Rally pasar saham Thailand menunjukkan tanda-tanda tidak akan melambat. Dalam beberapa sesi perdagangan berturut-turut, indeks SET telah naik lebih dari 25 poin, mewakili kenaikan solid sebesar 2%. Dengan patokan saat ini berada sedikit di atas 1.280, peserta pasar sedang memperhatikan apakah indeks akan mendekati level psikologis penting 1.300 dalam waktu dekat. Pembukaan hari Selasa diperkirakan akan memperpanjang momentum kenaikan, meskipun pengambilan keuntungan bisa muncul menjelang penutupan sesi.
Penutupan Kuat hari Senin Menetapkan Nada Bullish
Indeks SET memberikan kinerja yang mengesankan pada hari Senin, melonjak 20,38 poin untuk ditutup di 1.280,05, yang berarti kenaikan sebesar 1,62%. Kenaikan ini didukung oleh kekuatan luas di seluruh sektor makanan, keuangan, properti, layanan, dan teknologi. Volume perdagangan mencapai 6,720 miliar saham dengan nilai 45,727 miliar baht, mencerminkan partisipasi yang solid. Pemenang lebih banyak daripada yang kalah sebanyak 252 berbanding 207, dengan 205 saham berakhir datar.
Saham Individu Menggerakkan Pergerakan
Di antara saham blue chip, Siam Concrete muncul sebagai pemain unggulan, melonjak 3,54%, sementara Thai Oil menguat 3,47% dan True Corporation mempercepat 3,67%. Saham keuangan juga menarik pembeli, dengan Siam Commercial Bank melonjak 2,16% dan Krung Thai Bank menguat 1,77%. Nama-nama transportasi dan perhotelan juga berkontribusi—Thailand Airport naik 2,83% dan BTS Group meningkat 1,75%. Sementara itu, isu terkait energi menunjukkan aksi campuran, dengan PTT Oil & Retail menguat 1,50%, meskipun PTT sendiri turun 0,78% dan PTT Exploration and Production merosot 0,88%.
Pasar Global Gambarkan Gambar Optimis
Latar belakang regional yang positif datang saat Wall Street memberikan sesi yang kuat. Dow naik 594,79 poin atau 1,23% untuk menutup di 48.977,18, sementara S&P 500 menguat 43,58 poin atau 0,64% untuk menyelesaikan di 6.902,05. Kekuatan sektor minyak mendominasi, dengan Chevron melonjak 5,1% setelah perkembangan geopolitik, sementara Philadelphia Oil Service Index melonjak 5,5% berdasarkan ekspektasi aktivitas rekonstruksi infrastruktur. Harga minyak mentah sendiri melompat, dengan West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari naik $0,58 atau 0,99% untuk menetap di $58,31 per barel.
Apa yang Mendorong Rally Minyak?
Reformulasi OPEC bahwa peningkatan produksi akan dihentikan hingga awal 2026 memberikan dukungan penting untuk minyak mentah, meredakan kekhawatiran kelebihan pasokan. Meski data manufaktur AS yang keluar lebih lemah dari perkiraan di bulan Desember, narasi energi tetap mendominasi sentimen investor secara global.
Jalan ke Depan
Kedekatan SET ke 1.280 bersama dengan sinyal positif dari internasional menunjukkan indeks ini memang bisa mendekati 1.300 dalam sesi-sesi mendatang. Saham minyak tampaknya berada dalam posisi untuk memimpin kenaikan lebih lanjut, meskipun trader harus tetap waspada terhadap pengambilan keuntungan setiap kali momentum berhenti.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar Bangkok Mendekati Tonggak 1.300 Miliar Saat Rally Energi Mendorong Outlook Selasa
Rally pasar saham Thailand menunjukkan tanda-tanda tidak akan melambat. Dalam beberapa sesi perdagangan berturut-turut, indeks SET telah naik lebih dari 25 poin, mewakili kenaikan solid sebesar 2%. Dengan patokan saat ini berada sedikit di atas 1.280, peserta pasar sedang memperhatikan apakah indeks akan mendekati level psikologis penting 1.300 dalam waktu dekat. Pembukaan hari Selasa diperkirakan akan memperpanjang momentum kenaikan, meskipun pengambilan keuntungan bisa muncul menjelang penutupan sesi.
Penutupan Kuat hari Senin Menetapkan Nada Bullish
Indeks SET memberikan kinerja yang mengesankan pada hari Senin, melonjak 20,38 poin untuk ditutup di 1.280,05, yang berarti kenaikan sebesar 1,62%. Kenaikan ini didukung oleh kekuatan luas di seluruh sektor makanan, keuangan, properti, layanan, dan teknologi. Volume perdagangan mencapai 6,720 miliar saham dengan nilai 45,727 miliar baht, mencerminkan partisipasi yang solid. Pemenang lebih banyak daripada yang kalah sebanyak 252 berbanding 207, dengan 205 saham berakhir datar.
Saham Individu Menggerakkan Pergerakan
Di antara saham blue chip, Siam Concrete muncul sebagai pemain unggulan, melonjak 3,54%, sementara Thai Oil menguat 3,47% dan True Corporation mempercepat 3,67%. Saham keuangan juga menarik pembeli, dengan Siam Commercial Bank melonjak 2,16% dan Krung Thai Bank menguat 1,77%. Nama-nama transportasi dan perhotelan juga berkontribusi—Thailand Airport naik 2,83% dan BTS Group meningkat 1,75%. Sementara itu, isu terkait energi menunjukkan aksi campuran, dengan PTT Oil & Retail menguat 1,50%, meskipun PTT sendiri turun 0,78% dan PTT Exploration and Production merosot 0,88%.
Pasar Global Gambarkan Gambar Optimis
Latar belakang regional yang positif datang saat Wall Street memberikan sesi yang kuat. Dow naik 594,79 poin atau 1,23% untuk menutup di 48.977,18, sementara S&P 500 menguat 43,58 poin atau 0,64% untuk menyelesaikan di 6.902,05. Kekuatan sektor minyak mendominasi, dengan Chevron melonjak 5,1% setelah perkembangan geopolitik, sementara Philadelphia Oil Service Index melonjak 5,5% berdasarkan ekspektasi aktivitas rekonstruksi infrastruktur. Harga minyak mentah sendiri melompat, dengan West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari naik $0,58 atau 0,99% untuk menetap di $58,31 per barel.
Apa yang Mendorong Rally Minyak?
Reformulasi OPEC bahwa peningkatan produksi akan dihentikan hingga awal 2026 memberikan dukungan penting untuk minyak mentah, meredakan kekhawatiran kelebihan pasokan. Meski data manufaktur AS yang keluar lebih lemah dari perkiraan di bulan Desember, narasi energi tetap mendominasi sentimen investor secara global.
Jalan ke Depan
Kedekatan SET ke 1.280 bersama dengan sinyal positif dari internasional menunjukkan indeks ini memang bisa mendekati 1.300 dalam sesi-sesi mendatang. Saham minyak tampaknya berada dalam posisi untuk memimpin kenaikan lebih lanjut, meskipun trader harus tetap waspada terhadap pengambilan keuntungan setiap kali momentum berhenti.