Penelitian yang dirilis oleh Kaspersky baru-baru ini mengungkapkan bahwa penjahat siber secara aktif menjual akun kripto yang dicuri di platform dark web. Nilai akun-akun yang menjadi sasaran perdagangan ilegal ini berada pada tingkat yang cukup rendah.
Harga Akun yang Dicuri di Dark Web
Menurut temuan laporan, penipu menjual akun kripto yang mereka curi melalui pencurian di dark web dengan harga rata-rata sebesar 105 dolar. Dinamika harga ini bervariasi tergantung pada volume aset yang terkait dan tingkat aksesnya, dengan fluktuasi dalam kisaran 60 hingga 400 dolar. Rentang harga yang luas ini menunjukkan bahwa pelaku serangan mempertimbangkan potensi nilai akun saat memilih target.
Phishing: Ancaman Utama
Analisis dari lembaga keamanan menemukan bahwa sebagian besar metode akses tidak sah ke akun kripto didasarkan pada teknik (phishing). Aktor jahat memanfaatkan email, bot Telegram, dan panel admin untuk menyalahgunakan dan menjual akun yang berhasil mereka kuasai secara cepat di dark web.
Sinyal Peringatan dari Data On-Chain
Analisis dari data blockchain menunjukkan bahwa 88,5% dari kampanye phishing yang dilakukan menargetkan kredensial login seperti (nama pengguna dan kata sandi). Persentase ini menjadi perhatian penting bagi ekosistem kripto pada tahun 2025. Pemeriksaan data on-chain mengungkapkan bahwa serangan pencurian identitas semacam ini dilakukan secara sistematis dan terorganisir.
Kebutuhan Keamanan dan Perlindungan
Tren yang terdeteksi ini secara jelas menunjukkan bahwa industri kripto harus membangun infrastruktur keamanan yang lebih kuat untuk melindungi data pengguna dan mencegah upaya akses tidak sah ke akun. Semua pemangku kepentingan, mulai dari pengguna individu hingga perusahaan, dihadapkan pada keharusan meningkatkan kesadaran keamanan dan menerapkan lapisan perlindungan tambahan seperti otentikasi multi-faktor.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Akun Kripto yang Dijual di Dark Web: Peringatan Industri dari Kaspersky
Penelitian yang dirilis oleh Kaspersky baru-baru ini mengungkapkan bahwa penjahat siber secara aktif menjual akun kripto yang dicuri di platform dark web. Nilai akun-akun yang menjadi sasaran perdagangan ilegal ini berada pada tingkat yang cukup rendah.
Harga Akun yang Dicuri di Dark Web
Menurut temuan laporan, penipu menjual akun kripto yang mereka curi melalui pencurian di dark web dengan harga rata-rata sebesar 105 dolar. Dinamika harga ini bervariasi tergantung pada volume aset yang terkait dan tingkat aksesnya, dengan fluktuasi dalam kisaran 60 hingga 400 dolar. Rentang harga yang luas ini menunjukkan bahwa pelaku serangan mempertimbangkan potensi nilai akun saat memilih target.
Phishing: Ancaman Utama
Analisis dari lembaga keamanan menemukan bahwa sebagian besar metode akses tidak sah ke akun kripto didasarkan pada teknik (phishing). Aktor jahat memanfaatkan email, bot Telegram, dan panel admin untuk menyalahgunakan dan menjual akun yang berhasil mereka kuasai secara cepat di dark web.
Sinyal Peringatan dari Data On-Chain
Analisis dari data blockchain menunjukkan bahwa 88,5% dari kampanye phishing yang dilakukan menargetkan kredensial login seperti (nama pengguna dan kata sandi). Persentase ini menjadi perhatian penting bagi ekosistem kripto pada tahun 2025. Pemeriksaan data on-chain mengungkapkan bahwa serangan pencurian identitas semacam ini dilakukan secara sistematis dan terorganisir.
Kebutuhan Keamanan dan Perlindungan
Tren yang terdeteksi ini secara jelas menunjukkan bahwa industri kripto harus membangun infrastruktur keamanan yang lebih kuat untuk melindungi data pengguna dan mencegah upaya akses tidak sah ke akun. Semua pemangku kepentingan, mulai dari pengguna individu hingga perusahaan, dihadapkan pada keharusan meningkatkan kesadaran keamanan dan menerapkan lapisan perlindungan tambahan seperti otentikasi multi-faktor.