Nifty Gateway, salah satu platform perdagangan NFT tertua yang pernah mencapai peak dalam industri dengan memfasilitasi lebih dari $300 juta penjualan, akan resmi ditutup dalam waktu kurang dari sebulan. Platform milik Gemini ini telah memasuki fase withdrawal-only sejak awal Februari 2026, memberikan pengguna kesempatan emas untuk memindahkan NFT dan dana mereka sebelum operasi berakhir. Keputusan ini menandai akhir dari era yang pernah menjadi pusat ledakan seni digital, sekaligus mencerminkan perubahan dramatis dalam lanskap pasar NFT global.
Nifty Gateway di Era Peak: Bagaimana Platform Menjadi Pemimpin Pasar NFT
Di pertengahan 2021, Nifty Gateway mencapai puncak kejayaannya sebagai destinasi utama untuk koleksi digital berkualitas tinggi. Platform ini memainkan peran krusial dalam membawa NFT ke audiens mainstream dengan menyederhanakan proses pembelian dan menerima pembayaran kartu kredit—sesuatu yang jarang dilakukan di pasar crypto pada saat itu. Kolaborasi dengan seniman terkenal seperti Beeple dan Grimes memperkuat posisinya sebagai platform pilihan bagi kolektor dan pecinta seni digital. Volume transaksi mencapai rekor dengan lebih dari $300 juta penjualan, menjadikan Nifty Gateway sebagai salah satu pemimpin indeks dalam industri NFT yang sedang berkembang pesat.
Kesuksesan ini bukan kebetulan—platform tersebut mengintegrasikan pengalaman pengguna yang intuitif dengan koleksi kurasi berkualitas tinggi, membedakan dirinya dari marketplace NFT lainnya yang lebih tersentralisasi pada protokol blockchain. Kemampuan untuk menerima pembayaran konvensional membuka akses bagi jutaan pengguna yang sebelumnya terhalang oleh kompleksitas transaksi crypto.
Pivoting dari Marketplace ke Studio Kreatif: Perubahan Strategis Tahun 2024
Namun perkembangan industri NFT tidak sesuai harapan. Mulai April 2024, Nifty Gateway mengubah arah strategisnya secara fundamental dengan melakukan rebranding menjadi Nifty Gateway Studio. Alih-alih melanjutkan operasi marketplace, platform beralih fokus pada pembangunan proyek kreatif onchain melalui kemitraan dengan merek dan seniman. Strategi ini mencerminkan upaya untuk beradaptasi dengan realitas pasar NFT yang mengalami kontraksi signifikan.
Gemini, perusahaan induk yang mengelola Nifty Gateway, menjelaskan bahwa transformasi ini memungkinkan mereka untuk memperkuat fokus pada visi jangka panjang. Menurut pernyataan resmi, keputusan menutup operasi marketplace akan membebaskan sumber daya untuk mengembangkan “super app satu atap” yang komprehensif bagi pelanggan Gemini. Meskipun demikian, dukungan terhadap ekosistem NFT tidak akan hilang sepenuhnya—Gemini Wallet akan terus menjadi saluran untuk mengelola dan bertransaksi dengan aset NFT.
Penutupan dan Masa Depan: NFT Wallet Gemini Menggantikan Nifty Gateway
Proses penutupan Nifty Gateway telah dimulai dengan periode withdrawal-only yang berlangsung hingga 23 Februari 2026. Pengguna memiliki waktu terbatas untuk memindahkan NFT dan dana mereka melalui dua opsi utama: mentransfer ke akun Gemini Exchange yang terhubung atau ke rekening bank pribadi melalui sistem pembayaran Stripe. Pemberitahuan penutupan telah ditampilkan di halaman utama platform untuk memastikan visibilitas maksimal kepada semua pengguna yang masih aktif.
