Trading di pasar kripto membutuhkan lebih dari sekadar intuisi pasar—dibutuhkan pendekatan sistematis yang didasarkan pada aturan terbukti dan kebijaksanaan praktis.
Pertama, tetapkan kerangka trading Anda. Tentukan ukuran posisi relatif terhadap portofolio Anda, tetapkan titik masuk dan keluar yang jelas sebelum melakukan perdagangan, dan jangan pernah mengekspos diri Anda pada kerugian yang tidak mampu Anda tanggung. Ini bukan saran; ini adalah fondasi Anda.
Selanjutnya, tingkatkan eksekusi Anda. Pantau struktur pasar dan pola aksi harga. Pahami kapan momentum lebih menguntungkan pembeli versus penjual. Simpan catatan terperinci tentang perdagangan Anda—bukan untuk obses terhadapnya, tetapi untuk mengidentifikasi apa yang benar-benar berhasil untuk Anda versus apa yang sekadar terasa benar.
Akhirnya, kenali jebakan yang menjerat kebanyakan trader. Overtrading karena bosan atau FOMO menghancurkan akun lebih cepat daripada crash pasar mana pun. Trading balas dendam setelah kerugian memperparah kesalahan. Mengabaikan rencana yang telah ditetapkan karena momen "hanya sekali ini" biasanya berakhir dengan bencana. Pemenang bukanlah mereka yang menangkap setiap gerakan; mereka adalah yang tetap disiplin saat pasar berteriak sebaliknya.
Perbedaan antara keuntungan berkelanjutan dan kerugian besar sering kali bergantung pada mengikuti aturan yang membosankan dan tidak menarik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LayerZeroHero
· 10jam yang lalu
Bagus sekali, tetapi sebagian besar orang tetap mati karena FOMO
Lihat AsliBalas0
MechanicalMartel
· 10jam yang lalu
Benar, aturan adalah aturan, tidak ada jalan pintas.
---
discipline > luck, ini adalah kebenaran.
---
Catatan review benar-benar menyelamatkan beberapa akun saya berkali-kali.
---
FOMO saat itu adalah awal dari likuidasi, luar biasa.
---
Aturan yang membosankan justru yang bertahan lama, tidak ada yang salah.
---
Kebanyakan orang gagal karena berkata "Ini cuma sekali" dan berhenti.
---
position sizing benar-benar tidak bisa sembarangan, yang sudah belajar pasti mengerti.
---
Setelah disiplin terbentuk, baru tahu rasanya menghasilkan uang.
---
Set stop loss sudah dipasang, jangan sembarangan lihat chart, itu yang sebenarnya.
Lihat AsliBalas0
StakeTillRetire
· 10jam yang lalu
Kata-kata terdengar bagus, tetapi berapa banyak yang benar-benar bisa bertahan? Saya telah melihat terlalu banyak orang yang merencanakan dengan sempurna tetapi eksekusinya buruk, dan akhirnya mereka dikalahkan oleh FOMO.
Trading di pasar kripto membutuhkan lebih dari sekadar intuisi pasar—dibutuhkan pendekatan sistematis yang didasarkan pada aturan terbukti dan kebijaksanaan praktis.
Pertama, tetapkan kerangka trading Anda. Tentukan ukuran posisi relatif terhadap portofolio Anda, tetapkan titik masuk dan keluar yang jelas sebelum melakukan perdagangan, dan jangan pernah mengekspos diri Anda pada kerugian yang tidak mampu Anda tanggung. Ini bukan saran; ini adalah fondasi Anda.
Selanjutnya, tingkatkan eksekusi Anda. Pantau struktur pasar dan pola aksi harga. Pahami kapan momentum lebih menguntungkan pembeli versus penjual. Simpan catatan terperinci tentang perdagangan Anda—bukan untuk obses terhadapnya, tetapi untuk mengidentifikasi apa yang benar-benar berhasil untuk Anda versus apa yang sekadar terasa benar.
Akhirnya, kenali jebakan yang menjerat kebanyakan trader. Overtrading karena bosan atau FOMO menghancurkan akun lebih cepat daripada crash pasar mana pun. Trading balas dendam setelah kerugian memperparah kesalahan. Mengabaikan rencana yang telah ditetapkan karena momen "hanya sekali ini" biasanya berakhir dengan bencana. Pemenang bukanlah mereka yang menangkap setiap gerakan; mereka adalah yang tetap disiplin saat pasar berteriak sebaliknya.
Perbedaan antara keuntungan berkelanjutan dan kerugian besar sering kali bergantung pada mengikuti aturan yang membosankan dan tidak menarik.