia pegang sejak Oktober 2021. Dewan Direksi perusahaan juga mengonfirmasi keanggotaannya di dewan, menandai transisi kepemimpinan yang signifikan bagi organisasi.
John Giamatteo membawa pengalaman lebih dari tiga dekade di sektor teknologi global ke peran barunya. Latar belakang profesionalnya meliputi menjabat sebagai Presiden dan Chief Revenue Officer di McAfee, perusahaan keamanan siber terkemuka, serta Chief Operating Officer di AVG Technologies. Sebelum bekerja di bidang keamanan, Giamatteo memegang posisi manajemen senior di perusahaan teknologi seperti Solera, RealNetworks, dan Nortel Networks. Rekam jejak yang luas ini memposisikannya untuk memimpin BlackBerry melalui masa transformasi strategis.
John Giamatteo Melangkah ke Pimpinan Saat Perusahaan Menetapkan Arah Baru
Promosi John Giamatteo terjadi saat BlackBerry menjalani restrukturisasi organisasi besar-besaran. Richard Lynch, yang menjabat sebagai CEO sementara sejak 4 November 2023, akan tetap menjabat sebagai Chairman Dewan, memberikan kontinuitas selama masa transisi ini. Struktur kepemimpinan ganda ini bertujuan menyeimbangkan visi strategis dengan pengawasan operasional.
Pemisahan Strategis Operasi IoT dan Keamanan Siber
BlackBerry mengumumkan niatnya untuk memisahkan bisnis Internet of Things (IoT) dan Keamanan Siber menjadi unit operasional yang sepenuhnya otonom. Keputusan ini merupakan perubahan dari rencana sebelumnya, karena perusahaan tidak akan lagi mengejar penawaran umum perdana (IPO) untuk divisi IoT sebagai entitas independen. Sebaliknya, kedua unit bisnis akan berfungsi sebagai operasi mandiri dalam struktur BlackBerry yang lebih luas.
Untuk memfasilitasi pemisahan ini dan memastikan ukuran organisasi yang optimal, BlackBerry sedang dalam diskusi lanjutan dengan perusahaan konsultan eksternal. Perusahaan berupaya melibatkan sumber daya penasihat khusus untuk melakukan penilaian independen dan komprehensif terhadap kedua divisi. Pendekatan sistematis ini mencerminkan komitmen BlackBerry untuk memaksimalkan nilai strategis dan efisiensi operasional dari setiap segmen bisnis di bawah kepemimpinan (.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
BlackBerry Menunjuk John Giamatteo sebagai CEO Baru, Menandai Restrukturisasi Bisnis Besar
Perusahaan penyedia perangkat lunak keamanan siber BlackBerry Ltd. telah mengangkat John Giamatteo ke posisi Chief Executive Officer, efektif segera. Pengangkatan ini mengikuti masa jabatan Giamatteo sebagai Presiden divisi Keamanan Siber BlackBerry, yang telah ia pegang sejak Oktober 2021. Dewan Direksi perusahaan juga mengonfirmasi keanggotaannya di dewan, menandai transisi kepemimpinan yang signifikan bagi organisasi.
John Giamatteo membawa pengalaman lebih dari tiga dekade di sektor teknologi global ke peran barunya. Latar belakang profesionalnya meliputi menjabat sebagai Presiden dan Chief Revenue Officer di McAfee, perusahaan keamanan siber terkemuka, serta Chief Operating Officer di AVG Technologies. Sebelum bekerja di bidang keamanan, Giamatteo memegang posisi manajemen senior di perusahaan teknologi seperti Solera, RealNetworks, dan Nortel Networks. Rekam jejak yang luas ini memposisikannya untuk memimpin BlackBerry melalui masa transformasi strategis.
John Giamatteo Melangkah ke Pimpinan Saat Perusahaan Menetapkan Arah Baru
Promosi John Giamatteo terjadi saat BlackBerry menjalani restrukturisasi organisasi besar-besaran. Richard Lynch, yang menjabat sebagai CEO sementara sejak 4 November 2023, akan tetap menjabat sebagai Chairman Dewan, memberikan kontinuitas selama masa transisi ini. Struktur kepemimpinan ganda ini bertujuan menyeimbangkan visi strategis dengan pengawasan operasional.
Pemisahan Strategis Operasi IoT dan Keamanan Siber
BlackBerry mengumumkan niatnya untuk memisahkan bisnis Internet of Things (IoT) dan Keamanan Siber menjadi unit operasional yang sepenuhnya otonom. Keputusan ini merupakan perubahan dari rencana sebelumnya, karena perusahaan tidak akan lagi mengejar penawaran umum perdana (IPO) untuk divisi IoT sebagai entitas independen. Sebaliknya, kedua unit bisnis akan berfungsi sebagai operasi mandiri dalam struktur BlackBerry yang lebih luas.
Untuk memfasilitasi pemisahan ini dan memastikan ukuran organisasi yang optimal, BlackBerry sedang dalam diskusi lanjutan dengan perusahaan konsultan eksternal. Perusahaan berupaya melibatkan sumber daya penasihat khusus untuk melakukan penilaian independen dan komprehensif terhadap kedua divisi. Pendekatan sistematis ini mencerminkan komitmen BlackBerry untuk memaksimalkan nilai strategis dan efisiensi operasional dari setiap segmen bisnis di bawah kepemimpinan (.