Penutupan ini bukan sekadar akhir dari layanan marketplace, tetapi simbol dari konsolidasi strategis dalam ekosistem Gemini. Dengan memindahkan dukungan NFT ke Gemini Wallet, perusahaan berusaha menyederhanakan portofolio produk sambil tetap mempertahankan kemampuan untuk melayani komunitas NFT. Pendekatan ini mencerminkan tren industri yang lebih luas di mana platform mengoptimalkan operasi mereka menghadapi kondisi pasar yang lebih menantang.
Mengapa Pasar NFT Turun dari Peak: Konteks Pasar Global
Penutupan Nifty Gateway harus dipahami dalam konteks penurunan dramatis pasar NFT secara keseluruhan. Pada awal tahun 2022, segmen NFT mencapai puncak dengan kapitalisasi pasar sebesar $17 miliar, merayakan euforia digital art collectors di seluruh dunia. Namun sejak periode tersebut, industri telah mengalami bear market yang berkepanjangan, dengan momentum spekulatif menurun signifikan.
Kondisi terkini menunjukkan perbedaan yang mencolok: kapitalisasi pasar NFT saat ini berada di angka $2,8 miliar, merepresentasikan penurunan lebih dari 80 persen dari peak-nya. Kontraksi ini mencerminkan koreksi pasar yang sehat setelah periode spekulasi berlebihan, sekaligus mengungkapkan tantangan substansial dalam menemukan use case NFT yang sustainable di luar dari sekedar collectibles dan spekulasi. Platform-platform NFT seperti Nifty Gateway, yang dulunya berkembang pesat, kini harus beradaptasi atau keluar dari industri.
Penutupan Nifty Gateway pada 23 Februari 2026 menjadi landmark bagi industri NFT—menandai berakhirnya era pioneer marketplace NFT dan dimulainya fase konsolidasi yang lebih matang. Bagi pengguna yang masih memiliki aset di platform, bulan Februari 2026 adalah periode kritis untuk melakukan migrasi aset mereka sebelum operasi berakhir selamanya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dari Peak hingga Penutupan: Platform NFT Nifty Gateway akan Ditutup pada 23 Februari 2026
Nifty Gateway, salah satu platform perdagangan NFT tertua yang pernah mencapai peak dalam industri dengan memfasilitasi lebih dari $300 juta penjualan, akan resmi ditutup dalam waktu kurang dari sebulan. Platform milik Gemini ini telah memasuki fase withdrawal-only sejak awal Februari 2026, memberikan pengguna kesempatan emas untuk memindahkan NFT dan dana mereka sebelum operasi berakhir. Keputusan ini menandai akhir dari era yang pernah menjadi pusat ledakan seni digital, sekaligus mencerminkan perubahan dramatis dalam lanskap pasar NFT global.
Nifty Gateway di Era Peak: Bagaimana Platform Menjadi Pemimpin Pasar NFT
Di pertengahan 2021, Nifty Gateway mencapai puncak kejayaannya sebagai destinasi utama untuk koleksi digital berkualitas tinggi. Platform ini memainkan peran krusial dalam membawa NFT ke audiens mainstream dengan menyederhanakan proses pembelian dan menerima pembayaran kartu kredit—sesuatu yang jarang dilakukan di pasar crypto pada saat itu. Kolaborasi dengan seniman terkenal seperti Beeple dan Grimes memperkuat posisinya sebagai platform pilihan bagi kolektor dan pecinta seni digital. Volume transaksi mencapai rekor dengan lebih dari $300 juta penjualan, menjadikan Nifty Gateway sebagai salah satu pemimpin indeks dalam industri NFT yang sedang berkembang pesat.
Kesuksesan ini bukan kebetulan—platform tersebut mengintegrasikan pengalaman pengguna yang intuitif dengan koleksi kurasi berkualitas tinggi, membedakan dirinya dari marketplace NFT lainnya yang lebih tersentralisasi pada protokol blockchain. Kemampuan untuk menerima pembayaran konvensional membuka akses bagi jutaan pengguna yang sebelumnya terhalang oleh kompleksitas transaksi crypto.
