Setelah harga emas baru-baru ini menembus angka 4500 dolar AS, Yardeni Research kemudian menyesuaikan penilaian jangka panjangnya terhadap pasar logam mulia. Lembaga riset ini mengumumkan bahwa target harga untuk tahun 2026 telah dinaikkan dari 5000 dolar AS menjadi 6000 dolar AS per ons, mencerminkan kepercayaan yang lebih kuat terhadap apresiasi berkelanjutan emas.
Penyesuaian prediksi ini berasal dari perubahan kondisi pasar saat ini. Ketika harga emas terus menembus rekor tertinggi, Yardeni Research merasa perlu untuk menilai kembali tingkat pengembalian yang diharapkan dan jalur harga. Target yang telah dinaikkan mencerminkan penilaian terbaru terhadap tekanan inflasi, ketidakpastian geopolitik, serta pembelian emas oleh bank sentral yang berkelanjutan.
Perlu dicatat bahwa Yardeni Research tidak mengubah prediksi jangka panjangnya. Lembaga ini tetap mempertahankan pandangannya bahwa harga emas akan mencapai 10000 dolar AS per ons pada tahun 2029, yang menunjukkan bahwa pandangannya terhadap tren pasar bullish jangka panjang emas tidak tergoyahkan. Target jangka panjang ini menunjukkan bahwa tim riset memperkirakan daya tarik emas sebagai aset safe haven akan terus meningkat.
Dari jalur harga saat ini, potensi kenaikan harga emas dari 4500 dolar AS ke 6000 dolar AS masih ada, dan seluruh dekade 2020-an mungkin menjadi periode keuntungan bagi para investor emas. Penyesuaian prediksi Yardeni Research ini memberikan standar acuan baru bagi pelaku pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Harga emas menembus rekor baru, Yardeni Research secara signifikan menaikkan target tahun 2026 menjadi $6000
Setelah harga emas baru-baru ini menembus angka 4500 dolar AS, Yardeni Research kemudian menyesuaikan penilaian jangka panjangnya terhadap pasar logam mulia. Lembaga riset ini mengumumkan bahwa target harga untuk tahun 2026 telah dinaikkan dari 5000 dolar AS menjadi 6000 dolar AS per ons, mencerminkan kepercayaan yang lebih kuat terhadap apresiasi berkelanjutan emas.
Penyesuaian prediksi ini berasal dari perubahan kondisi pasar saat ini. Ketika harga emas terus menembus rekor tertinggi, Yardeni Research merasa perlu untuk menilai kembali tingkat pengembalian yang diharapkan dan jalur harga. Target yang telah dinaikkan mencerminkan penilaian terbaru terhadap tekanan inflasi, ketidakpastian geopolitik, serta pembelian emas oleh bank sentral yang berkelanjutan.
Perlu dicatat bahwa Yardeni Research tidak mengubah prediksi jangka panjangnya. Lembaga ini tetap mempertahankan pandangannya bahwa harga emas akan mencapai 10000 dolar AS per ons pada tahun 2029, yang menunjukkan bahwa pandangannya terhadap tren pasar bullish jangka panjang emas tidak tergoyahkan. Target jangka panjang ini menunjukkan bahwa tim riset memperkirakan daya tarik emas sebagai aset safe haven akan terus meningkat.
Dari jalur harga saat ini, potensi kenaikan harga emas dari 4500 dolar AS ke 6000 dolar AS masih ada, dan seluruh dekade 2020-an mungkin menjadi periode keuntungan bagi para investor emas. Penyesuaian prediksi Yardeni Research ini memberikan standar acuan baru bagi pelaku pasar.