Ledakan Energi Surya di Afrika: 54 Negara Pelopor Transisi Energi

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Seluruh Afrika, yang diwakili oleh 54 negara bagian, sedang bersiap untuk momen penting dalam transformasi energi. Industri tenaga surya di benua ini akan mengalami ekspansi luar biasa, dengan pasar lokal yang berkembang melalui berbagai proyek skala. Menurut laporan yang dirilis oleh Global Solar Council, Afrika berada di pusat revolusi energi yang akan berdampak pada banyak negara.

Kapasitas Surya yang Tumbuh Eksponensial dalam Beberapa Tahun Mendatang

Pada tahun 2025, benua ini menambahkan sekitar 4,5 gigawatt kapasitas tenaga surya baru, mencatat peningkatan mengesankan sebesar 54% dibandingkan tahun sebelumnya dan memecahkan rekor sebelumnya pada 2023. Data ini tidak hanya mencerminkan meningkatnya antusiasme terhadap energi terbarukan, tetapi juga komitmen nyata dari pemerintah Afrika terhadap keberlanjutan.

Proyeksi jangka panjang bahkan lebih menjanjikan. Menurut analisis dari Global Solar Council, kapasitas tenaga surya tahunan Afrika dapat mencapai lebih dari 33 gigawatt pada tahun 2029, menunjukkan pertumbuhan lebih dari enam kali lipat dibandingkan level historis. Ini berarti bahwa 54 negara bagian Afrika akan melakukan investasi besar-besaran dalam infrastruktur terbarukan dalam beberapa tahun ke depan.

Afrika Selatan, Nigeria, dan Mesir Memimpin Transisi Surya di Benua

Beberapa negara di benua ini sudah mulai muncul sebagai pemain utama. Afrika Selatan telah mencapai kapasitas terpasang sebesar 1,6 gigawatt, menempatkannya sebagai pemimpin tak terbantahkan di wilayah ini. Nigeria menyusul dengan kapasitas terpasang sebesar 803 megawatt, sementara Mesir telah mengumpulkan 500 megawatt. Ketiga negara ini merupakan bukti nyata bagaimana tenaga surya sedang mengubah lanskap energi Afrika.

Peran yang Meluas dari Pasar Terdistribusi dan Utilitas

Pertumbuhan tidak berasal dari satu sumber saja. Global Solar Council menyoroti bahwa baik sistem tenaga surya terdistribusi (yang digunakan oleh konsumen kecil dan komunitas lokal) maupun pembangkit skala utilitas (pembangkit tenaga surya besar) berkembang secara bersamaan di berbagai negara. Perluasan paralel ini menciptakan ekosistem energi yang lebih tangguh dan beragam.

Dengan tren pertumbuhan ini, 54 negara bagian Afrika akan dapat menikmati transisi energi yang lebih adil dan berkelanjutan, di mana potensi tenaga surya yang tak terbatas di benua ini akhirnya dimanfaatkan secara sistematis dan terkoordinasi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)