Pivoting dari Marketplace ke Studio Kreatif: Perubahan Strategis Tahun 2024
Namun perkembangan industri NFT tidak sesuai harapan. Mulai April 2024, Nifty Gateway mengubah arah strategisnya secara fundamental dengan melakukan rebranding menjadi Nifty Gateway Studio. Alih-alih melanjutkan operasi marketplace, platform beralih fokus pada pembangunan proyek kreatif onchain melalui kemitraan dengan merek dan seniman. Strategi ini mencerminkan upaya untuk beradaptasi dengan realitas pasar NFT yang mengalami kontraksi signifikan.
Gemini, perusahaan induk yang mengelola Nifty Gateway, menjelaskan bahwa transformasi ini memungkinkan mereka untuk memperkuat fokus pada visi jangka panjang. Menurut pernyataan resmi, keputusan menutup operasi marketplace akan membebaskan sumber daya untuk mengembangkan “super app satu atap” yang komprehensif bagi pelanggan Gemini. Meskipun demikian, dukungan terhadap ekosistem NFT tidak akan hilang sepenuhnya—Gemini Wallet akan terus menjadi saluran untuk mengelola dan bertransaksi dengan aset NFT.
Penutupan dan Masa Depan: NFT Wallet Gemini Menggantikan Nifty Gateway
Proses penutupan Nifty Gateway telah dimulai dengan periode withdrawal-only yang berlangsung hingga 23 Februari 2026. Pengguna memiliki waktu terbatas untuk memindahkan NFT dan dana mereka melalui dua opsi utama: mentransfer ke akun Gemini Exchange yang terhubung atau ke rekening bank pribadi melalui sistem pembayaran Stripe. Pemberitahuan penutupan telah ditampilkan di halaman utama platform untuk memastikan visibilitas maksimal kepada semua pengguna yang masih aktif.
Penutupan ini bukan sekadar akhir dari layanan marketplace, tetapi simbol dari konsolidasi strategis dalam ekosistem Gemini. Dengan memindahkan dukungan NFT ke Gemini Wallet, perusahaan berusaha menyederhanakan portofolio produk sambil tetap mempertahankan kemampuan untuk melayani komunitas NFT. Pendekatan ini mencerminkan tren industri yang lebih luas di mana platform mengoptimalkan operasi mereka menghadapi kondisi pasar yang lebih menantang.
Mengapa Pasar NFT Turun dari Peak: Konteks Pasar Global
Penutupan Nifty Gateway harus dipahami dalam konteks penurunan dramatis pasar NFT secara keseluruhan. Pada awal tahun 2022, segmen NFT mencapai puncak dengan kapitalisasi pasar sebesar $17 miliar, merayakan euforia digital art collectors di seluruh dunia. Namun sejak periode tersebut, industri telah mengalami bear market yang berkepanjangan, dengan momentum spekulatif menurun signifikan.
Kondisi terkini menunjukkan perbedaan yang mencolok: kapitalisasi pasar NFT saat ini berada di angka $2,8 miliar, merepresentasikan penurunan lebih dari 80 persen dari peak-nya. Kontraksi ini mencerminkan koreksi pasar yang sehat setelah periode spekulasi berlebihan, sekaligus mengungkapkan tantangan substansial dalam menemukan use case NFT yang sustainable di luar dari sekedar collectibles dan spekulasi. Platform-platform NFT seperti Nifty Gateway, yang dulunya berkembang pesat, kini harus beradaptasi atau keluar dari industri.
Penutupan Nifty Gateway pada 23 Februari 2026 menjadi landmark bagi industri NFT—menandai berakhirnya era pioneer marketplace NFT dan dimulainya fase konsolidasi yang lebih matang. Bagi pengguna yang masih memiliki aset di platform, bulan Februari 2026 adalah periode kritis untuk melakukan migrasi aset mereka sebelum operasi berakhir selamanya.