Pergerakan harga Ethereum terbaru memiliki potensi untuk memicu kejadian likuidasi besar-besaran di berbagai bursa terpusat utama. Dengan ETH saat ini diperdagangkan di angka $2.080 per pertengahan Februari 2026, para pelaku pasar memantau secara ketat ambang harga kritis yang dapat memicu likuidasi berantai yang mempengaruhi miliaran dolar posisi leverage. Memahami titik-titik pemicu ini menjadi sangat penting bagi trader yang mengelola eksposur terhadap mata uang kripto terbesar kedua di dunia.
Dinamika Harga Saat Ini dan Eksposur Risiko Likuidasi
Level perdagangan Ethereum saat ini secara signifikan berada di bawah ambang likuidasi atas, tetapi volatilitas pasar tetap menjadi perhatian utama. Data yang dianalisis oleh Coinglass dan dilaporkan oleh ChainCatcher mengungkapkan level harga tepat di mana rangkaian likuidasi dapat dipicu di seluruh pasar. Volatilitas harga inherent dari cryptocurrency berarti pergerakan mendadak ke salah satu arah dapat dengan cepat mengubah lanskap likuidasi bagi jutaan trader yang memegang posisi leverage di bursa terpusat.
Skenario Likuidasi Naik: Menembus di atas $2.477
Jika Ethereum melewati level $2.477, akumulasi likuidasi short di bursa terpusat utama akan mencapai jumlah kritis sebesar $1,021 miliar. Skenario kenaikan ini akan memicu pembelian paksa saat posisi short dilikuidasi, berpotensi menciptakan momentum kenaikan tambahan. Bagi trader yang memegang posisi short, ini merupakan zona risiko signifikan yang memerlukan manajemen posisi dan pertimbangan stop-loss yang hati-hati agar terhindar dari kerugian besar selama rally volatil.
Risiko Penurunan: Apa yang Terjadi di Bawah $2.245
Sebaliknya, penurunan di bawah $2.245 akan memicu likuidasi posisi long senilai sekitar $533 juta. Skenario penurunan ini menghadirkan profil risiko yang berbeda, di mana trader bullish dan pemegang posisi long menghadapi likuidasi paksa yang dapat mempercepat pergerakan harga ke bawah. Efek kumulatif dari likuidasi semacam ini dapat memperbesar penurunan pasar di luar apa yang didukung faktor fundamental saja.
Implikasi Pasar bagi Trader dan Pemegang Posisi
Ambang likuidasi ini menyoroti keseimbangan yang rapuh di pasar leverage. Dengan ETH diperdagangkan di antara kedua ekstrem ini, setiap pergerakan harga yang signifikan ke salah satu arah berpotensi memicu penutupan posisi secara paksa yang besar. Memahami level kritis ini membantu trader membuat keputusan yang lebih baik terkait rasio leverage, ukuran posisi, dan strategi manajemen risiko. Jumlah $1,021 miliar di sisi atas versus $533 juta di sisi bawah juga menunjukkan eksposur likuidasi yang tidak simetris, menunjukkan bahwa pasar saat ini memiliki risiko sisi short yang lebih besar yang dapat dipicu oleh pergerakan naik yang tegas.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pergerakan Volatil Ethereum Bisa Memicu Lebih dari $1B dalam Likuidasi
Pergerakan harga Ethereum terbaru memiliki potensi untuk memicu kejadian likuidasi besar-besaran di berbagai bursa terpusat utama. Dengan ETH saat ini diperdagangkan di angka $2.080 per pertengahan Februari 2026, para pelaku pasar memantau secara ketat ambang harga kritis yang dapat memicu likuidasi berantai yang mempengaruhi miliaran dolar posisi leverage. Memahami titik-titik pemicu ini menjadi sangat penting bagi trader yang mengelola eksposur terhadap mata uang kripto terbesar kedua di dunia.
Dinamika Harga Saat Ini dan Eksposur Risiko Likuidasi
Level perdagangan Ethereum saat ini secara signifikan berada di bawah ambang likuidasi atas, tetapi volatilitas pasar tetap menjadi perhatian utama. Data yang dianalisis oleh Coinglass dan dilaporkan oleh ChainCatcher mengungkapkan level harga tepat di mana rangkaian likuidasi dapat dipicu di seluruh pasar. Volatilitas harga inherent dari cryptocurrency berarti pergerakan mendadak ke salah satu arah dapat dengan cepat mengubah lanskap likuidasi bagi jutaan trader yang memegang posisi leverage di bursa terpusat.
Skenario Likuidasi Naik: Menembus di atas $2.477
Jika Ethereum melewati level $2.477, akumulasi likuidasi short di bursa terpusat utama akan mencapai jumlah kritis sebesar $1,021 miliar. Skenario kenaikan ini akan memicu pembelian paksa saat posisi short dilikuidasi, berpotensi menciptakan momentum kenaikan tambahan. Bagi trader yang memegang posisi short, ini merupakan zona risiko signifikan yang memerlukan manajemen posisi dan pertimbangan stop-loss yang hati-hati agar terhindar dari kerugian besar selama rally volatil.
Risiko Penurunan: Apa yang Terjadi di Bawah $2.245
Sebaliknya, penurunan di bawah $2.245 akan memicu likuidasi posisi long senilai sekitar $533 juta. Skenario penurunan ini menghadirkan profil risiko yang berbeda, di mana trader bullish dan pemegang posisi long menghadapi likuidasi paksa yang dapat mempercepat pergerakan harga ke bawah. Efek kumulatif dari likuidasi semacam ini dapat memperbesar penurunan pasar di luar apa yang didukung faktor fundamental saja.
Implikasi Pasar bagi Trader dan Pemegang Posisi
Ambang likuidasi ini menyoroti keseimbangan yang rapuh di pasar leverage. Dengan ETH diperdagangkan di antara kedua ekstrem ini, setiap pergerakan harga yang signifikan ke salah satu arah berpotensi memicu penutupan posisi secara paksa yang besar. Memahami level kritis ini membantu trader membuat keputusan yang lebih baik terkait rasio leverage, ukuran posisi, dan strategi manajemen risiko. Jumlah $1,021 miliar di sisi atas versus $533 juta di sisi bawah juga menunjukkan eksposur likuidasi yang tidak simetris, menunjukkan bahwa pasar saat ini memiliki risiko sisi short yang lebih besar yang dapat dipicu oleh pergerakan naik yang tegas.