Pembiayaan infrastruktur berbasis blockchain: Peluncuran proyek tokenisasi aset air di Indonesia, target ekspansi sebesar 200 juta dolar AS ke Asia Tenggara
【币界】Indonesia sedang menjajaki jalur pendanaan yang menarik. Perusahaan infrastruktur blockchain Global Settlement Network bekerja sama dengan dana investasi lokal Globalasia Infrastructure Fund, meluncurkan pilot tokenisasi aset fasilitas pengolahan air di Jakarta.
Skala proyek ini tampaknya tidak kecil—melibatkan 8 pabrik pengolahan air yang telah menandatangani kontrak dengan pemerintah, fasilitas ini saat ini melayani 36.000 penduduk, dengan kapasitas sekitar 2.300 liter air bersih per detik. Melalui tokenisasi aset ini, mereka berencana mengumpulkan hingga 35 juta dolar AS untuk meningkatkan fasilitas pengolahan air dan memperluas jaringan pasokan air.
Angka ini sangat meyakinkan. Menurut prediksi, hingga akhir 2026, fasilitas ini dapat menghasilkan pendapatan lebih dari 15 juta dolar AS. Yang lebih penting, Global Settlement Network tidak hanya menargetkan pasar Indonesia—mereka berencana dalam 12 bulan ke depan untuk secara bertahap memperluas model tokenisasi aset ini ke seluruh Asia Tenggara, dengan target skala tokenisasi aset air mencapai 200 juta dolar AS.
Kasus ini mencerminkan tren: tokenisasi aset dunia nyata (RWA) secara bertahap merambah dari bidang keuangan ke bidang infrastruktur, dan pasar Asia Tenggara karena kebutuhan pendanaan yang tinggi serta lingkungan regulasi yang relatif ramah, sedang menjadi tempat uji coba inovasi semacam ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
咦, fasilitas pengolahan air juga mulai di-chain? Logika ini benar-benar luar biasa... token infrastruktur yang didukung pemerintah, rasanya jauh lebih terpercaya daripada beberapa proyek udara haha
---
3500 juta dolar AS, aku cuma pengen tahu berapa lama periode balik modal kali ini... Tapi proyek arus kas memang menarik, penghasilan stabil lebih nyaman daripada trading koin
---
Operasi Indonesia kali ini cukup menarik, kombinasi infrastruktur + blockchain, pendanaan di Asia Tenggara benar-benar sedang berubah
---
Tunggu dulu, siapa yang akan mengelola risiko aset ini? Rasanya hanya memiliki token tanpa mekanisme pengelolaan yang baik juga sia-sia
---
Lagi-lagi prediksi 2026... proyek semacam ini paling takut kurangnya kemampuan eksekusi, kita tunggu saja hasilnya
---
Kalau benar-benar bisa menghasilkan pendapatan 1500 juta dolar AS secara stabil, itu baru ekonomi riil yang di-chain, tidak seperti beberapa proyek yang setiap hari bicara tentang big pancake
---
Ngomong-ngomong, apakah bisa investasi dalam hal semacam ini? Atau harus benar-benar riset sendiri sampai paham sebelum masuk pasar
Lihat AsliBalas0
ImpermanentTherapist
· 13jam yang lalu
基础设施代币化?印尼 ini benar-benar berani memikirkan langkah ini, tapi jujur saja, ini seperti menjual sekuritas biaya air kepada investor ritel, ngomong-ngomong, apakah hasilnya benar-benar bisa memenuhi harapan...
---
3500 juta dolar AS ini? Rasanya kurang banget, apakah kekurangan air di Indonesia sebesar itu
---
Lagi-lagi narasi penyelamat blockchain, kita lihat saja apakah bisa benar-benar direalisasikan sampai tahun 2026
---
Jujur saja, tokenisasi infrastruktur ini menarik, tapi siapa yang akan menanggung risikonya... Apakah jaminan pemerintah benar-benar dapat diandalkan
---
Proyek dengan 36 ribu orang dan dana 3500 juta dolar, berapa sebenarnya investasi per orang, rasanya logika penetapan harga agak aneh
---
Global Settlement Network? Saya belum pernah dengar, tim baru mana lagi ini
---
Tokenisasi pabrik pengolahan air... kalau proyeknya kabur gimana, apakah ada kekosongan regulasi di Asia Tenggara
---
Tunggu dulu, kenapa tidak langsung melakukan pendanaan saja, malah pakai tokenisasi, apa keuntungannya
---
2300 liter/detik? Benarkah, rasanya angka-angka ini terlalu sempurna
---
Apakah pemerintah Indonesia benar-benar akan menerima metode seperti ini, bagaimana sikap regulasi di Asia Tenggara
Pembiayaan infrastruktur berbasis blockchain: Peluncuran proyek tokenisasi aset air di Indonesia, target ekspansi sebesar 200 juta dolar AS ke Asia Tenggara
【币界】Indonesia sedang menjajaki jalur pendanaan yang menarik. Perusahaan infrastruktur blockchain Global Settlement Network bekerja sama dengan dana investasi lokal Globalasia Infrastructure Fund, meluncurkan pilot tokenisasi aset fasilitas pengolahan air di Jakarta.
Skala proyek ini tampaknya tidak kecil—melibatkan 8 pabrik pengolahan air yang telah menandatangani kontrak dengan pemerintah, fasilitas ini saat ini melayani 36.000 penduduk, dengan kapasitas sekitar 2.300 liter air bersih per detik. Melalui tokenisasi aset ini, mereka berencana mengumpulkan hingga 35 juta dolar AS untuk meningkatkan fasilitas pengolahan air dan memperluas jaringan pasokan air.
Angka ini sangat meyakinkan. Menurut prediksi, hingga akhir 2026, fasilitas ini dapat menghasilkan pendapatan lebih dari 15 juta dolar AS. Yang lebih penting, Global Settlement Network tidak hanya menargetkan pasar Indonesia—mereka berencana dalam 12 bulan ke depan untuk secara bertahap memperluas model tokenisasi aset ini ke seluruh Asia Tenggara, dengan target skala tokenisasi aset air mencapai 200 juta dolar AS.
Kasus ini mencerminkan tren: tokenisasi aset dunia nyata (RWA) secara bertahap merambah dari bidang keuangan ke bidang infrastruktur, dan pasar Asia Tenggara karena kebutuhan pendanaan yang tinggi serta lingkungan regulasi yang relatif ramah, sedang menjadi tempat uji coba inovasi semacam ini.