Bank Sentral Venezuela (BCV) menjalankan strategi intervensi tanpa preceden di pasar paralel mata uang asing, menyuntikkan volume USD yang mencatatkan rekor ke bank-bank komersial. Hasil langsungnya tercermin pada harga USDT P2P, yang mengalami penurunan signifikan dari 630 menjadi 505 VES dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini bertujuan secara eksplisit untuk memaksa konvergensi ke tingkat kurs resmi dan mengurangi spekulasi di pasar yang tidak diatur.
Tujuan utama: menutup celah di pasar paralel
Strategi BCV bertujuan menghilangkan perbedaan historis antara kurs resmi dan harga di pasar paralel. Melalui injeksi besar-besaran dolar ke dalam sistem perbankan, otoritas moneter berusaha meningkatkan penawaran mata uang asing melalui saluran formal, mengurangi permintaan terhadap USDT dan cryptocurrency lain di platform P2P. Pendekatan ini bertujuan membatasi spekulasi yang selama bertahun-tahun menjadi ciri khas pasar paralel Venezuela.
Dampak langsung di P2P dan volatilitas harga
USDT “mengalami” tekanan penurunan dan berusaha mengarahkan kembali ke tingkat yang lebih dekat dengan kurs resmi. Celah yang memisahkan kedua harga tersebut secara perlahan tertutup, mengubah dinamika tradisional pasar paralel. Investor cryptocurrency menyaksikan bagaimana selisih harga menyempit, yang secara langsung mempengaruhi strategi arbitrase dan spekulasi yang selama ini menghasilkan keuntungan saat divergensi lebih besar.
Perspektif: berapa lama tekanan ini akan bertahan?
Dalam jangka pendek, bolívar (VES) dan mata uang fisik menjadi lebih kompetitif dibandingkan USDT di pasar paralel. Pasar P2P dipaksa menyesuaikan harga mereka. Pertanyaan utama adalah apakah BCV dapat mempertahankan injeksi mata uang asing ini secara berkelanjutan, dan apakah pasar paralel akan kembali aktif setelah tekanan situasional mereda. Analis memperingatkan bahwa strategi ini membutuhkan kontinuitas agar efeknya bertahan lama di pasar mata uang asing paralel.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Injeksi devisi dari BCV menimbulkan tekanan di pasar paralel USDT
Bank Sentral Venezuela (BCV) menjalankan strategi intervensi tanpa preceden di pasar paralel mata uang asing, menyuntikkan volume USD yang mencatatkan rekor ke bank-bank komersial. Hasil langsungnya tercermin pada harga USDT P2P, yang mengalami penurunan signifikan dari 630 menjadi 505 VES dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini bertujuan secara eksplisit untuk memaksa konvergensi ke tingkat kurs resmi dan mengurangi spekulasi di pasar yang tidak diatur.
Tujuan utama: menutup celah di pasar paralel
Strategi BCV bertujuan menghilangkan perbedaan historis antara kurs resmi dan harga di pasar paralel. Melalui injeksi besar-besaran dolar ke dalam sistem perbankan, otoritas moneter berusaha meningkatkan penawaran mata uang asing melalui saluran formal, mengurangi permintaan terhadap USDT dan cryptocurrency lain di platform P2P. Pendekatan ini bertujuan membatasi spekulasi yang selama bertahun-tahun menjadi ciri khas pasar paralel Venezuela.
Dampak langsung di P2P dan volatilitas harga
USDT “mengalami” tekanan penurunan dan berusaha mengarahkan kembali ke tingkat yang lebih dekat dengan kurs resmi. Celah yang memisahkan kedua harga tersebut secara perlahan tertutup, mengubah dinamika tradisional pasar paralel. Investor cryptocurrency menyaksikan bagaimana selisih harga menyempit, yang secara langsung mempengaruhi strategi arbitrase dan spekulasi yang selama ini menghasilkan keuntungan saat divergensi lebih besar.
Perspektif: berapa lama tekanan ini akan bertahan?
Dalam jangka pendek, bolívar (VES) dan mata uang fisik menjadi lebih kompetitif dibandingkan USDT di pasar paralel. Pasar P2P dipaksa menyesuaikan harga mereka. Pertanyaan utama adalah apakah BCV dapat mempertahankan injeksi mata uang asing ini secara berkelanjutan, dan apakah pasar paralel akan kembali aktif setelah tekanan situasional mereda. Analis memperingatkan bahwa strategi ini membutuhkan kontinuitas agar efeknya bertahan lama di pasar mata uang asing paralel.