Mata uang Inggris menghadapi situasi ketidakpastian sementara Bank of England bersiap mengumumkan kebijakan moneternya. Menurut analisis yang disampaikan oleh Michael Pfister dari Commerzbank, poundsterling dapat mengalami depresiasi yang signifikan tergantung pada bagaimana jalannya pertemuan kebijakan moneter tersebut.
Ekspektasi pasar di Inggris menentukan arah
Pasar memperkirakan suara mayoritas 7-2 mendukung mempertahankan suku bunga tanpa perubahan. Namun, Pfister memperingatkan bahwa angka ini bisa berubah secara substansial. Jika voting menunjukkan fragmentasi yang lebih besar dari yang diperkirakan, para pelaku pasar mungkin mulai mengantisipasi pemotongan suku bunga yang lebih agresif dalam beberapa bulan mendatang, yang akan memberikan tekanan turun pada poundsterling.
Analisis Pfister: pemotongan di masa depan dan depresiasi
Michael Pfister dari Commerzbank menyoroti bahwa skenario paling kritis bagi poundsterling terjadi jika Bank of England memutuskan untuk mempertahankan sikap saat ini tetapi meningkatkan sinyal tentang pemotongan suku bunga di masa dekat. Kombinasi pesan ini akan mengirim sinyal campuran ke pasar, menghasilkan ekspektasi pelemahan bertahap dari mata uang Inggris.
Ramalan Bank of England dengan relevansi lebih besar
Lembaga ini juga akan menyampaikan proyeksi ekonomi pertamanya sejak pemerintah Inggris mengumumkan anggarannya pada bulan November lalu. Proyeksi baru ini dapat memperkuat narasi pasar tentang perlunya pemotongan suku bunga yang lebih substansial, yang akan membuka jalan bagi depresiasi lebih lanjut dari poundsterling dalam beberapa kuartal mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tekanan terhadap poundsterling di Inggris menjelang keputusan suku bunga Bank of England
Mata uang Inggris menghadapi situasi ketidakpastian sementara Bank of England bersiap mengumumkan kebijakan moneternya. Menurut analisis yang disampaikan oleh Michael Pfister dari Commerzbank, poundsterling dapat mengalami depresiasi yang signifikan tergantung pada bagaimana jalannya pertemuan kebijakan moneter tersebut.
Ekspektasi pasar di Inggris menentukan arah
Pasar memperkirakan suara mayoritas 7-2 mendukung mempertahankan suku bunga tanpa perubahan. Namun, Pfister memperingatkan bahwa angka ini bisa berubah secara substansial. Jika voting menunjukkan fragmentasi yang lebih besar dari yang diperkirakan, para pelaku pasar mungkin mulai mengantisipasi pemotongan suku bunga yang lebih agresif dalam beberapa bulan mendatang, yang akan memberikan tekanan turun pada poundsterling.
Analisis Pfister: pemotongan di masa depan dan depresiasi
Michael Pfister dari Commerzbank menyoroti bahwa skenario paling kritis bagi poundsterling terjadi jika Bank of England memutuskan untuk mempertahankan sikap saat ini tetapi meningkatkan sinyal tentang pemotongan suku bunga di masa dekat. Kombinasi pesan ini akan mengirim sinyal campuran ke pasar, menghasilkan ekspektasi pelemahan bertahap dari mata uang Inggris.
Ramalan Bank of England dengan relevansi lebih besar
Lembaga ini juga akan menyampaikan proyeksi ekonomi pertamanya sejak pemerintah Inggris mengumumkan anggarannya pada bulan November lalu. Proyeksi baru ini dapat memperkuat narasi pasar tentang perlunya pemotongan suku bunga yang lebih substansial, yang akan membuka jalan bagi depresiasi lebih lanjut dari poundsterling dalam beberapa kuartal mendatang.