Pada awal Februari, sebuah alamat crypto yang terkenal dengan strategi trading gelombang frekuensi tinggi telah melakukan realisasi keuntungan atas posisi short BTC-nya. Berdasarkan data dari Hyperinsight yang dipantau oleh BlockBeats, alamat dengan nama “2000 Juta Gelombang Pemburu” ini mengurangi eksposur short sebesar 29.24 BTC. Langkah ini mencerminkan taktik profit taking yang strategis di pasar yang sedang bergejolak.
Pengurangan Posisi Short dan Perubahan Nilai Holding
Setelah penutupan sebagian posisi short tersebut, total nilai aset yang masih dalam kondisi short berkurang signifikan menjadi 1.879 miliar dolar AS. Harga rata-rata cost basis juga turun menjadi 81.254 dolar AS per BTC. Momentum ini menunjukkan bahwa alamat ini berhasil memanfaatkan volatilitas pasar untuk mengamankan profit. Saat ini, keuntungan mengambang dari sisa posisi short mencapai sekitar 144 juta dolar AS, dengan tingkat pengembalian yang mengesankan mencapai 84,34%.
Strategi Trading Gelombang Jangka Panjang yang Menguntungkan
Alamat tersebut dikenal melakukan perdagangan multi-koin dengan frekuensi tinggi, di mana setiap holding rata-rata hanya bertahan sekitar 20 jam. Pendekatan ini memungkinkan trader untuk menangkap fluktuasi harga jangka pendek. Track record yang mengesankan menunjukkan bahwa sejak Oktober tahun lalu, dengan modal awal sebesar 2 miliar dolar AS, alamat ini telah berhasil mengakumulasi keuntungan hampir mencapai 1 miliar dolar AS. Efisiensi ini membuktikan bahwa strategi short dan trading gelombang yang konsisten dapat menghasilkan return yang substansial dalam lingkungan pasar crypto yang volatile.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Alamat Pemburu Gelombang Menutup Short BTC, Raih Keuntungan 144 Juta Dolar
Pada awal Februari, sebuah alamat crypto yang terkenal dengan strategi trading gelombang frekuensi tinggi telah melakukan realisasi keuntungan atas posisi short BTC-nya. Berdasarkan data dari Hyperinsight yang dipantau oleh BlockBeats, alamat dengan nama “2000 Juta Gelombang Pemburu” ini mengurangi eksposur short sebesar 29.24 BTC. Langkah ini mencerminkan taktik profit taking yang strategis di pasar yang sedang bergejolak.
Pengurangan Posisi Short dan Perubahan Nilai Holding
Setelah penutupan sebagian posisi short tersebut, total nilai aset yang masih dalam kondisi short berkurang signifikan menjadi 1.879 miliar dolar AS. Harga rata-rata cost basis juga turun menjadi 81.254 dolar AS per BTC. Momentum ini menunjukkan bahwa alamat ini berhasil memanfaatkan volatilitas pasar untuk mengamankan profit. Saat ini, keuntungan mengambang dari sisa posisi short mencapai sekitar 144 juta dolar AS, dengan tingkat pengembalian yang mengesankan mencapai 84,34%.
Strategi Trading Gelombang Jangka Panjang yang Menguntungkan
Alamat tersebut dikenal melakukan perdagangan multi-koin dengan frekuensi tinggi, di mana setiap holding rata-rata hanya bertahan sekitar 20 jam. Pendekatan ini memungkinkan trader untuk menangkap fluktuasi harga jangka pendek. Track record yang mengesankan menunjukkan bahwa sejak Oktober tahun lalu, dengan modal awal sebesar 2 miliar dolar AS, alamat ini telah berhasil mengakumulasi keuntungan hampir mencapai 1 miliar dolar AS. Efisiensi ini membuktikan bahwa strategi short dan trading gelombang yang konsisten dapat menghasilkan return yang substansial dalam lingkungan pasar crypto yang volatile.