Pemerintah Malaysia berada di ambang krisis energi yang nyata, karena mereka berhasil mengidentifikasi jaringan kompleks dan luas yang khusus melakukan penambangan Bitcoin di luar kerangka hukum. Operasi ilegal ini telah menguras jumlah besar listrik dari jaringan nasional tanpa mematuhi pembayaran biaya atau kewajiban keuangan kepada negara.
Kerugian mencapai angka yang fantastis
Menurut laporan resmi dari otoritas terkait, kerugian finansial yang disebabkan oleh aktivitas ilegal ini melebihi satu miliar dolar selama lima tahun terakhir (dari 2020 hingga 2025). Angka ini mencerminkan penyebaran luas dari ribuan peternakan yang khusus menambang Bitcoin di seluruh Malaysia, yang menyebabkan beban yang meningkat pada infrastruktur energi negara.
Teknologi pengawasan canggih untuk memberantas penyelundupan
Dalam upaya mengurangi fenomena yang berkembang ini, aparat keamanan dan otoritas terkait menggunakan teknologi canggih untuk deteksi dan pengawasan. Upaya ini mengandalkan drone dan sistem analisis data mutakhir yang mampu mendeteksi lonjakan abnormal atau tidak biasa dalam konsumsi listrik, terutama di daerah yang dipenuhi aktivitas ini.
Tantangan dan perlawanan yang berlanjut
Namun demikian, tim penyelidik menghadapi tantangan besar karena upaya para pelaku dalam aktivitas ini mengembangkan metode baru untuk menyembunyikan dan menghindari pengawasan. Catatan menunjukkan bahwa sebagian besar peternakan ilegal ini menyembunyikan operasinya dengan menggunakan teknologi canggih, yang membuat proses memberantas fenomena ini menjadi lebih rumit dan membutuhkan upaya yang lebih besar dari pihak pemerintah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Biaya Tinggi: Bagaimana Penambangan Ilegal Mengancam Stabilitas Listrik di Malaysia
Pemerintah Malaysia berada di ambang krisis energi yang nyata, karena mereka berhasil mengidentifikasi jaringan kompleks dan luas yang khusus melakukan penambangan Bitcoin di luar kerangka hukum. Operasi ilegal ini telah menguras jumlah besar listrik dari jaringan nasional tanpa mematuhi pembayaran biaya atau kewajiban keuangan kepada negara.
Kerugian mencapai angka yang fantastis
Menurut laporan resmi dari otoritas terkait, kerugian finansial yang disebabkan oleh aktivitas ilegal ini melebihi satu miliar dolar selama lima tahun terakhir (dari 2020 hingga 2025). Angka ini mencerminkan penyebaran luas dari ribuan peternakan yang khusus menambang Bitcoin di seluruh Malaysia, yang menyebabkan beban yang meningkat pada infrastruktur energi negara.
Teknologi pengawasan canggih untuk memberantas penyelundupan
Dalam upaya mengurangi fenomena yang berkembang ini, aparat keamanan dan otoritas terkait menggunakan teknologi canggih untuk deteksi dan pengawasan. Upaya ini mengandalkan drone dan sistem analisis data mutakhir yang mampu mendeteksi lonjakan abnormal atau tidak biasa dalam konsumsi listrik, terutama di daerah yang dipenuhi aktivitas ini.
Tantangan dan perlawanan yang berlanjut
Namun demikian, tim penyelidik menghadapi tantangan besar karena upaya para pelaku dalam aktivitas ini mengembangkan metode baru untuk menyembunyikan dan menghindari pengawasan. Catatan menunjukkan bahwa sebagian besar peternakan ilegal ini menyembunyikan operasinya dengan menggunakan teknologi canggih, yang membuat proses memberantas fenomena ini menjadi lebih rumit dan membutuhkan upaya yang lebih besar dari pihak pemerintah.