Kepemimpinan ekonomi Gedung Putih mendukung argumen untuk pelonggaran moneter yang agresif. Kevin Hassett, yang menjabat sebagai penasihat ekonomi utama pemerintahan, telah menegaskan bahwa Federal Reserve harus mengejar pengurangan suku bunga tambahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dorongan untuk kebijakan moneter yang lebih longgar muncul saat pembuat kebijakan menavigasi tantangan ekonomi yang kompleks. Komentar Hassett menegaskan konsensus yang semakin berkembang di antara tokoh-tokoh utama pemerintahan bahwa jalur pemotongan suku bunga Fed saat ini mungkin perlu dipercepat. Selain stimulus moneter, Gedung Putih juga sedang mengembangkan strategi kontinjensi terkait kebijakan tarif, menandakan pendekatan komprehensif dalam mengelola inflasi dan aktivitas ekonomi.
Dukungan untuk pemotongan suku bunga Fed lebih lanjut mencerminkan diskusi yang lebih luas tentang menyeimbangkan pertumbuhan dengan stabilitas harga. Dengan suku bunga yang masih tinggi menurut standar historis, para pendukung berargumen bahwa pengurangan tambahan dapat meredakan kondisi keuangan dan mendukung investasi bisnis. Pengembangan rencana kontinjensi tarif secara bersamaan menunjukkan bahwa pemerintahan sedang mempersiapkan berbagai skenario kebijakan seiring perkembangan kondisi ekonomi.
Langkah-langkah ini menyoroti keseimbangan yang rumit yang harus dicapai pembuat kebijakan antara mendukung kinerja ekonomi jangka pendek dan mengelola risiko inflasi jangka panjang. Konvergensi sinyal pelonggaran moneter dan strategi cadangan tarif menunjukkan bahwa Gedung Putih sedang mengoordinasikan pesanannya seputar kerangka kerja moneter dan fiskal.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pemotongan Suku Bunga Fed Menguat Seiring Gedung Putih Mengisyaratkan Perubahan Arah Kebijakan
Kepemimpinan ekonomi Gedung Putih mendukung argumen untuk pelonggaran moneter yang agresif. Kevin Hassett, yang menjabat sebagai penasihat ekonomi utama pemerintahan, telah menegaskan bahwa Federal Reserve harus mengejar pengurangan suku bunga tambahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dorongan untuk kebijakan moneter yang lebih longgar muncul saat pembuat kebijakan menavigasi tantangan ekonomi yang kompleks. Komentar Hassett menegaskan konsensus yang semakin berkembang di antara tokoh-tokoh utama pemerintahan bahwa jalur pemotongan suku bunga Fed saat ini mungkin perlu dipercepat. Selain stimulus moneter, Gedung Putih juga sedang mengembangkan strategi kontinjensi terkait kebijakan tarif, menandakan pendekatan komprehensif dalam mengelola inflasi dan aktivitas ekonomi.
Dukungan untuk pemotongan suku bunga Fed lebih lanjut mencerminkan diskusi yang lebih luas tentang menyeimbangkan pertumbuhan dengan stabilitas harga. Dengan suku bunga yang masih tinggi menurut standar historis, para pendukung berargumen bahwa pengurangan tambahan dapat meredakan kondisi keuangan dan mendukung investasi bisnis. Pengembangan rencana kontinjensi tarif secara bersamaan menunjukkan bahwa pemerintahan sedang mempersiapkan berbagai skenario kebijakan seiring perkembangan kondisi ekonomi.
Langkah-langkah ini menyoroti keseimbangan yang rumit yang harus dicapai pembuat kebijakan antara mendukung kinerja ekonomi jangka pendek dan mengelola risiko inflasi jangka panjang. Konvergensi sinyal pelonggaran moneter dan strategi cadangan tarif menunjukkan bahwa Gedung Putih sedang mengoordinasikan pesanannya seputar kerangka kerja moneter dan fiskal.